Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : El-Economica

Pengaruh Kompetensi Terhadap Produktivitas Pengelola Objek Wisata Pantai Botutonuo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Cicin S. Panigoro; Muchtar Ahmad; Rezkiawan Tantawi; Lisda L. Asi; Dewi Indrayani Hamin
El-Economica Vol 2, No 1 (2025): April
Publisher : Ganapatih Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi Terhadap Produktivitas Pengelola Objek Wisata Pantai Botutonuo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan diperoleh dari penyebaran kuisioner kepada Pengelola Objek Wisata Pantai Botutonuo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan program spss versi 25. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kompetensi berpengaruh terhadap produktivitas pengelola objek wisata Pantai Botutonuo secara langsung dapat meningkatkan produktivitas usaha objek wisata pantai Botutonuo sebesar 0.968 atau 97%. Sementara sekitar 3% dipengaruhi oleh faktor lain.
Optimalisasi Pengelolaan Objek Wisata Yang Ada Di Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo Defni Ibrahim; Muchtar Ahmad; Umin Kango; Heldy Vanni Alam; Lisda L. Asi
El-Economica Vol 2, No 1 (2025): April
Publisher : Ganapatih Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan objek wisata di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dapat dioptimalkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari pihak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pengelola wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan objek wisata seperti Museum Pendaratan Soekarno, Pemandian Taluhu Barakati, dan Goa Ular perlu ditingkatkan melalui pengembangan atraksi, fasilitas (amenitas), aksesibilitas, dan fasilitas pendukung lainnya. Optimalisasi ini dipengaruhi oleh dukungan pemerintah, kompetensi pengelola, pendanaan, keterlibatan masyarakat, ketersediaan sarana prasarana, serta promosi melalui media digital. Semua faktor tersebut penting untuk mewujudkan pengelolaan wisata yang berkelanjutan dan berkualitas.