Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE ON CHEMICAL INDUSTRY IN INDONESIA Wildan Dwi Dermawan; Desiana Desiana; Ulfa Luthfia Nanda
FORUM EKONOMI Vol 24, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v24i4.11872

Abstract

Manufacturing companies in Indonesia are still showing positive performance in several of their sub-sectors, despite being under economic pressure due to the COVID-19 pandemic. One of the sub-sectors that is still showing positive performance is the chemical sub-sector. On the other hand, the processing of Manufacturing Company products causes environmental pollution. Corporate social responsibility is part of a strategic plan that provides support towards sustainable development goals (SDGs) including protecting and protecting the environment. This study aims to analyze the effect of the board of commissioners, gender diversity, profitability, leverage, company age on corporate social responsibility disclosure. The research population is chemical industry sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2017–2021. Using multiple regression analysis. The results showed that leverage and company age had an effect on corporate social responsibility disclosure, while the board of commissioners, gender diversity, and profitability had no effect on corporate social responsibility disclosure.
Strategi Pengembangan Usaha Sebagai Upaya Meningkatkan Kinerja Dalam Mempertahankan Keberlanjutan Usaha Pada Home Industry di Desa Kertayasa Pangandaran Dedi Kusmayadi; Nisa Noor Wahid; Wildan Dwi Dermawan; Ulfa Luthfia Nanda
Jurnal Pasca Dharma Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pdpm.v4i2.62134

Abstract

Dalam pengembangan perekonomian suatu daerah Home industry memiliki peran penting. Sebagai salah satu bentuk dari bisnis keluarga memiliki banyak kendala untuk mempertahankan keberlanjutannya, khususnya di Desa Kertayasa Pangandaran. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menganalisis tingkat keberlanjutan usaha mengetahui  faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usaha, serta merumuskan strategi pemberdayaan yang tepat untuk peningkatan keberlanjutannya. Metode pendekatan yang digunakan oleh tim pengusul dalam menyelesaikan masalah mitra adalah dengan melakukan diskusi/Forum Group Disscussion (FGD) pada saat survey awal untuk mengetahui permasalahannya lalu kemudian dilanjutkan dengan demontrasi, pelatihan dan pendampingan. Hasil dari tahap diskusi masalah yang muncul pada home industy di Desa Kertayasa bahwa: (1) tingkat keberlanjutan mayoritas home industry berada pada kategori sedang; (2) belum adanya diberikan labelling yang baik pada produk olahan yang dipasarkan; (3) belum adanya perhitungan harga pokok produksi yang jelas; (4) belum adanya laporan keuangan; dan (5) perlu adanya strategi pemberdayaan yang  dilakukan secara mikro dengan aspek yang perlu diperhatikan adalah manajemen konflik, pemasaran, manajemen inovasi, pengelolaan lingkungan, dan kelembagaan.
Green Accounting dan Green Innovation: Pengaruhnya Pada Nilai Perusahaan Ulfa Luthfia Nanda; Tiara Pradani; Winda Ayu Anggraini; Juniar Alisa
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.950

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan adalah untuk menganalisis pengaruh green accounting dan green innovation terhadap nilai perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2022. Pada variabel green accounting dan green innovation, variabel dummy digunakan untuk mewakili setiap item indikator yang ada. Sementara variabel nilai perusahaan menggunakan rumus Tobin’s Q. Populasi berjumlah 35 perusahaan dengan sampel berjumlah 28 perusahaan. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria yaitu terdaftar berturut-turut selama periode penelitian, ketersediaan annual report, sustainability report dan penyajian laporan keuangan dengan menggunakan mata uang rupiah. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa green accounting dan green innovation secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil analisis secara parsial menunjukan green accounting tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan sementara green innovation berpengaruh terhadap nilai perusahaan. 
Optimizing MSME marketing strategies through AI-based digital transformation: Towards smart and competitive MSMEs Nisa Noor Wahid; Nijar Kurnia Romdoni; Ulfa Luthfia Nanda; Dwiyan Al Rasyid; Kurniawan Kurniawan
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i2.90126

Abstract

Artificial Intelligence (AI)-based digital transformation has become an essential requirement for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to remain competitive in the digital economy era. Selasari Village, Pangandaran Regency, hosts two leading MSMEs, namely the Rajut Luwis knitting craft and the Crispy Pakis snack. Both enterprises previously relied on conventional marketing strategies, limiting their market reach. This community service program aims to strengthen MSMEs’ digital capacity through awareness sessions, training, and technical assistance in utilizing AI-based technology for product marketing strategies. The methods applied included socialization, practical sessions on AI-assisted digital content creation (product photography, automated editing, and promotional captions), as well as social media and marketplace management. The results indicate improvements in participants’ understanding and basic skills in using AI for digital promotion. Most participants were able to follow the workflow from product photography to editing and preparing ready-to-upload content, although some groups still required further mentoring. The optimization of MSME marketing strategies through AI utilization has proven to enhance operational efficiency, expand market reach, and create more personalized and relevant consumer experiences. This program serves as an initial step toward building a smart, adaptive, and competitive MSME ecosystem in Selasari Village within the digital economy era.   Abstrak Transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi kebutuhan penting bagi UMKM supaya tetap kompetitif di era ekonomi digital. Desa Selasari, Kabupaten Pangandaran, memiliki dua UMKM unggulan yaitu kerajinan rajut Rajut Luwis dan camilan Crispy Pakis. Keduanya sebelumnya masih mengandalkan strategi pemasaran konvensional yang membatasi jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital UMKM melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis pemanfaatan teknologi AI dalam strategi pemasaran produk. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, praktik pembuatan konten digital berbasis AI (foto produk, pengeditan otomatis, dan pembuatan caption promosi), serta pengelolaan media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dasar peserta dalam memanfaatkan AI untuk promosi digital. Sebagian besar peserta mampu mengikuti alur kerja dari pemotretan, pengeditan foto, hingga pembuatan konten siap unggah, meskipun masih terdapat kelompok yang membutuhkan pendampingan intensif. Optimalisasi strategi pemasaran UMKM melalui pemanfaatan AI terbukti meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta menciptakan pengalaman yang lebih personal dan relevan bagi konsumen. Program ini menjadi langkah awal menuju ekosistem UMKM Desa Selasari yang cerdas, adaptif, dan kompetitif di era ekonomi digital. Kata Kunci: kecerdasan buatan; pemberdayaan desa; pemasaran produk; transformasi digital
Determinan Pengungkapan Emisi Karbon: Sebuah Studi di Sektor Energi Desiana Desiana; Ulfa Luthfia Nanda; Iwan Hermansyah
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 9 No. 2 (2025): Artikel Riset April 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v9i2.2493

Abstract

The issue of global warming is an issue that attracts the world's attention, the increase in carbon emissions released by industry and motor vehicles is suspected to be the cause, the world is committed to reducing the effects of greenhouse gases in the Kyoto Protocol, the Kyoto Protocol is an international convention that agrees to reduce the effects of greenhouse gases implemented in Kyoto in 1997. This study aims to see the effect of environmental performance, financial performance, company size, reputation of public accounting firms and company age on carbon emission disclosure, the population in this study are energy sector companies listed on the Indonesian Stock Exchange for 2018-2022 that publish annual reports and/or sustainability reports, the sampling technique uses purposive sampling, the total sample in this study is 90 energy sector companies that meet the criteria, the analysis technique uses multiple linear regression analysis to test the hypothesis. The results of this study indicate that environmental performance and company age have a significant effect on carbon emission disclosure, while financial performance, reputation of public accounting firms and company size have no effect on carbon emission disclosure  
Kualitas Pengungkapan Lingkungan: Peran Environmental Performance, Reputasi KAP, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan Leverage dengan Biaya Lingkungan sebagai Variabel Moderasi Desiana Desiana; Ulfa Luthfia Nanda; Iwan Hermansyah
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8966

Abstract

Laporan WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) tahun 2022 menyatakan bahwa terdapat ekspansi pertambangan nikel yang sebagian besar di dalam kawasan hutan sehingga saat ini Indonesia tengah dihadapkan pada tantangan lingkungan yang cukup signifikan. Hal ini berisiko mempercepat laju deforestasi dan meningkatkan emisi gas rumah kaca ke atmosfer yang berlawanan dengan upaya global untuk menguranginya. Pemerintah menyatakan komitmennya untuk mendukung agenda global dalam upaya pengurangan limbah dan polusi di mana memerlukan lebih banyak perusahaan yang memiliki komitmen terhadap lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor yang dapat mendorong pengungkapan lingkungan perusahaan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Environmental Performance, Reputasi KAP, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap Kualitas Pengungkapan Lingkungan dengan Biaya Lingkungan sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Pertambangan untuk periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan data yang dianalisis adalah data sekunder. Sumber data adalah laporan tahunan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 13 perusahaan yang diamati selama 4 tahun, dengan total 52 unit observasi. Penelitian ini menganalisis data menggunakan Regresi Linier Berganda dan menerapkan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji pengaruh variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental Performance, Reputasi KAP, dan Profitabilitas tidak mempengaruhi Kualitas Pengungkapan Lingkungan, sedangkan Ukuran Perusahaan dan Leverage mempengaruhi Kualitas Pengungkapan Lingkungan. Selain itu, Biaya Lingkungan berfungsi sebagai Variabel Moderasi, di mana variabel ini melemahkan hubungan antara Profitabilitas dengan Kualitas Pengungkapan Lingkungan, namun justru memperkuat hubungan Leverage terhadap Kualitas Pengungkapan Lingkungan