Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN METODE PENUGASAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN: Program Penelitian dan Pengabdian di MIS Darut Taqwa Cibungbulang Bogor Tahun 2023 Ahmad Fahruroji; Deden Rahmanudin; Ajeng Hikmatul Fajriah; Dwi Laras Ayu Ningtias; Elza Yuliyani; Fina Fathul Jinan; Lulu Lestari; Resmayanti; Sayyidah Sulthoniatul Azizah
TAZKIYAH Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penugasan adalah salah satu strategi dalam meningkatkan pembelajaran prestasi peserta didik kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darut Taqwa dalam mempelajari materi penjumlahan matematika. Dengan memahami pentingnya adaptasi metode pengajaran yang tepat, artikel ini akan menjelaskan bagaimana penerapan metode penugasan dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam membantu peserta didik mengatasi kesulitan dalam memahami konsep penjumlahan, serta dampaknya terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik dalam konteks kelas 1 MI Darut Taqwa. Metode ini menggunakan model Kurt Lewin. Penelitian tindakan kelas memiliki rumusan masalah dan tujuannya untuk mengetahui penerapan dan penggunaan metode penugasan dalam mata pelajaran matematika materi penjumlahan serta mengetahui apakah metode tersebut dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran matematika materi penjumlahan di kelas 1 MI Darut Taqwa. Adapun hasil dari penelitian ini berhasil menjawab perumusan masalah tersebut, yang mana metode penugasan dilakukan dengan cara memberikan soal penjumlahan sederhana kepada peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa,di mana metode ini membantu peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa dalam memahami konsep penjumlahan secara menyenangkan dan interaktif. Penggunaan metode penugasan mampu meningkatkan prestasi belajar dalam matematika, terutama pada materi penjumlahan bagi peserta didik kelas 1 MI Darut Taqwa. Metode ini menjadikan peserta didik agar lebih aktif serta terlibat dalam pembelajaran, memperkuat pemahaman konsep, melatih keterampilan peserta didik melalui latihan yang sistematis. Metode penugasan juga dapat membantu peserta didik belajar secara mandiri dan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai penjumlahan dengan memberikan latihan yang terstruktur dan bertingkat.
UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM GOTONG ROYONG STUDI KASUS DESA KARYASARI LEUWILIANG-BOGOR Jaja Sudarjat; Teti Apriyanti; Ahmad Royhan; Ajeng Hikmatul Fajriah; Fatwa Hurriah; Lulu Lestari; Maulida Lutfiyah Mulki; Muhammad Ibnu Mubarok; Rahmat Dhani; Risnanda; Widya Agustin
TAZKIYAH Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara dalam mencapai hidup yang sehat. Kesadaran tentang pengetahuan hidup bersih sangat penting. Sampah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup. Maka program kerja ini bertujuan untuk membantu mengingatkan warga menjaga kebersihan juga sebagai salah satu upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan saling bergotong royong. Kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di kampung Gunung Sari, desa Karya Sari Leuwiliang terbilang minim. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan keadaan linkungan sekitar yang kurang terawat, sampah berserakan dan rumput liar yang tumbuh tinggi tidak memperindah lingkungan. Hampir semua kegiatan yang dilakukan manusia tidak luput dari bekas atau sisa kegiatan atau dengan kata lain adalah sampah. Penyebab utama terjadinya penumpukan sampah di berbagai tempat adalah kurangnya kesadaran masyarakat atau kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar yang kedua yaitu kurangnya pengawasan aparat pemerintahan dalam menjaga lingkungan sehingga banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Jika dilakukan bersama dengan segenap masyarakat, upaya menangani sampah dapat memberi manfaat yang besar bagi kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Salah satu proses penting untuk melakukan perubahan adalah melalui pemahaman dan pegetahuan. Kegiatan yang kami lakukan yaitu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang peningkatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan memberikan sedikit gambaran tentang dampak jika tidak menjaga kebersihan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut; Proses penyampaian informasi untuk menjaga kebersihan lingkungan di kampung Gunung Sari mulai dari awal hingga tahap akhir dibuktikan dengan respon pengurus dan respon warga yang sangat baik dan mereka juga mengikuti apa yang diarahkan