Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM GOTONG ROYONG STUDI KASUS DESA KARYASARI LEUWILIANG-BOGOR Jaja Sudarjat; Teti Apriyanti; Ahmad Royhan; Ajeng Hikmatul Fajriah; Fatwa Hurriah; Lulu Lestari; Maulida Lutfiyah Mulki; Muhammad Ibnu Mubarok; Rahmat Dhani; Risnanda; Widya Agustin
TAZKIYAH Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara dalam mencapai hidup yang sehat. Kesadaran tentang pengetahuan hidup bersih sangat penting. Sampah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup. Maka program kerja ini bertujuan untuk membantu mengingatkan warga menjaga kebersihan juga sebagai salah satu upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan saling bergotong royong. Kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di kampung Gunung Sari, desa Karya Sari Leuwiliang terbilang minim. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan keadaan linkungan sekitar yang kurang terawat, sampah berserakan dan rumput liar yang tumbuh tinggi tidak memperindah lingkungan. Hampir semua kegiatan yang dilakukan manusia tidak luput dari bekas atau sisa kegiatan atau dengan kata lain adalah sampah. Penyebab utama terjadinya penumpukan sampah di berbagai tempat adalah kurangnya kesadaran masyarakat atau kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar yang kedua yaitu kurangnya pengawasan aparat pemerintahan dalam menjaga lingkungan sehingga banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Jika dilakukan bersama dengan segenap masyarakat, upaya menangani sampah dapat memberi manfaat yang besar bagi kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Salah satu proses penting untuk melakukan perubahan adalah melalui pemahaman dan pegetahuan. Kegiatan yang kami lakukan yaitu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang peningkatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan memberikan sedikit gambaran tentang dampak jika tidak menjaga kebersihan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut; Proses penyampaian informasi untuk menjaga kebersihan lingkungan di kampung Gunung Sari mulai dari awal hingga tahap akhir dibuktikan dengan respon pengurus dan respon warga yang sangat baik dan mereka juga mengikuti apa yang diarahkan
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN FIQIH BAB SHALAT KELAS VII: Program Penelitan dan Pengabdian di SMP Adzkia Kharisma Tahun 2023 Komarudin; Firyal Haifa; Ai Lita; Fatwa Hurriah; Hikmatunnisa; Muhammad Azhar; Muhamad Nugi; Ninda Adha Givari; Siti Mayangsari
TAZKIYAH Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar peranan motivasi sangat diperlukan, karena tinggi rendahnya motivasi sangat berpengaruh pada proses belajar anak. Rendahnya motivasi belajar siswa seringkali di duga menjadi penyebab rendahnya kualitas lulusan sebuah lembaga pendidikan. Sebaliknya jika seorang anak memiliki motivasi belajar yang tinggi, anak cenderung akan mampu mengembangkan potensinya ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Peningkatan metode belajar melalui metode demonstrasi mata Pelajaran Fiqih kelas VII SMP Adzkia Kharisma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar melalui metode demonstrasi pada mata Pelajaran Fiqih kelas VII SMP Adzkia Kharisma.. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan lembar observasi siswa dan angket yang digunakan sebagai alat penggumpul data. Hasil analisis metode demonstrasi menunjukkan bahwa aspek yang telah mencapai nilai di atas rata-rata dapat meningkatkan motivasi. Misalnya, skor rata-rata siklus I meningkat sebesar 65% dan skor rata-rata siklus II meningkat sebesar 25%. Peningkatan motivasi siswa berpengaruh pada peningkatan hasil belajar dalam mencapai nilai kkm rata-rata 70 yang menunjukkan peningkatan 25%.