Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN METODE DISKUSI DALAM MENINGKATKAN SOSIAL SISWA PADA MATA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NIHAYATUL AMAL KARAWANG Syifa Wihardi; Iwan Hermawan; Kasja Eki Waluyo
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.465-470

Abstract

Pembelajarab memiliki unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran. Setiap pembelajaran memiliki tujuan yang perlu di capai melalui upaya-upaya yang dilakukan oleh guru. Dalam pembelajaran perlu memilih dan menganalisis metode yang tepat sesuai dengan materi yang akan di sampaikan. Penggunaan metode diskusi pada pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Nihayatul Amal Karawang ini bertujuan untuk dapat meningkatkan sikap sosial siswa melalui interaksinya dengan teman nya. Sebagai tujuan dari pembelajaran ini ialah untuk dapat membuat proses pembelajaran lebih efektif dan meningkatkan sikap sosial yang tinggi melalui metode diskusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sehingga data yang disajikan merupakan bentuk narasi, dengab pengunpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan merupakan teori dari miels and huberman yaitu penyajian data, reduksi data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dengan pembelajaran menggunakan metode diskusi yang dapat meningkatkan sikap sosial pada siswa di SMP Nihayatul Amal.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH MELALUI BERMAIN PUZZLE DI TKQ AL-FATONAH KARAWANG BARAT Afiva Epriliani; Iwan Hermawan; Kasja Eki Waluyo
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i3.484-490

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini ialah rendahnya kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah sehingga perlu perhatian khusus untuk dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada siswa. Oleh sebab itu penelitian ini menganalisis kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah melalui metode yang digunakan oleg guru dengan bermain puzzel sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan mendeskripsikan penelitian dengan menggunakan pengumpulan data wawamcara, observasi, dan dokumentasi, melalui analisis yang digunakan ialah penyajian data, reduksi data, dan menarik kesimpulan sebagaimana teori miles dan huberman. Penelitian ini disajikan dalam bentuk narasi untuk menyajikan hasil temuan yang ditemukan dilapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya pembelajaran yang dilakukan dengab metode puzzel sebagai upaya yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah sudah efektif. Hal ini dikarnakan siswa bermain puzzel dan membetulkan nya sesuai dengam huruf hijaiyah yang tertera di dalam puzzel. Sehingga pembelajaran ini menarik siswa untuk mengikuti pembelajaran dan tidak jenuh dalam mengikuti kegiatan belajar. Sehingga hasil dari pembelajaran dengan menggunakan metode puzzel ini menghasilkan hasil belajar yang optimal.
Patterns Of Character Education In Islamic Boarding Schools In Anticipating Radicalism In The Industrial Revolution Era 4.0 Khalid Ramdhani; Kasja Eki Waluyo; Acep Nurlaeli
At-Tarbiyat Vol 6 No 1 (2023): Islamic Education In Indonesia
Publisher : Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37758/jat.v6i1.598

Abstract

Islamic boarding schools, as Islamic educational institutions that pay attention to the field of community empowerment, must be prepared to face the era of the industrial revolution 4.0 in producing students who have good character with extensive religious knowledge so that they avoid the traps of radicalism that are spread on the broader community and also on social media even when The government is also aggressive in anticipating and eradicating radical ideas. The purpose of this study is to describe how the management of the Baitul Burhan Islamic boarding school in building character and anticipating radicalism in the industrial era 4.0 has damaged the good image of Islam as a religion that is rahmatan lil alamin. This study used a descriptive qualitative approach with the method used, namely the case study method. This research was conducted at the Baitul Burhan Islamic Boarding School Lemahduhur Tempuran Karawang. The study results show that in carrying out their work, Islamic boarding schools in the last few decades have often been the target of suspicion by many elements of society and law enforcement; Islamic boarding schools are places to educate radicalism and terrorism. Based on the study's results, Islamic boarding schools were not found as a source of radicalism and terrorism. Even Islamic boarding schools play a role in preventing radicalism and terrorism with a pattern of character education.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SDN Desa Sambimulyo oleh Pengembang Kurikulum dengan Kode Etik Profesi Ahmad Alfa Rifaldi; Akil Akil; Kasja Eki Waluyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui kebijakan pengembang kurikulum yakni wakil kepala sekolah bidang kurikulum di SDN yang ada di Desa Sambimulyo Kabupaten Banyuwangi mengenai pengimplementasian kurikulum merdeka belajar dengan menerapkan kode etik profesi. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan berbagai cara, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari penelitian ini didapatkan bahwa kurikulum merdeka sudah mulai diimplementasikan yang bertujuan untuk menghasilkan peserta didik berakhlak mulia, mampu berfikir kritis, mandiri, memiliki rasa gotong royong, kebersamaan, serta mengedepankan bhineka tunggal ika. Pengembang kurikulum memberikan program yang kreatif dan inovatif sehingga guru-guru juga bisa bekerjasama dalam mensukseskan kurikulum merdeka belajar.
Kontribusi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pada Lembaga Pendidikan Islam Jagad Pramudito; Akil Akil; Kasja Eki Waluyo
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3195

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di Lembaga Pendidikan Islam di Al-Fathimiyah Karawang adalah kinerja guru belum sepenuhnya terlaksana, masih terdapat indikator-indikator yang belum optimal dalam pelaksanaannya, diduga karena kurangnya tenaga pendidik yang belum profesional dan kurangnya kesadaran akan profesionalisme mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui: a) Kontribusi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru di Lembaga Pendidikan Islam; b) upaya yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru; c) faktor apa saja yang mendukung dan menghambat kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru di Lembaga Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif naturalistik. Subyek penelitian ini adalah kepala madrasah dan seorang guru Lembaga Pendidikan Islam Al-Fathimiyah Karawang. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Validasi data diuji dengan menggunakan tringulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kontribusi yang digunakan kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru terdiri dari konribusi formal dan kontibusi non formal; (2) Upaya yang dlakukan kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru dengan mengarahkan kompetensi yang dimiliki oleh seorang guru melaui In-Service Training dan juga ikut terlibat dalam kegiatan koferensi seperti KKG dan MGMP; (3) Faktor pendukung adalah kepala madrasah dalam menjalankan kontribusinya dengan bekerjasama antara kepala madrasah dengan seorang guru yang bersinergis, keikutsertaan guru dalam kegiatan yang mendukung program kemampuannya sebagai pendidik; (4) Faktor penghambat adalah kurangnya pemahaman guru tentang teknologi, dan lemahnya kesadaran guru dalam meningkatkan profesionalismenya.
IMPLEMENTASI METODE DEMONSTRASI DALAM PELAJARAN AL-QUR’AN MDA MATHLAUL FALAH Salamah, Tuti; Wahyudin, Undang Ruslan; Waluyo, Kasja Eki
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 1 (2024): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v8i1.17017

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi Metode Demonstrasi dalam pelajaran Al-Qur’an kelas II di MDA Mathlaul Falah yang bertujuan untuk mengetahui apakah metode demonstrasi dalam pelajaran Al-Qur’an dapat meningkatkan kemampuan siswa atau tidak. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dan menggunakan metode pendekatan study kasus. Subjek penelitian ini adalah guru kelas II pada mata pelajaran Ibadah. Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian yang digunakan peneliti pada ruang kelas II MDA Mathlaul Falah, metode demonstrasi dalam pelajaran Al-Qur’an kurang maksimal. Dikarenakan terdapat beberapa kendala seperti siswa mudah merasa jenuh ketika teman sebayanya menyampaikan materi kurang menarik dan jika siswa tidak aktif maka penggunaan metode demonstrasi tidak efektif. Namun dalam proses belajar terdapat beberapa keunggulan seperti tumbuhnya rasa keberanian siswa dan adanya peningkatan dalam membaca Al-Qur’an lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa implementasi metode demonstrasi dalam pelajaran Al-Qur’an di MDA Mathlaul Falah Desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang belum di implementasikan secara maksimal, karena terdapat beberapa kendala seperti yang dikemukakan oleh peneliti.