Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Prenatal Gentle Yoga Sebagai Strategi Nonfarmakologis untuk Mempercepat Kala I Fase Aktif Persalinan Primigravida Hardika, Mufida Dian; Sari, Wida Rahma Arwiyanta; Sari, Rury Narulita; Ardhianingtyas, Nisa
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf16303

Abstract

 The active phase of the first stage of labor is a critical stage of labor, characterized by cervical dilation from 4 cm to 10 cm. This phase generally lasts for 6 to 8 hours. A long duration of this phase increases the risk of medical intervention and maternal and neonatal complications, especially in primigravidas. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of prenatal gentle yoga in accelerating the active phase of labor in primigravidas. This study used a post-test only design with a control group. A total of 20 pregnant women underwent prenatal gentle yoga for at least 4 weeks, and 20 pregnant women served as the control group. The intervention was carried out twice a week, consisting of breathing exercises, pelvic muscle stretching, and relaxation techniques. The duration of the active phase was measured using a partograph. Data analysis was performed using the Chi-square test. The results showed that 80% of women in the yoga group experienced an active phase of ≤5 hours, while only 35% of the control group experienced an active phase. The p-value of the Chi-square test was 0.014, indicating that the yoga group had a shorter duration of the active phase of labor. The odds ratio was 4.98, indicating that yoga participation nearly fivefold increased the likelihood of premature labor. Furthermore, it was concluded that prenatal gentle yoga is an effective non-pharmacological intervention for accelerating the active phase of labor in primigravida mothers.Keywords: prenatal gentle yoga; labor; active phase of labor; primigravida ABSTRAK Kala I fase aktif merupakan tahap persalinan yang kritis, ditandai dengan pembukaan serviks dari 4 cm menuju 10 cm. Kala ini umumnya berlangsung selama 6 hingga 8 jam. Durasi yang lama pada fase ini meningkatkan risiko intervensi medis serta komplikasi maternal dan neonatal, terutama pada primigravida. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas prenatal gentle yoga dalam mempercepat kala I fase aktif persalinan pada primigravida. Penelitian ini menggunakan desain post-test only with control group. Sejumlah 20 ibu hamil menjalani prenatal gentle yoga selama minimal 4 minggu, dan 20 ibu hamil sebagai kelompok kontrol. Intervensi dilakukan dua kali seminggu, terdiri dari latihan pernapasan, peregangan otot panggul, dan teknik relaksasi. Durasi fase aktif diukur menggunakan partograf. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80% ibu dalam kelompok yoga mengalami fase aktif ≤5 jam, sedangkan kelompok kontrol hanya 35%. Nilai p dari uji Chi-square adalah 0,014 yang berarti bahwa kelompok yoga memiliki durasi kala I fase aktif yang lebih cepat. Odds ratio adalah 4,98 yang menunjukkan bahwa partisipasi dalam yoga meningkatkan kemungkinan persalinan lebih cepat hampir lima kali lipat. Selanjutnya disimpulkan bahwa prenatal gentle yoga merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk mempercepat kala I fase aktif persalinan pada ibu primigravida.Kata kunci: prenatal gentle yoga; persalinan; kala 1 fase aktif; primigravida
Sikap dan Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Implementasi Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Sundari, Sundari; Ardhianingtyas, Nisa; Widyawati, Evita
Jurnal Kebidanan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan Edisi September 2024
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v14i2.1402

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini merupakan langkah krusial dalam perawatan bayi baru lahir, yang dilakukan dengan memberikan ASI pertama (kolostrum) kepada bayi baru lahir dalam 60 menit pertama setelah kelahiran. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk memberikan deskripsi yang jelas tentang sikap dan pengetahuan ibu hamil dalam implementasi inisiasi menyusu dini (IMD). Jenis penelitian ini deskriptif, dengan jumlah populasi ibu hamil trimester I – III sejumlah 50 ibu hamil, pengolahan data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 40 ibu hamil bersikap positif dan 35 ibu hamil berpengetahuan baik. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan program edukasi tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) bagi ibu hamil, baik melalui kelas prenatal maupun penyuluhan di fasilitas kesehatan.
Edukasi Dan Praktik Baby Spa And Massage Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Bayi Wida Rahma Arwiyantasari; Nisa Ardhianingtyas; Kiky Anggun Sanjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mewujudkan Agenda Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030, pemerintak Indonesia mempunyai komitmen besar untuk tataran global dan nasional dalam bidang kesejahteraan anak. Baby Spa dan Massage telah menjadi populer di kalangan orang tua, karena dianggap memiliki banyak manfaat bagi perkembangan bayi. Berdasarkan penelitian, balita di Indonesia mengalami gangguan perkembangan motorik kasar maupun halus sebanyak 16% diikuti gangguan bahasa dan motorik halus (12,2%). Ibu pasca bersalin atau ibu nifas banyak yang tidak mengetahui cara untuk melakukan pijat bayi. Metode pelaksanaan dilakukan di outlet Griya Sehat Bunda Madiun dengan 10 peserta diberikan edukasi dan pendampingan tentang baby spa. Setelah dilakukan edukasi dan pendampingan diharapkan para ibu dapat melaksanakan dirumah secara rutin karena sangat bermanfaat terutama untuk perkembangan motorik bayi.
Pemberdayaan Remaja Dalam Upaya Promotif dan Preventif Tentang Kesehatan Reproduksi Ardhianingtyas, Nisa; Wida Rahma Arwiyantasari; Elita Chobi Batul Uma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah perkembangan manusia yang ditandai dengan adanya ciri-ciri seksual sekunder sampai pada kematangan kapasitas seksual dan reproduksi, pencapaian mental dan identitas kedewasaan, serta transisi dari ketergantungan sosio-ekonomi menuju kemandirian. Perubahan fisik, psikis dan emosi seseorang pada masa pubertas, bisa menjadikan remaja mempunyai keingintahuan yang tinggi dalam mempelajari bentuk dan fungsi alat kelamin serta perubahan perilaku seksual. Namun jika remaja tersebut mendapatkan informasi yang salah ataupun persepsi yang salah dalam memahami sesksualitas dan kesehatan reproduksi, maka bisa menyebabkan remaja berperilaku menyimpang yang bisa membahayakan kesehatan reproduksinya. Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi di setiap perkembangan anaknya, sehingga orang tua harus lebih aktif terlibat dalam mengajarkan nilai-nilai moral yang positif pada remaja terutama tentang kesehatan reproduksi, misalnya menjelaskan kerugian yang terkait dengan hubungan seksual pranikah dari semua sisi dan penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkannya. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2023 di SMAN 2 mejayan kabupaten Madiun. Sasarannya adalah siswa-siswa kelas XII sejumlah 58 siswa. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan tentangkesehatan reprodukasi, pre test dan post test digunakan untuk mengukur pengetahuan siswa tentnag kesehatan reproduksi. Setelah dilakukan penyuluhan, pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi meningkat.
Peningkatan Efikasi Diri Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Persalinan Melalui Edukasi Kesehatan Ardhianingtyas, Nisa; Mufida Dian Hardika; Kiky Anggun Sanjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan proses lahirnya bayi dan plasenta dari dalam rahim ibu. Kelahiran bayi merupakan hal yang sangat dinanti oleh ibu dan keluarga. Bagi ibu hamil yang belum pernah melahirkan, persalinan seringkali menjadi hal yang mendebarkan. Rasa cemas semakin meningkat saat berada pada masa akhir kahamilan menjelang persalinan. Hormon dalam tubuh ibu mengalami perubahan selama kehamilan. Perubahan ini, terutama pada esterogen dan progesteron, akan menyebabkan perubahan fisik dan psikologis pada ibu hamil. Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi kecemasan selama persalinan adalah dengan menjadi lebih waspada selama proses persalinan dan mendapatkan bantuan penting untuk mengurangi kematian ibu dan kematian bayi. Mempersiapkan kelahiran sama dengan mempersiapkan komplikasi, yaitu mempersiapkan diri untuk komplikasi selama persalinan dan mempersiapkan ibu hamil pertama. Seseorang dengan kesehatan mental yang baik dapat memaksimalkan potensi mereka. Edukasi antenatal sangat penting untuk mempersiapkan ibu hamil untuk persalinan. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan efikasi diri ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2024 di Praktik Mandiri Bidan Nur Indah, SST., Kabupaten Magetan. Responden adalah ibu hamil primigravida sejumlah 16 orang. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan tentang persiapan menghadapi persalinan, pre test dan post test. Setelah dilakukan penyuluhan, pemahaman ibu tentang persiapan persalinan meningkat sehingga mampu meningkatkan efikasi diri ibu hamil.
Penerapan Edukasi Breast Care Berbasis Partisipatif Untuk Meningkatkan Kesiapan Menyusui Sejak Masa Kehamilan Mufida Dian Hardika; Nisa Ardhianingtyas; Lilis Suryani; Fara Frameswari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2021

Abstract

Kesiapan ibu dalam proses menyusui dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pemahaman dan praktik perawatan payudara (breast care) sejak masa kehamilan. Banyak ibu hamil mengalami hambatan menyusui akibat kurangnya informasi dan keterampilan perawatan payudara prenatal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil melalui pendekatan partisipatif, sehingga mereka mampu melakukan breast care secara mandiri dan memahami manfaatnya terhadap keberhasilan menyusui. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 September 2025 dan diikuti oleh 10 orang ibu hamil. Metode kegiatan mencakup ceramah interaktif, demonstrasi teknik breast care, serta sesi diskusi dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya breast care dan kesiapan mereka dalam menghadapi proses menyusui. Pendekatan partisipatif terbukti efektif meningkatkan keterlibatan peserta dan mendorong perubahan perilaku positif terkait persiapan laktasi.
Pemanfaatan Media Digital Sebagai Sarana Wirausaha Bidan Dalam Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Wida Rahma Arwiyantasari; Nisa Ardhianingtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2020

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam beberapa tahun terakhir telah membuka peluang baru bagi tenaga kesehatan termasuk bidan untuk mengembangkan praktik kewirausahaan yang terintegrasi dengan layanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Artikel ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi bentuk-bentuk pemanfaatan media digital oleh bidan sebagai aktivitas kewirausahaan dalam pelayanan KIA, (2) mengevaluasi manfaat dan risiko yang dilaporkan, serta (3) merumuskan rekomendasi kebijakan dan praktik untuk memperkuat kapabilitas digital bidan. Peneliti menggunakan metode LR yaitu mengkaji literature dari berbagai sumber jurnal penelitian yang berfokus pada topik pemanfaatan media digital, wirausaha bidan dalam pelayanan KIA. Hasil penelitian terdapat 5 penelitian yang bersumbe dari Google Scholar yang bersumber dari jurnal nasional maupun internasional yang telah dianalisis dan ditelaah. Kesimpulan literatur menunjukkan bahwa integrasi strategi komunikasi digital dan inovasi teknologi merupakan pendekatan yang relevan dan efektif dalam memperkuat pelayanan kebidanan di era modern.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif Nisa Ardhianingtyas; Wida Rahma Arwiyantasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2046

Abstract

Berbagai faktor yang saling berkaitan, baik dari sudut pandang individu ibu maupun lingkungan sosialnya, memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Tingkat pendidikan ibu sangat penting dalam mengubah cara mereka berpikir dan memahami informasi kesehatan, termasuk manfaat dan prosedur pemberian ASI eksklusif. Pengalaman menyusui, bersama dengan dukungan emosional dan praktis, mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam memberikan ASI. Oleh karena itu, keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh sistem yang terdiri dari tingkat pendidikan, pengetahuan, dukungan keluarga, dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, pendidikan, paritas, serta dukungan keluarga terhadap keberhasilan ASI Eksklusif. Penelitian ini menggunakan metode observasi analitik dengan jumlah sampel 19 responden. Penelitian ini dilaksanakn pada bulan Agustus-September 2025 di Puskesmas Sumberagung, Kabupaten Magetan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Analisis data menggunakan SPSS. Dari hasil analisis di dapatkan hasil p value lebih kecil dari α = 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan yang berarti antara umur, pendidikan, paritas, dukungan keluarga dengan keberhasilan ASI Eksklusif