Latar Belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, gangguan kerja insulin yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi kronik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan dengan melaksanakan asuhan keperawatan diabetes mellitus tipe II pada Tn. M dan Tn. B di RSUP Wilayah Jakarta. Metode: Karya tulis ilmiah ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus dan mengambil dua pasien dengan diagnosa keperawatan yang sama. Metode pengambilan data meliputi wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan format asuhan keperawatan medikal bedah. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatn selama 3x24 jam didapatkan hasil pada pasien Tn. M hasil masalah teratasi sebagian pada 3 diagnosa yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah karena hasil 208mg/dl, nyeri akut karena skala nyeri 3 (sedang) dan integritas kulit karena hasil luka terbuka, panjang luka 7cm, kedalaman 2cm dan berwarna kemerahan, kemudian pasien masih dalam perawatan. Sedangkan pada pasien Tn. B didapat hasil masalah teratasi sebagian pada 3 diagnosa yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah karena hasil 198mg/dl, nyeri akut skala 2 dan integritas kulit karena hasil luka terbuka, panjang luka 5cm, kedalaman 2cm dan berwarna kemerahan, kemudian pasien masih dalam perawatan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil diagnosa keperawatan diatas diprioritaskan implementasi selama 3x24 jam dalam menangani masalah yang terjadi pada pasien DM Tipe II dengan melakukan tindakan monitor hasil kadar gula darah, memberikan terapi insulin, memberikan terapi relaksasi nafas dalam untuk mengurangi rasa nyeri dan memberikan perawatan luka dalam proses penyembuhan pasien dan diperbolehkan pulang.