Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Learning Development Based On Multicultural In Inclusion School Abdul Wahid; DYP. Sugiharto; Samsudi Samsudi; Haryono Haryono
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 2 (2018): Islamic Education and Humanization
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2018.12.2.2744

Abstract

The aim of the study was to describe the development of multicultural-based inclusion learning in TK Talenta Semarang. This type of research is qualitative descriptive. The findings in this study are that first, multicultural-based inclusion learning is more emphasized in the implementation and evaluation of learning, second, multicultural values grow in students through activities in religious centers that emphasize social piety respecting differences, third: differences in institutions inclusive education is a miniature of diversity in ethnicity, race and religion.AbstrakTujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pengembangan pembelajaran inklusi berbasis multikultural di TK Talenta Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Temuan dalam penelitian ini adalah bahwa pertama, pembelajaran inklusi berbasis multi kultural lebih ditekankan pada pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran, kedua, Nilai-nilai multikultural tumbuh dalam pribadi siswa melalui kegiatan di sentra agama yang menekankan kesalehan sosial menghormati perbedaan, ketiga : perbedaan yang ada di lembaga pendidikan inklusi merupakan miniatur dari keragaman suku, ras dan agama. 
Strategi Humas melalui Media Online dalam Membangun Citra MI Miftahul Akhlaqiyah Semarang Nani Nafisaturohmah; Abdul Wahid; Baqiyatush Sholihah
Jawda: Journal of Islamic Education Management Volume 2 Number 2 October 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jawda.v2i2.2021.9424

Abstract

MI Miftahul Akhlaqiyah Semarang is a private school located in the beringin region, Ngaliyan. In this environment there are many elementary schools. So that the school needs to introduce the school program to the community. The website is one of the media choices chosen by MI Miftahul Akhlaqiyah in building the image of the school. The focus of the problems taken in this study is: How is the Public Relations Strategy through Online Media in Building the Image of MI Miftahul Akhlaqiyah Semarang? This research uses a type of field research with a descriptive qualitative approach. Collecting data using several methods, namely: observation, interviews and documentation. The results showed that, (1) to facilitate user access, namely the existence of adequate facilities, ease of finding websites, mobile friendly, simple website operation, the presence of the most current and most popular news notifications, and access speed. However, the MI Miftahul Akhlaqiyah website does not have a Navigation feature. (2) The MI Miftahul Akhaqiyah website has a large number of visitors and has a global scope. (3) the MI Miftahul Akhlaqiyah website cannot communicate between visitors, but can only be done between visitors and managers. 
Pengembangan Bahan Ajar Kimia berbasis Integrasi Islam-Sains materi Minyak Bumi sebagai Implementasi Pendidikan Karakter ana faeha; Abdul Wahid; Wirda Udaibah
Journal of Educational Chemistry (JEC) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jec.2019.1.1.3937

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis khususnya pada level mikroskopik dan proses pembelajaran yang masih menggunakan metode pembelajaran konvensional di MA Uswatun Hasanah, sehingga dilakukan penelitian ini. Model POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) bermuatan Multiple Level Representation diharapkan dapat mengetahui tingkat penguasaan konsep dan retensi peserta didik MA Uswatun Hasanah pada materi hidrolisis. Metode: Penelitian ini menggunakan satu sampel untuk memperoleh data penelitian yaitu kelas XI jurusan IPA. Data penelitian diperoleh dengan metode dokumentasi untuk mendapatkan daftar nama-nama peserta didik kelas XI jurusan IPA MA Uswatun Hasanah dan metode tes untuk memperoleh data hasil belajar peserta didik yang diperoleh dari nilai pretest, posttest, dan retest. Hasil penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran melalui model POGIL bermuatan Multiple Level Representation dapat meningkatkan tingkat penguasaan konsep dan retensi peserta didik kelas XI IPA MA Uswatun Hasanah. Terdapat 30% peserta didik mengalami peningkatan penguasaan konsep kategori tinggi, 40% peserta didik mengalami peningkatan penguasaan konsep kategori sedang, dan 30% mengalami peningkatan penguasaan konsep kategori rendah. Adapun tingkat retensi peserta kelas XI IPA MA Uswatun Hasanah adalah 92,7% yang tergolong tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran dengan menggunakan model POGIL bermuatan Multiple Level Representation dapat meningkatkan tingkat penguasaan konsep dan retensi peserta didik kelas XI IPA MA Uswatun Hasanah.
Persepsi Dan Pengambilan Keputusan Dalam Kepemimpinan Di Pondok Pesantren Putri Al Fathimiyyah Tambakberas Jombang Fenti Intan Cahyani; Abdul Wahid
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i4.888

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana persepsi dan pengambilan keputusan di pondok pesantren, dan bagaimana peran dalam mengambil keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denggan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pondok pesantren putri al fathimiyyah dalam mengambil keputusan dilakukan secara terstruktur, yang melibatkan pengurus dan pengasuh. keterlibatan personalia kepengurusan pondok pesantren dalam pengambilan keputusan sesuai dengan kewenangan atau tanggungjawab masing-masing jenjang tugas yang telah diamanatkan. Namun seluruh keputusan harus dengan sepengetahuan dan restu dari kyai sebagai pengasuh yang bertanggungjawab atas maju mundurnya pondok pesantren.