Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STRATEGY OF RELIGIOUS MODERATION THROUGH INTERFAITH DIALOGUE AT THE CENTER FOR INTERDISCIPLINARY RELIGIOUS AND CULTURAL STUDIES (PSIAB) SEMARANG: STRATEGI MODERASI BERAGAMA MELALUI DIALOG LINTAS IMAN DI PUSAT STUDI INTERDISIPLINER AGAMA DAN BUDAYA (PSIAB) SEMARANG Dini Rahmawati; Sibawaihi, Sibawaihi; Ichsan, Ichsan
POROS ONIM: Jurnal Sosial Keagamaan Vol 6 No 2 (2025): Poros Onim: Jurnal Sosial Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53491/porosonim.v6i2.1691

Abstract

Interfaith dialogue is one of the programs at the Center for Interdisciplinary Studies of Religion and Culture (PSIAB) Semarang, which in its activities involves participants with different faith backgrounds, this program aims to understand how to understand other religions and what their perspectives are, so that harmony is created between religious communities. The researcher used a qualitative approach with a case study method to explore the process of strengthening religious moderation through interfaith dialogue, then in data collection, data collection techniques were used which were carried out through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. The results of the study showed that the interfaith dialogue activities organized by PSIAB made a real contribution to strengthening the religious moderation program initiated by the Ministry of Religion. Through thematic discussions and interfaith scripture studies, this activity encouraged participants to think critically and reflectively about differences in beliefs, while maintaining a balance between the steadfastness of personal faith and respect for diversity. Moderation in this case is understood as an inclusive and peaceful way of practicing religion. This study aims to emphasize the importance of an empirical approach in understanding religious moderation, by making dialogue practices at PSIAB a concrete example of openness-based education that strengthens social cohesion in a multi-cultural society through scriptural reasoning, thematic approaches, and curriculum integration.
PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) SEBAGAI UPAYA EDUKASI KOSMETIK ALAMI PADA SISWA Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Dini Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan industri kosmetik berbasis bahan alami mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan produk, dampak kesehatan jangka panjang, dan isu keberlanjutan lingkungan. Kosmetik sintetis diketahui berpotensi menimbulkan iritasi dan efek samping apabila digunakan secara tidak tepat, sehingga mendorong pemanfaatan bahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan salah satu bahan alam yang mengandung senyawa bioaktif seperti kafein, polifenol, flavonoid, dan asam klorogenat yang berperan sebagai antioksidan serta agen eksfoliasi alami. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan kosmetik alami melalui pelatihan pembuatan body scrub berbahan kopi Arabika. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan materi, demonstrasi formulasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 siswa SMK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 56 menjadi 87 (peningkatan 78%). Produk scrub yang dihasilkan memiliki warna coklat alami, aroma khas kopi, tekstur semi-padat dan homogen, serta stabil selama dua minggu penyimpanan tanpa pemisahan fase. Selain meningkatkan literasi kosmetik alami, kegiatan ini juga menumbuhkan minat kewirausahaan pada 82% peserta. Pelatihan ini efektif sebagai bentuk edukasi aplikatif yang mendukung pemanfaatan bahan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam. Kata Kunci: kopi Arabika, body scrub alami, edukasi kosmetik