Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) SEBAGAI UPAYA EDUKASI KOSMETIK ALAMI PADA SISWA Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Dini Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan industri kosmetik berbasis bahan alami mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan produk, dampak kesehatan jangka panjang, dan isu keberlanjutan lingkungan. Kosmetik sintetis diketahui berpotensi menimbulkan iritasi dan efek samping apabila digunakan secara tidak tepat, sehingga mendorong pemanfaatan bahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan salah satu bahan alam yang mengandung senyawa bioaktif seperti kafein, polifenol, flavonoid, dan asam klorogenat yang berperan sebagai antioksidan serta agen eksfoliasi alami. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan kosmetik alami melalui pelatihan pembuatan body scrub berbahan kopi Arabika. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan materi, demonstrasi formulasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 siswa SMK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 56 menjadi 87 (peningkatan 78%). Produk scrub yang dihasilkan memiliki warna coklat alami, aroma khas kopi, tekstur semi-padat dan homogen, serta stabil selama dua minggu penyimpanan tanpa pemisahan fase. Selain meningkatkan literasi kosmetik alami, kegiatan ini juga menumbuhkan minat kewirausahaan pada 82% peserta. Pelatihan ini efektif sebagai bentuk edukasi aplikatif yang mendukung pemanfaatan bahan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam. Kata Kunci: kopi Arabika, body scrub alami, edukasi kosmetik
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BUFFER ALTERNATIF PADA ISOLASI DNA BUAH KEBEMBEM (MANGIFERA ODORATA GRIFF.) DENGAN METODE KITCHEN PREPARATION Dini Rahmawati; Agnes Yuantin Maharani; Imam Nurochim; Mayadita Dwi Sani
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3 No 2 (2025): Jurnal BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v3i2.6283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan buffer alternatif pada isolasi DNA dari buah kebembem (Mangifera odorata Griff.) dengan menggunakan metode kitchen preparation. Jenis buah ini diketahui merupakan hasil persilangan dari Mangifera indica dan Mangifera foetida. Namun karena rasanya yang cenderung asam dan daging buahnya memiliki serat yang kasar, kebembem kurang diminati. Kebembem dikonsumsi dalam bentuk rujak, selai, asinan dan perisa alami untuk minuman. Kebembem memiliki nilai jual yang rendah, sehingga tidak banyak yang melestarikan keberadaannya dan terindikasi akan mengalami kepunahan. Isolasi DNA buah kebembem dilakukan menggunakan teknik kitchen preparation yang merupakan teknik sederhana menggunakan alat dan bahan yang mudah ditemui di sekitar. Buah pisang juga diisolasi sebagai pembanding (kontrol). Hasil penelitian menunjukan DNA buah kebembem dan pisang dapat terekstraksi dan terisolasi dengan jelas. Perbedaan hasil ditunjukan pada sampel dengan perlakuan buffer yang berbeda. Pada buffer sabun pencuci piring DNA yang diisolasi tidak jenih dan pita DNA tidak terlihat jelas jika dibandingkan dengan buffer berupa larutan detergen cair. Hal ini terjadi karena perbedaan konsentrasi bahan aktif surfaktan, dimana sabun pencuci piring mengngandung konsentrasi surfaktan yang lebih rendah. Konsentrasi surfaktan menentukan kemampuan buffer dalam memecah dinding sel, semakin kuat surfaktan maka semakin mudah dinding sel dihancurkan.
T-DIGI JAYAPURA: TRANSFORMASI DIGITAL UMKM MELALUI QRIS UNTUK EKONOMI DESA JAYAPURA YANG BERDAYA Febi Febriana Seren; Muhammad Dzikri Nurilahi Fauzi; Eka Nurwidiani; Hamdi Ali Syukri; Muhammad Ripan Fadilah; Anis Khoirunnisa; Dini Rahmawati; Sofi Nur Azizah
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaku UMKM di pedesaan masih banyak yang belum mengadopsi pembayaran nontunai karena masih minim dalam pemahaman literasi keuangan digital dan terbatasnya pendampingan teknis. Maka dari itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan pelaku UMKM di Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya melalui program T-DIGI Jayapura, dengan tujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital dengan penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital bagi pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, melalui pendekatan ini pelaksanaan kegiatan diawali dengan persiapan dan survei lapangan, seminar, implementasi dan pendampingan pembuatan QRIS hingga evaluasi program. Hasil dalam program T-DIGI memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM dalam mendorong percepatan transformasi digital melalui QRIS sebagai alat pembayaran digital. Serta menunjukkan adanya peningkatan pengadopsi QRIS di Desa Jayapura setelah adanya program T-DIGI yang sebelumnya hanya 2 pelaku UMKM yang menjadi mitra QRIS bertambah menjadi 5, dan 1 pelaku UMKM yang masih dalam proses verifikasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam mendorong adopsi pembayaran digital bagi pelaku UMKM di Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya.
PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) SEBAGAI UPAYA EDUKASI KOSMETIK ALAMI PADA SISWA Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Dini Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan industri kosmetik berbasis bahan alami mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan produk, dampak kesehatan jangka panjang, dan isu keberlanjutan lingkungan. Kosmetik sintetis diketahui berpotensi menimbulkan iritasi dan efek samping apabila digunakan secara tidak tepat, sehingga mendorong pemanfaatan bahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan salah satu bahan alam yang mengandung senyawa bioaktif seperti kafein, polifenol, flavonoid, dan asam klorogenat yang berperan sebagai antioksidan serta agen eksfoliasi alami. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan kosmetik alami melalui pelatihan pembuatan body scrub berbahan kopi Arabika. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan materi, demonstrasi formulasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 siswa SMK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 56 menjadi 87 (peningkatan 78%). Produk scrub yang dihasilkan memiliki warna coklat alami, aroma khas kopi, tekstur semi-padat dan homogen, serta stabil selama dua minggu penyimpanan tanpa pemisahan fase. Selain meningkatkan literasi kosmetik alami, kegiatan ini juga menumbuhkan minat kewirausahaan pada 82% peserta. Pelatihan ini efektif sebagai bentuk edukasi aplikatif yang mendukung pemanfaatan bahan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam. Kata Kunci: kopi Arabika, body scrub alami, edukasi kosmetik
DIGITAL SPIRITUAL WELL-BEING: REORIENTASI PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENGATASI MASALAH KESEHATAN MENTAL SISWA GENERASI Z DI SMK MA’ARIF NU KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN Defi Eri Winanti; Ahmad Tarifin; Dini Rahmawati; Atmim Nurona; Fita Fitriyani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64452

Abstract

Generation Z students in Indonesian vocational high schools (SMK) are navigating a mental health crisis fuelled by excessive social media use marked by anxiety, emotional burnout, and social isolation. These conditions are closely tied to excessive digital media consumption. This study investigates the phenomenon of digital spiritual well-being (DSW) and explores how reorienting Islamic Religious Education (PAI) can serve as a strategic educational response. DSW is defined here as the state of inner well-being formed through individuals' interactions with digital ecosystems, encompassing the capacity to harness digital content to strengthen transcendental, social, and personal dimensions within an Islamic value framework. Using a qualitative descriptive approach, data were gathered through in-depth interviews with one PAI teacher and four students, two from Grade XI and two from Grade X, at SMK Ma’arif NU Kajen, Kajen Sub-district, Pekalongan Regency, supplemented by direct classroom observation and documentation. Source and technique triangulation were applied to validate findings, analysed through Miles, Huberman, and Saldana's interactive model. Findings show that: (1) students spend 5–8 hours daily on social media, primarily TikTok and Instagram, leading to physical fatigue, digital burnout, and structural social isolation; (2) current PAI instruction, overwhelmingly lecture-based, fails to connect with students' lived digital realities; (3) students independently seek religious content online as a spiritual coping mechanism during emotional distress, a phenomenon the researchers term 'organic digital spiritual coping'; and (4) a four-pillar PAI reorientation model is proposed: practical worship reinforcement, Islamic digital ethics and media literacy, interactive technology-based learning, and repositioning the PAI teacher as a spiritual mentor. This study concludes that PAI reorientation is not a cosmetic update but a strategic imperative for responding to Generation Z's digital-era mental health crisis, contributing a novel conceptual framework of Digital Spiritual Well-Being to Islamic education discourse.