Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Dharma Pendidikan

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ESP-READING COMPREHENSION BERBASIS AUDIO VIDEO UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TEKNIK OTOMOTIF Anita Budi Rahayu; Arindra Trisna Widiansyah
Dharma Pendidikan Vol 14 No 2 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i2 Oktober.5

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar Reading dengan memvisualisasikan materi reading ESP ke dalam sebuah sebuah tayangan audio video reading untuk siswa Sekolah menegah kejuruan teknik Otomotif. Desain penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R & D) yang diusulkan oleh Borg dan Gall yaitu; (1) Pengumpulan data (2) perencanaan (3) Pengembangan Produk (4) Validasi Ahli (5) Uji Coba Produk (6) Evaluasi hasil uji coba (7) Revisi Produk (8) Uji Lapangan (9) Penyempurnaan Produk Akhir. Penelitian ini dilakukan di SMK NU Pace, subyek penelitian ini adalah guru bahasa Inggris dari program keahlian teknik otomotif dan siswa kelas XI program keahlian teknik otomotif SMK NU Pace terdiri dari 30 siswa. Data tahap eksplorasi diperoleh melalui melakukan analisis dokumen, melakukan wawancara, dan menyebarkan kuesioner. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kualitas materi reading dari buku pelajaran bahasa Inggris yang digunakan di SMK NU Pace. Temuan menunjukkan materi reading dari buku pelajaran di SMK NU Pace berisi materi bahasa Inggris umum dan kurang spesifik untuk digunakan bagi siswa program keahlian teknik otomotif. Peneliti menyimpulkan bahwa harus ada materi pembelajaran ESP-Reading yang  dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan guru dan siswa. Materi pembelajaran ESP-Reading dikembangkan dengan mempertimbangkan beberapa aspek yaitu teori ESP dan kebutuhan siswa. Kemudian, dievaluasi dan ditinjau melalui penilaian ahli dan diimplementasikan di kelas untuk menguji kelayakan materi. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa pengembangan bahan ajar ESP-reading berbasis audio video dapat meningkatkan reading comprehension siswa kelas XI SMK NU Pace. Selanjutnya, produk ini dapat diterapkan sebagai bahan ajar untuk siswa program keahlian teknik otomotif.
Perbaikan Kemampuan Pronounciation Mahasiswa Bahasa Inggris Dengan Metode Turutan Sujono Sujono; Anita Budi Rahayu; Triana Wuri Cahyanti
Dharma Pendidikan Vol 12 No 2 (2017): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v12i2.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris dengan target khusus meningkatkan kemampuan pronunciation fonem vokal dan konsonan. Pola pelafalan huruf hijaiyah yang biasa dipakai pada metode turutan diterapkan pada perbaikan pengucapan fonem vokal dan konsonan bahasa Inggris. Pada pelaksanaan penelitian ini ada beberapa penyesuaian terhadap pola yang dipakai, terutama pada perbaikan pelafalan vokal bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan bahasa Arab hanya mengenal 3 vokal (a, i, u) sedangkan bahasa Inggris mempunyai 20 vokal. Untuk memperbaiki kemampuan pronunciation fonem vokal dan konsonan bahasa Inggris, peneliti mengadakan penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini ada beberapa siklus yang dilaksanakan sehingga temuan yang ditargetkan tercapai. Penelitian ini diawali dengan tahap perencanaan dan dilanjutkan dengan tahap tindakan, observasi dan ditutup dengan tahap refleksi. Untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam pronunciation yang sebenarnya, data diambil dari rekaman tugas membaca teks. data tersebut kemudian dijadikan dasar untuk pelaksanaan siklus. Untuk melihat peningkatkan kemampuan pronunciation setelah siklus mahasiswa diuji dengan membaca teks minimal pair. Data rekaman jawaban yang diperoleh kemudian dikoreksi dan dianalisa berdasar teori dan contoh bunyi yang ada pada buku tree or three dan sheep or ship karangan Ann Baker. Nilai dihitung dengan rumus deskriptif statistik sederhana. Siklus berakhir apabila 85% mahasiswa mampu mengucapkan seluruh fonem konsonan dan vokal bahasa Inggris dengan benar. Setelah pelaksanaan siklus 1 dan 2, lebih dari 85% mahasiswa mampu mengucapkan fonem vokal dan konsonan bahasa Inggris dengan benar. Terdapat kenaikan antara 4 sampai 13 mahasiswa dalam pengucapan fonem vokal di banding data preliminary study. Sedangkan untuk kemampuan pengucapan konsonan terdapat penambahan 4-12 mahasiswa.