Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Islamic Community Development

Pendampingan Komunitas Petani Santri Dalam Pengembangan Usaha Tani di Desa Sambong Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Nur Habibah, Fitria; Musthofa, Chabib
Journal of Islamic Community Development Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2021.1.2.59-73

Abstract

Sumber daya alam dan sumber daya manusia merupakan potensi besar dalam masyarakatat yang dapat dikembangkan. Kondisi masyarakat khususnya pada masyarakat petani yang serba bergantung dengan pihak luar dan serba terbatas dalam memperoleh hasil pertanian dapat mulai memanfaatkan potensi yang ada dalam diri mereka guna mencapai tahap kemandirian serta pengembangan. Penelitian yang dilakukan dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam menemukenali aset dan potensi hingga masyarakat mampu memanfaaatkannya sebagai modal menuju perubahan hidup yang lebih baik. Penelitian dengan pendekatan ABCD ini difokuskan pada pemanfaatan apa yang dapat dimanfaatkan, seperti optimalisasi lahan pertanian dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam bidang pertanian. Subjek penelitiannya ialah masyarakat petani yaitu pada kelompok petani santri di Desa Sambong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Kelompok petani santri sendiri merupakan masyarakat petani yang dalam kesehariannya sebagai petani juga turut menjunjung nilai-nilai seorang santri agar senantiasa dekat dengan Allah SWT. Aksi yang dilakukan ialah kegiatan penanaman tanaman toga dan pembuatan pupuk oleh masyarakat dengan harapan menambah kapasitas pemahaman masyarakat serta kemandirian masyarakat hingga mencapai tujuan utama yaitu pengembangan usaha tani. Proses aksi dilakukan selama lebih dari enam bulan dengan hasil masyarakat yang sebelumnya belum memiliki kelompok usaha tani sekarang sudah memilikinya. Masyarakat juga memiliki ilmu baru dalam melakukan penanaman toga jahe merah dan perawatannya. Selain itu masyarakat juga mampu membuat pupuk mandiri dari bahan-bahan yang ada di sekitar mereka. Rekomendasi yang dapat diberikan pada penelitian ini ialah agar masyarakat tidak berhenti sampai dengan tahap ini saja. Upaya mengolah jahe merah hingga menjadi suatu produk dan kegiatan diversifikasi tanaman juga dapat dilakukan nantinya.
Pengorganisasian Masyarakat Dalam Upaya Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Menjadi Pupuk Organik di Tubanan RT 02 RW 09 Ibrahim, Achmad Yasin; Zahrah, Ulfiyatus; Musthofa, Chabib
Journal of Islamic Community Development Vol. 2 No. 1 (2022): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2022.2.1.1-16

Abstract

Kampung Tubanan Makmur Kelurahan Karangpoh, Surabaya Barat memiliki kondisi alam yang masih cukup banyak terdapat ruang terbuka hijau. Sehingga banyak dari masyarakat yang memilih berternak sebagai pekerjaan sampingan dengan jenis ternak meliputi kambing dan sapi, selama ini hewan ternak hanya dimanfaatkan dagingnya saja dan belum ada upaya untuk pemanfaatan hasil ternak yang lain seperti kotorannya. sehingga penelitian dan pendampingan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat memanfaatkan aset berupa kotoran ternak menjadi pupuk organik ramah lingkungan sebagai upaya untuk menambah keberdayaan dan pendapatan bagi para peternak sehingga tidak hanya bergantung pada penjualan daging ternak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Asset Based Community Development dengan tahapan Apreciative Inquiries yang dikenal dengan 5D yakni Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Penelitian pendampingan ini menghasilkan : (1) kesadaran masyarakat bahwa limbah ternak juga merupakan potensi yang selama ini dapat dikembangkan. (2) adanya tekad untuk menuju hal yang lebih baik. (3) Muncul kerja sama kolektif berupa kelompok ternak yang selama ini memang belum ada. (4) Kelompok ternak memiliki keahlian dalam memanfaatkan kotoran ternak menjadi pupuk organik ramah lingkungan berupa pupuk cair dan padat. Tubanan Makmur, Karangpoh village , West Surabaya has plenty of green open space. So many of the societies that choose livestock as a side job with the cattle of the cattle include goats and cows, they have been exploited only by the flesh and have not been made available for the use of other products such as their dung. This was an interesting response to the success of the stakeholders' assets and their stakeholders' assets and assets. The study has been conducted using an asset based community development method with a sequential apreceiver receiver known as 5d to discovery, dream, design, define, and destiny. These alternative research provides: (1) public awareness that cattle waste is also the potential that could be developed. (2) determination leads to something better. (3) a collective collaboration of herds has been unknown to the township (4) cattle groups are adept at turning manure into environmentally friendly organic fertilizer of liquid and solid fertilizer.
Pemberdayaan Fatayat Melalui Pengelolaan Pisang Guna Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Dusun Singoprono Desa Sukosari Kabupaten Lamongan Sholihah, Diah Fitriatus; Hajar RMI, Siti; Musthofa, Chabib
Journal of Islamic Community Development Vol. 2 No. 1 (2022): March
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2022.2.1.17-31

Abstract

Pohon pisang adalah aset alam yang sering ditemui di pekarangan, tegalan, sawah dan lahan kosong. dusun ini mempunyai berbagai macam aset diantaranya pohon pisang, mangga, jambu, pepaya dan aset lain yang melimpah. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kemanfaatan keunggulan aset dalam, mengetahui strategi pengembangan komoditas, mengetahui perubahan sosial dari pengolahan pisang metode yang digunakan dalam dampingan ini adalah Asset Based Community Development (ABCD). Metode ini membangun kesadaran masyarakat untuk menyadari aset yang dimiliki oleh masyarakat. Bahwa penting untuk mencapai sebuah perubahan sosial adalah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat itu sendiri dengan mengetahui aset mereka. Dalam pendekatan berbasis aset menggunakan beberapa strategi, diantaranya: Discovery(menemukan), Dream (mimpi), Design (merancang), Define (menentukan), Destiny (memastikan). Hasil dari strategi program yang digunakan dalam penelitian adalah tertanamnya kesadaran masyarakat dusun singoprono akan aset pisang yang dimiliki, selain itu masyarakat juga mulai melakukan pemanfaatan dan pengolahan pisang menjadi produk olahan pisang yakni banana roll dan kerajinan dinding seperti pigura dan lainnya. Adanya perubahan positif pada masyarakat dengan adanya kegiatan pendampingan yang dilakukan sehingga kompetensi dan solidaritas para Fatayat hingga masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan aset yang dimilikinya semakin tinggi dan tumbuh dengan kuat. Pendampingan pada masyarakat dusun singoprono khususnya pada para Fatayat telah membuat Fatayat yang lebih muda atau yang tergabung dalam komunitas Daras menjadi aktif dalam proses pengembangan dusunnya. melalui pendampingan yang dilakukan pada Fatayat, akhirnya terbentuklah suatu kelompok dan rencana terkait pembentukan dan pengolahan pisang menjadi produk kerajinan-kerajinan lain sebagai wadah bagi UMKM desa untuk menyalurkan kreatifitasnya. Banana trees are natural assets that are often found in yards, dry fields, rice fields and vacant land. This hamlet has various assets including banana, mango, guava, papaya and other abundant assets. The purpose of this research is to find out the advantages of internal assets, to know commodity development strategies, to know social changes from banana processing. The method used in this assistance is Asset Based Community Development (ABCD). This method builds public awareness to realize the assets owned by the community. That it is important to achieve a social change is to raise awareness of the people themselves by knowing their assets. The asset-based approach uses several strategies, including: Discovery, Dream, Design, Define, Destiny. The result of the program strategy used in this research is the awareness of the people of Singoprono Hamlet about their banana assets, besides that the community has also begun to use and process bananas into processed banana products, namely banana rolls and wall crafts such as frames and others. There has been a positive change in the community with the assistance activities carried out so that the competence and solidarity of the Fatayats and the community in the utilization and management of their assets is getting higher and growing stronger. Assistance to the singoprono hamlet community, especially to the Fatayats, has made Fatayats who are younger or who are members of the Daras community active in the process of developing their hamlet. Through the assistance provided to Fatayat, a group and a plan were formed regarding the formation and processing of bananas into other handicraft products as a forum for village MSMEs to channel their creativity.