Wahid Khoirul Anam
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah AL Mubarok Bandar Mataram

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Al-Mubarok Uman Agung Kecamatan Bandar Mataram) Wahid Khoirul Anam
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2020): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STIT Al Mubarok Bandar Mataram - Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan motivasi belajar pada siswa Madrasah. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Korelasi Pearson Product Moment dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Subjek penelitian adalah Siswa Madrasah Aliyah Al- Mubarok Uman Agung jumlah sampel 80 siswa. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang positif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dengan motivasi belajar, dimana rxy = 0,555; p = 0,000 ( p < 0,050 ). Hasil penelitian menunjukkan siswa Madrasah Aliyah Al-Mubarok Uman Agung memiliki kecerdasan emosional yang tergolong tinggi, sebab nilai rata-rata empirik 97,354 selisihnya dengan nilai rata-rata hipotetik 77,5 melebihi bilangan SD atau SB sebesar 8,184, sedangkan motivasi belajar siswa tergolong tinggi sebab nilai rata-rata empiric 135,658 selisihnya dengan nilai rata-rata hipotetik 110 melebihi bilangan SD atau SB sebesar 11,613.
Pembentukan Karakter Religius Siswa di Madrasah Wahid Khoirul Anam
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2019): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The focus of this research problemisHow Impact formation of the religious character of the daily behavior of students in Madrasah. Objectives to be achieved in this study areto identify, analyze and describeThe formation of the religious character of the program and impact the establishment of a religious character to the everyday behavior of students in Madrasah. This study is a qualitative research The data collection method used is the method of observation, interviews and documentation respondents involved, headmaster, teachers, staff and students. Hasi these studies show that Madrasah using five methodsin order to form the religious character of students, namely:exemplary, planting discipline, habituation, and the atmosphere is conducive. These five methods are applied in routine activities such asDuha prayer, midday prayer in congregationand Habituation Tadarus Qur'an.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Motivasi Belajar Wahid Khoirul Anam
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2020): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan motivasi belajar pada siswa Madrasah. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Korelasi Pearson Product Moment dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Subjek penelitian adalah Siswa Madrasah Aliyah Al- Mubarok Uman Agung jumlah sampel 80 siswa. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang positif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dengan motivasi belajar, dimana rxy = 0,555; p = 0,000 ( p < 0,050 ). Hasil penelitian menunjukkan siswa Madrasah Aliyah Al-Mubarok Uman Agung memiliki kecerdasan emosional yang tergolong tinggi, sebab nilai rata-rata empirik 97,354 selisihnya dengan nilai rata-rata hipotetik 77,5 melebihi bilangan SD atau SB sebesar 8,184, sedangkan motivasi belajar siswa tergolong tinggi sebab nilai rata-rata empiric 135,658 selisihnya dengan nilai rata-rata hipotetik 110 melebihi bilangan SD atau SB sebesar 11,613.
Pembentukan Kecerdasan Spiritual Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan Wahid Khoirul Anam
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

his study discusses the formation of spiritual intelligence through religious extracurricular activities at MTs Nurul Huda Banjar Agung Mataram, the purpose of this research is to make students aware of who they are and how they give meaning to their lives, increase their confidence, make them personally responsible, and form character. This research is a qualitative research whose research location is at MTs Nurul Huda Banjar Agung Mataram. Data collection techniques using observation sheets and interview guidelines. The results of this study indicate that: Efforts to form spiritual intelligence at MTs Nurul Huda Banjar Agung Mataram through three forms including spiritual enlightenment, habituation, and example. The implementation of religious extracurricular activities at MTs Nurul Huda Banjar Agung Mataram as an effort to form students' religious spiritual intelligence, namely by carrying out a program of reading and writing the Qur'an, reading the prophet's prayer, Islamic boarding school lightning and the implementation of Duha prayer and Dhuhur prayer in congregation.
Efektifitas Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19: di SMK Baitul Kirom Subing Karya Wahid Khoirul Anam
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2021): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58577/dimar.v3i1.49

Abstract

Penelitian ini membahas tentang efektivitas pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 yang dilaksanakan di SMK Baitul Kirom Subing Karya Kecamatan Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kegiatan pembelajaran daring di rumah peserta didik sebagai upaya mendukung program pemerintah yaitu study from home selama adanya pandemik covid 19 serta menganalisis efektifitas dalam pemebelajaran daring. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tanya jawab kepada narasumber yaitu guru SMK Baitul Kirom Subing Karya melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring yang dilakukan dirumah masing-masing membuat peserta didik lebih mandiri dan menciptakan motivasi untuk belajar. Selain itu pembelajaran daring menjadi salah satu keberhasilan untuk menciptakan perilaku social distancing sehingga meminimalisir munculnya keramaian yang dianggap dapat berpotensi semakin menyebarnya covid 19 di lingkungan sekolah. Akan tetapi masih kurang efektif dalam pelaksanaannya disebabkan adanya berbagai kendala seperti kemanpuan ekonomi, penguasaan teknologi, kuota internet, dan jaringan yang belum memadai.
Pendekatan Kajian Islam dalam Kitab Akhlaqul Banin pada Anak Usia Madrasah Ibtidaiyah Wahid Khoirul Anam; M. Choirul Muzaini
DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Mubarok Bandar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58577/dimar.v4i2.86

Abstract

The purpose of this study was to examine the relevance of Islamic studies in the book Akhlaqul Banin Juz I by 'Umar bin Achmad Baraja' in children aged Madrasah Ibtidaiyah (MI). This research is a qualitative research type of literature, data collection techniques with observation and documentation, in data analysis techniques researchers use source triangulation. The results of the study are: The book of Akhlaqul Banin volume 1 contains the contents of children's moral education in everyday life which consists of several chapters, and is classified into two parts, namely: akhlakul mahmudah namely good morals that are in line with the teachings of Islam, namely the Qur'an and Hadith. Examples of easy nature are, patient, grateful, humble, helpful. and the morality of the mazmumah is linguistically despicable. Disgraceful morals are all forms of actions that are contrary to commendable morals. Examples of madzmummah morals are, pitting against each other, backbiting, liars or liars, arrogant. In the book of Akhlaqul Banin juz I, it is very relevant to the approach to Islamic studies in children aged Madrasah Ibtidaiyah (MI), because in the book Akhlaqul Banin it is explained in detail about the procedures for having morals to Allah, to the Prophet Muhammad as the Prophet of Allah, morals to parents, mothers and fathers, morals to brothers and sisters. , as well as having morals to teachers and friends at school, all of these explanations have been explained in the Qur'an and sunnah which are the main sources of Islamic teachings.
Peran Lingkungan Psikososial Kelas dalam Mendukung Regulasi Diri dan Motivasi Belajar Peserta Didik Wahid Khoirul Anam; Fadhil Nur Hidayat
Punggawa Global Research: Jurnal Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): Punggawa Global Research
Publisher : Punggawa Legacy Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67707/pgr.v1i2.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran lingkungan psikososial kelas dalam mendukung regulasi diri dan motivasi belajar peserta didik di SD Al Ishlah Jatidatar. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, melibatkan peserta didik, guru kelas, dan kepala sekolah sebagai partisipan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, serta dianalisis secara tematik induktif dengan triangulasi teknik, sumber, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan psikososial kelas berperan sebagai fondasi bagi tumbuhnya regulasi diri dan motivasi belajar peserta didik. Iklim emosional yang aman, hubungan guru dan peserta didik yang suportif, inklusi sosial yang dirancang, rutinitas kelas yang konsisten, serta umpan balik yang berorientasi proses mendorong peserta didik lebih berani mencoba, mengatur diri, dan mempertahankan keterlibatan belajarnya. Implikasinya, penguatan lingkungan psikososial kelas perlu menjadi prioritas strategis guru, sekolah, dan pembuat kebijakan.