Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK DAN PERUBAHAN HARGA SAHAM PT BANK RAKYAT INDONESIA AGRONIAGA TBK Husni Mubarok; Ratna Kurnia Sari; Hendra Lesmana; Ery Suryanti
BALANCE: Jurnal Akuntansi, Auditing dan Keuangan Vol 17 No 2 (2020): BALANCE: Jurnal Akuntansi, Auditing dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/balance.v17i2.2260

Abstract

Assessment of Bank Soundness Level and Changes in Share Price of PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. A bank soundness assessment that stakeholders must know is critical, maximizing the intermediary institution's function to provide a paradigm in making investment decisions. In 2011, bank health was assessed using the RGEC component. The research years ranged from 2011 to 2019 through the public offering of PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. shares on the Indonesia Stock Exchange. Researchers used a descriptive method with a quantitative case study design. This component is interesting for research to determine the effect of assessing RGEC component bank's soundness level on changes in stock prices scientifically. This indicator affects the independent variable Risk Profile, GCG, Earnings, Capital and has a positive and significant effect on the dependent variable on changes in share prices at PT BRI Agnoniaga Tbk. in 2011-2019.
Algoritma Klasifikasi Multilayer Perceptron Dalam Analisa Data Kebakaran Hutan Haryani Haryani; Cucu Ika Agustyaningrum; Artika Surniandari; Sucitra Sahara; Ratna Kurnia Sari
Jurnal Infortech Vol 5, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/infortech.v5i1.15792

Abstract

Kebakaran hutan atau yang sering disebut dengan wildfire merupakan salah satu isu lingkungan yang utama karena berdampak negatif terhadap kelestarian hutan, merugikan lingkungan dan ekonomi, serta merugikan masyarakat. Kebakaran hutan adalah kondisi di mana hutan terbakar, merusak hasil hutan dan menyebabkan kerusakan ekologi dan ekonomi. Tujuan dari peramalan kebakaran hutan adalah untuk mengetahui seberapa sering terjadi kebakaran hutan. Oleh karena itu, proses analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik machine learning tradisional melalui metode Random Forest, Decision Tree, Logistic Regression, Naive Bayes dan Multilayer Perceptron. Mengetahui keakuratan dan nilai hasil F1 memungkinkan membandingkan metode ini dengan bahasa pemrograman Python. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan Multilayer Perceptron mengungguli metode Random Forest, Decision Tree, Logistic Regression dan Nave Bayes dengan nilai akurasi masing-masing sebesar 93,35% dan F1 Score 93,69% dengan ukuran hidden layer sebesar 64,64. Dibandingkan dengan pendekatan lain yang dipelajari, nilai metode multilayer perceptron cukup signifikan. Penelitian ini dapat membantu menentukan kemungkinan kebakaran hutan.
Analisis Kinerja Keuangan PT.Bank Mandiri Syariah,Tbk Periode 2016-2020 Menggunakan Metode Du Pont System Ratna Kurnia Sari; Fanny Fatma Wati
Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JASIKA) Vol. 3 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM UBSI Kampus Kota Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jasika.v3i01.1881

Abstract

Perbankan mempunyai peranan terpenting dalam perkembangan perekonomian di suatu negara. Berdasarkan UU No.7 Tahun 1992, bank merupakan suatu badan usaha yang menghimpun dana masyarakat baik dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat banyak. Sedangkan kinerja keuangan pada suatu bank bisa dinilai dengan mempelajari atau menganalisa dan mengevaluasi laporan keuangannya meliputi neraca dan laporan laba rugi dengan pengukuran analisis rasio. Di mana kinerja yang baik dapat membantu manajemen dalam mencapai suatu tujuan. Semakin baik dan tinggi kinerja suatu perusahaan maka semakin baik pula citra perusahaan tersebut dimata nasabah dan investor. Metode du pont system digunakan untuk mengindetifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan bank dan mengukur kontribusi masing-masing faktor terhadap laba bersih, terutama dalam menghitung rasio profitabilitas, rasio efesiensi, dan rasio pengelolaan asset. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja keuangan PT. Bank Mandiri Syariah, Tbk selama periode 2016-2020 dan memberikan pemahaman yang baik tentang factor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan bank syariah. Hasil penelitian secara keseluruhan didapat bahwa perusahaan telah berhasil meningkatkan profitabilitasnya selama 5 tahun terakhir dan perlu terus memperhatikan efisiensi penggunaan aset serta meningkatkan pendapatan di masa yang akan datang.
The Future of Work: Digital Leadership and Employee Wellbeing in Hybrid Organizations Roy Darmawan; Sri Kiswati; Warsino Warsino; Ratna Kurnia Sari
Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3 (2025): Desember: Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutiti.v5i3.6459

Abstract

This study examines the role of digital leadership in enhancing employee well-being within organizations that adopt hybrid work models, which have become increasingly prevalent due to the acceleration of digital transformation. Technology-based work environments require leaders to effectively manage virtual communication, digital workloads, and working conditions that influence employees’ psychological well-being. This study aims to analyze the effect of digital leadership on employee well-being while also evaluating the mediating role of digital working conditions. A quantitative method was employed, with data collected through an online survey of employees from various industrial sectors implementing hybrid work arrangements. The data were analyzed using a structural equation modeling approach. The results indicate that digital leadership has a direct positive effect on employee well-being and an indirect effect through the reduction of digital stressors such as information overload and task fragmentation. These findings highlight the importance of human-centered, adaptive leadership behaviors that are capable of balancing technological demands with employees’ psychological needs. The practical implications of this study underscore the need to develop digital leadership capacities to create a healthy and sustainable hybrid work ecosystem.