Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Study Patient Satisfaction with Covid-19 Self-Isolation At-Home Services Monitoring Lubna, Lubna; Boerman, Baequni; Salsabila Samara, Shafira
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 01 (2024): Vol. 17 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v17i01.4328

Abstract

The extent of COVID-19 transmission in Jakarta has overwhelmed healthcare facilities, making it challenging to accommodate all incoming patients. Jakarta initiated the COVID-19 Self-Isolation Patient Monitoring Program at each Community Health Center (Puskesmas). This crucial initiative was implemented during the peak pandemic period from March to May 2022. To assess the program's success, 100 respondents were selected through purposive sampling to participate in this research. The objective of this study was to evaluate patient satisfaction and explore the relationship between patient characteristics and the five dimensions of service quality based on the SERVQUAL model. The analysis revealed an overall patient satisfaction rate of 88%. Additionally, through Chi-square analysis, the findings highlighted a significant relationship between employment status (P-value = 0.017) and service quality dimensions, including tangibility, reliability, responsiveness, assurance, and empathy (each with a P-value = 0.001) about patient satisfaction. However, lower satisfaction levels were identified in specific areas, such as the daily monitoring of a patient's conditions during self-isolation (75%), the availability of free swab tests at the Puskesmas (77%), and the prioritization of patient care during self-isolation (78%). This study outlines the program's strengths and areas that require service improvement to enhance patient satisfaction.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pekerja Melaksanakan Standard Operational Procedure di PT Semen Padang Boerman, Baequni; Nisya, Hayatul
Journal of Religion and Public Health Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v1i1.12659

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan menemukan adanya pekerja yang masih mengabaikan prosedur kerja, beberapa pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) serta mengabaikan peringatan keamanan dan beberapa pekerja melakukan pemeriksaan mesin tidak sesuai jadwalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pekerja terhadap Standard Operational Procedure di PT Semen Padang. Penelitian ini menggunakan kerangka konsep yang dimodifikasi dari kerangka teori Kelman dan Probst, T.M. Desain studi yang digunakan adalah Cross Sectional. Pengumpulan data dilakukan selama bulan Oktober 2018 dengan wawancara mendalam kepada informan dan pengisian kuesioner oleh pekerja yang telah divalidasi melalui uji validitas dan reliabilitas. Sampel pada penelitian ini yaitu pekerja di PPI sebanyak 86 pekerja dari total 316 pekerja dengan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sebanyak 56,0% pekerja yang patuh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Variabel yang berhubungan dengan kepatuhan pekerja terhadap SOP adalah persepsi (p-value: 0,010) dan pengetahuan (p-value: 0,044). Sedangkan, variabel pengaruh hukuman (p-value: 0,554), pengawasan (p-value: 0,946), pengaruh rekan kerja (p-value 0,145), sikap (p-value: 0,622) dan motivasi (p-value: 0,205) tidak berhubungan dengan kepatuhan terhadap pekerja terhadap SOP. Dengan temuan tersebut disarankan kepada pihak Semen Padang dalam hal ini bagian Packing Plant Indarung (PPI), untuk meningkatkan frekuensi sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta memberikan training kepada pekerja dengan harapan menumbuhkan persepsi dan peningkatan pengetahuan pekerja untuk mematuhi SOP yang telah dibuat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Masyarakat Tentang PSN 3M Plus di Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat Timur Tahun 2019 Nurmala, Viqha Septy; Baequni, Baequni
Journal of Religion and Public Health Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Journal of Religion and Public Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v2i2.28754

Abstract

 The eradication of DBD will be successful if PSN 3M Plus efforts are carried out systematically, continuously in the form of together movements so that it can change people’s good behavior and healthy behavior. Because of this, the purpose of this study was to determine the factors associated with community behavior about PSN 3M Plus in the working area of East Ciputat Health Center in 2019. This research was a quantitative study with a cross sectional study design among 158 samples collected using a questionnaire through the interview method. The results showed that most of the community or respondents were well behaved (79,7%). Factors related are attitude and education, )). whereas, the factors that have no relationship with PSN 3M Plus behavior were knowledge, employment status, credibility, resources, family’ support, health workers support, kader support, and public figure support. The results of observations about availability of facilities, most of the community don’t have abate powder or larva eradication drugs. While the results of observations about the environment, people are still hanging clothes outside the closet, there are still ponds or lakes. The advice given is needed for community service in the environment and to apply policies or regulations on “Jumat bersih”and “Gerakan 1rumah 1 Jumantik”  in the local environment.keywords: PSN 3M Plus, Behavior, Cross Sectional Abstrak Pemberantasan penyakit DBD akan berhasil dengan baik jika upaya PSN 3M Plus dilakukan dengan sistematis, terus-menerus berupa gerakan serentak sehingga dapat mengubah perilaku masyarakat ke arah perilaku yang baik dan sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku masyarakat tentang PSN 3M Plus di wilayah kerja Puskesmas Ciputat Timur tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional pada 158 sampel yang dikumpulkan menggunakan kuesioner melalui metode wawancara. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar masyarakat atau responden berperilaku dengan baik (79,7%). Faktor yang berhubungan adalah variabel sikap dan status pendidikan, sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah pengetahuan, status pekerjaan, kepercayaan, sumber informasi, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dukungan kader, dukungan tokoh masyarakat. Hasil observasi tentang ketersediaan sarana sebagian besar masyarakat tidak memiliki bubuk larvasida atau obat pemberantasan jentik. Sedangkan hasil observasi tentang lingkungan, masyarakat masih menggantungkan pakaian di luar lemari, masih terdapat empang atau danau. Sehubung dengan hal tersebut, saran yang diberikan adalah diperlukan kerja bakti untuk melakukan kegiatan tersebut di lingkungan setempat dan terapkan kebijakan atau peraturan tentang Jum’at bersih dan “Gerakan 1 rumah 1 Jumantik” di lingkungan setempat.Kata kunci : PSN 3M Plus, Perilaku, Cross Sectional