Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

PELATIHAN PENDAMPINGAN PSIKOSOSIAL PASIEN COVID-19 YANG SEDANG ISOLASI MANDIRI DI RUMAH BAGI PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMAS Warih Andan Puspitosari; Shanti Wardaningsih
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.714 KB) | DOI: 10.18196/ppm.43.685

Abstract

Pasien COVID-19, wajib menjalani isolasi mandiri untuk menghindari risiko penularan dan penyebaran. Selama isolasi mandiri di rumah, pasien didampingi oleh petugas kesehatan puskesmas. Petugas tidak hanya memantau kondisi fisik pasien, namun juga kesehatan mentalnya. Hal ini disebabkan karena pasien isoman merasakan terpisah dari orang lain, tidak dapat beraktivitas seperti biasa dan merasakan khawatir terhadap kondisinya, sehingga membutuhkan dukungan psikososial. Petugas puskesmas belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk pendampingan psikososial. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan dalam pendampingan psikososial pada pasien COVID-19 yang sedang isolasi mandiri di rumah. Peserta pelatihan adalah 30 petugas kesehatan di puskesmas Pandak 1. Kegiatan dimulai dengan penyusunan modul oleh tim pengabdian tentang: 1). Managemen Stres, 2). Reaksi terhadap Kedukaan, 3). Komunikasi Terapeutik, 4). Psycholigical First Aid (PFA). Selanjutnya, dilakukan pre-test kepada peserta dengan menggunakan gform. Pelatihan modul dilaksanakan dengan metode daring. Modul dibagikan di group whatsapp dan pemberian materi diberikan dengan media zoom oleh tim pengabdian sebagai narasumber. Diskusi dilanjutkan dalam group whatsapp selama 2 minggu. Kegiatan diakhiri dengan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pendampingan psikososial pada pasien COVID-19 yang sedang isolasi mandiri di rumah. Petugas puskesmas mempraktekkan hasil pelatihan secara berkesinambungan di masyarakat.
Pemberdayaan Kelompok Ibu-Ibu Purna Pegawai Melalui Seni Bertanam Modern dan Terapi Kesehatan Jiwa Innaka Ageng Rineksane; Shanti Wardaningsih; Rani Agustina Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.55.1072

Abstract

Kelompok ibu-ibu pensiunan pegawai UMY merupakan sekelompok wanita yang telah purna tugas sebagai pegawai di UMY. Kelompok ini masih aktif berkomunikasi satu dengan yang lain untuk menjalin silaturahim. Aktivitas di masa pandemi yang terbatas dapat memicu kebosanan, kurang gerak, dan potensi ketidaknyamanan yang dapat mempengaruhi kesehatan jiwa ibu-ibu pensiunan pegawai UMY. Aspek psikososial lansia dapat mengalami perubahan, salah satunya disebabkan pensiun dari pekerjaan. Agar pensiun lebih berdampak positif, maka perlu dikenalkan pada kegiatan yang sesuai minat, sehingga menumbuhkan keyakinan pada lansia bahwa disamping pekerjaan yang selama ini ditekuninya, masih ada alternatif lain yang cukup menjanjikan dalam menghadapi masa tua, sehingga lansia tidak membayangkan bahwa setelah pensiun mereka menjadi tidak berguna, menganggur, penghasilan berkurang dan sebagainya. Kegiatan untuk mencegah perubahan psikososial ibu-ibu yang ekstrim dapat dilakukan salah satunya melalui seni bertanam modern menggunakan hidrogel sebagai bentuk terapi kesehatan jiwa. Hasil pre-test dan post-test terhadap pengetahuan serta pemahaman peserta akan materi kesehatan dan jiwa menunjukkan adanya peningkatan. Pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap terapi kesehatan jiwa meningkat 3% dari 72% ke 75%. Sementara pemahaman dan ketrampilan peserta terhadap seni bertanam modern meningkat 38,3% dari 41,68% menjadi 79,98%.