Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Arsitektur

Model of Land Cover Change Caused by Toll Road Access Using Cellular Automata in Sumatra Island Zenia F Saraswati; Acep Purqon; IB Ilham Malik; Dion Awfa; Fajriharish Nur Awan; M Risky; Melisa Vira Permata; Maulidya Paramitha; Iqbal Wira Menanza; Nasrul Putra
JURNAL ARSITEKTUR Vol 12, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/ja.v12i1.2323

Abstract

The use of land is a part of the fulfillment of human needs. The establishment of a large-scale infrastructure project often triggers an increase in land cover around its infrastructure project. Most of the increase in built up land tends to occur in areas that are traversed by or located near main accessibility routes such as toll roads. Although the construction of toll roads can improve accessibility between regions, land is a limited resource. So that it becomes the basis for researchers to identify the changes in land use in regencies and cities on the island of Sumatra that are crossed by toll roads that have been operating. The goal of land use change analysis is to give a description or explanation, predict, look at the effects, and make a decision (prescription). This research was conducted by identifying the changes in the existing land cover and predicting the land cover using cellular automata. Cellular automata have proven to be a method that is suitable for predicting the dynamics of land use through spatial simulation. The results show that there was an increase in the amount of land built from early 2017 to 2030. The covered land is developed around the toll gate after it is actively operated. In all provinces studied, deviation discrepancies were found in the conservation and cultivation areas. Deviations that occur in conservation areas need to be considered as there should be no land built in these areas, which means that there are cultivation activities in the conservation areas.
Konsep Penataan Jalur Pejalan Kaki di Kawasan Taman Gajah, Kota Bandar Lampung Zenia F Saraswati
JURNAL ARSITEKTUR Vol 10, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2497.674 KB) | DOI: 10.36448/jaubl.v10i2.1420

Abstract

Kawasan Taman Gajah merupakan guna lahan dikembangkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan ruang publik yang mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat. Untuk mendukung aksesibilitas pengguna ruang terbuka ini, prasarana transportasi perkotaan menjadi penting untuk diperhatikan terutama prasarana pejalan kaki. Perencanaan prasarana jalur pejalan kaki harus dilakukan berdasarkan kebutuhan pengguna ruang. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kinerja jalur pejalan kaki dengan mempertimbangkan preferensi dan karakteristik pengguna. Pada sebagian besar ruas jalur pejalan kaki di Kawasan Taman Gajah terdapat hambatan samping yang terdapat pada jalur pejalan kaki diantaranya adalah kerusakan jalur pejalan kaki, parkir kendaraan pada jalur, serta keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Hal ini menyebabkan masih banyak pejalan kaki yang melakukan perjalanannya di badan jalan. Juga diketahui dari perspektif pengguna, bahwa sebagian besar pengguna jalur pejalan kaki melakukan perjalanan dengan tujuan rekreasi. Pengguna jalur pejalan kaki di kawasan Taman Gajah juga ternyata merupakan pejalan kaki dengan perjalanan turunan yang sebelumnya menggunakan sepeda motor. Penataan jalur pejalan kaki di Kawasan Taman Gajah harus memperhatikan pedagang kaki lima (PKL) sebagai daya tarik kegiatan yang tidak mengganggu lalu lintas pejalan kaki juga lebih mendorong penggunaan kendaraan umum.