Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisa Status Mutu Air Dan Daya Tampung Beban Pencemaran Di Sungai Way Jelai Provinsi Lampung Dede Pratama; Rahma Yanda; Mutiara Fajar
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2022.013.02.01

Abstract

Sungai Way Jelai adalah salah satu sungai penting yang dimanfaatkan untuk mengairi sawah di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Daerah sepanjang bantaran sungai juga dimanfaatkan bagi kegiatan pertanian dan pemukiman yang berpotensi mempengaruhi kualitas air. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui status mutu air serta menganalisa daya tampung beban pencemaran di Sungai Way Jelai. Parameter kualitas air yang diuji adalah TDS, pH, DO, BOD dan Amonia (NH3-N). Sampel diambil pada tiga titik: hulu, tengah, dan hilir sungai. Metoda Neraca Massa digunakan untuk menghitung daya tampung beban pencemaran air Sungai Way Jelai dan dievaluasi menggunakan baku mutu air kelas 1 PP No. 22 Tahun 2021. Selain itu, pengaruh tata guna lahan terhadap kualitas air dikaji berdasarkan pengelompokan jenis aktifitas sepanjang aliran sungai. Dari hasil pengukuran parameter uji didapatkan kualitas air belum memenuhi baku mutu kecuali untuk kandungan Amonia pada titik hulu dan tengah. Beban pencemaran untuk setiap parameter uji hampir semuanya melebihi daya tampung. Aktivitas pemukiman, persawahan dan perkebunan memiliki dampak yang sama terhadap nilai parameter uji di ketiga titik. Sedangkan pada bagian hilir, Amonia terakumulasi mengakibatkan perbedaan yang signifikan dari titik lainnya.
Semi-Empirical Estimation of Velocity Profile for Shallow Gravel Bed Channel Rahma Yanda; Morihiro Harada; Ichiro Tamagawa
Journal of Science and Applicative Technology Vol 6 No 2 (2022): Journal of Science and Applicative Technology December Chapter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan, Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/jsat.v6i2.885

Abstract

The dependence of flow velocity distribution near the bed on the roughness geometry has led to various approaches for estimating the velocity. Themodels proposed bypreviousstudies aremostlybased on segmented velocityprofiles(e.g., a linear distribution within theinterfacial sublayer and logarithmic distributions above the interfacial sublayer). By increasing number of segments, the possibility of errors in the parameters, as well as constants, are likely to rise. This study assessed the applicability of a hyperbolic tangent function velocity model to estimate double-averaged velocity profile for shallow flow over a rough gravel bed as a single model concept, especially for the area within roughness layer. Velocity profiles over gravel beds with different arrangements and roughness densities from previously published studies using laboratory measurements were used to validate this model. The behaviours of related constants for this model in response to changes in the flow depth and roughness geometry were investigated, and limitations on it application were evaluated. It was found that the constants required to apply hyperbolic tangent function are affected by roughness geometry function and relative submergence. Through this study also observed that HTF is reliable to describe the velocity profile for about twice of geometric roughness height.
Penerapan Sistem Pemanenan Air Hujan Sebagai Alternatif Air Bersih di SD N 02 Gunung Terang Muhammad Hakiem Sedo Putra; Rahma Yanda; Erlina Kurnianingtyas; Ferial Asferizal; Selma Nurul Fauziah
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.2.138-146

Abstract

Pertumbuhan manusia yang semakin meningkat seiring bertambahnya waktu menyebabkan pertumbuhan infrastruktur fasilitas umum dan sosial juga terus ditingkatkan. Sekolah sebagai salah satu fasilitas sosial masyarakat juga terus bertambah, hal tersebut menuntut tersedianya fasilitas dan kebutuhannya. Air menjadi salah satu kebutuhan mendasar manusia yang pasti digunakan setiap hari. Dengan keterbatasan alam dan permasalahan keairan menuntut sekolah untuk menyediakan alternatif penyediaan air. Pemanenan air hujan menjadi salah satu alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis. Selama ini kebanyakan orang mengambil air tanah, baik sumur gali atau bor, yang dapat mengakibatkan penurunan tanah dan kerusakan alam. Pemanenan air hujan diharapkan dapat menjaga air tanah dan meminimalisir kebanjiran. Sistem ini dinilai ekonomis karena sumbernya yang gratis dan instalasi sistemnya yang tidak terlalu rumit dan memakan biaya. Selain berkontribusi bagi alam, adanya instalasi pemanenan air hujan diharapkan menjadi sosialisasi secara tidak langsung bagi masyarakat umum dan dapat dicontoh bagi fasilitas sosial lainnya dalam penyediaan air.
Water Conservation Practices viewed from Community Socio-Psychological Factors (Case Study: Bandar Lampung City, Indonesia) Rifka Noor Azizah; Dwi Marisa Putri; Ahmad Daudsyah Imami; Elinda Mutiara; Yulisa Putri; Nasrul Putra; Dion Awfa; Rahma Yanda; Zenia F. Saraswati; Endang Setiawati; Wisnu Prayogo
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v9i1.5052

Abstract

Climate change that is happening at this time affects the decrease in the availability of water in the world. Urban areas, especially coastal areas, will have a more significant impact on water scarcity. Coastal areas in Indonesia, such as Bandar Lampung City, are mainly concerned in this study. Therefore, a study was conducted to determine the variables that influence water conservation practices in Bandar Lampung, which focuses on social psychological factors with four independent variables. By knowing the independent variable that has the highest level of influence, an approach to conservation efforts at the individual level can be approached. Data were obtained using a closed questionnaire with answer options using a Likert scale. Data analysis used simple linear regression and stepwise regression. The simple linear regression results show that the variable social norms (X4) are the highest variable with a value of R2 0.0385. In stepwise regression, the variable attitude towards conservation (X1), the benefits obtained (X2), individual control behavior (X3), and social norms (X4) simultaneously have a coefficient of determination value of R2 0.06127, where the social norms variable align with sample linear regression results on water conservation practices. These social norms can be used as a reference by stakeholders such as Perumda, Regional Government, NGOs, etc., through individual approaches in mapping strategies for increasing water conservation practices.