Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Green accounting dan Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan: Studi pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di BEI periode 2019-2023 Husna, Imalatul; Helmayunita, Nayang; Fitra, Halkadri
Jurnal Eksplorasi Akuntansi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Eksplorasi Akuntansi (JEA)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jea.v7i2.2572

Abstract

The aim of this research is to examine the impact of the implementation of Green Accounting and Environmental Performance on the Financial Performance of Companies in the mining sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2023. This research used the multiple linear regression method with the assistance of SPSS software. The research sample was selected using a purposive sampling technique; from 46 companies in the population, 21 companies were chosen as samples. The results showed that the implementation of Green Accounting negatively affects the financial performance of companies (Tobin's Q). Meanwhile, Environmental Performance has no effect on the Financial Performance of Companies.
Peningkatan Pemahaman Perpajakan Yayasan Pendidikan di Kota Padang Sesuai PMK-68/Pmk.03/2020 dalam Rangka Meningkatkan Kepatuhan Perpajakan Helmayunita, Nayang; Serly, Vanica; Helmy, Herlina; Cheisviyanny, Charoline; Handayani, Dian Fitria; Betavia, Ade Elsa; Sariyanah, Sariyanah
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 3 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.01830

Abstract

Sebagai bagian dari WP Badan, yayasan pendidikan kurang mendapat perhatian dari kantor pajak. Survei pendahuluan yang dilakukan terhadap yayasan pendidikan di Kota Padang menunjukkan bahwa masih ada yayasan pendidikan yang belum memahami tentang kewajiban perpajakan yang harus dijalankan, termasuk ketidaktahuan tentang adanya aturan terbaru yang mengatur tentang fasilitas perpajakan untuk yayasan pendidikan. Hal ini lah yang mendorong kami untuk mengadakan pelatihan perpajakan sekaligus sosialiasi PMK- 68/PMK.03/2020. Pelaksanaan pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari. Persiapan pelaksanaan dimulai dengan melakukan survei terhadap mitra untuk lebih mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan persiapan pelaksanaan kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan, dan terakhir dengan melakukan monitoring dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang. Pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahapan pemaparan materi, tahapan latihan dan diskusi, dan tahapan evaluasi. Pada akhir kegiatan diketahui bahwa terdapat peningkatan pemahaman dari peserta mengenai kewajiban perpajakan yang harus dijalankan pada yayasan pendidikan.
Pendamping Pengelolaan Indrustri Kecil dan Menengah Kabupaten Pesisir Selatan untuk Mewujudkan IKM Pessel yang Tangguh dan Berdaya Saing Helmayunita, Nayang; Serly, Vanica; Zulvia, Yolandafitri; Cheisviyanny, Charoline; Tasman, Abel
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 2 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03270

Abstract

Pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mulai berbenah diri meningkatkan industri kecil  yang akan menopang sektor pariwisata Daerah. Namun dalam perkembangannya, Industri Kecil Dan Menengah (IKM) ini mengalami hambatan. Permasalahan paling utama yang dihadapi oleh pelaku industri kecil dan menengah ini antara lain, masih sulit bagi pelaku IKM untuk dapat mengembangkan usaha mereka, kurangnya kesadaran pelaku IKM terkait pentingnya pengelolaan keuangan secara benar.Salah satu bidang IKM di Pesisir Selatan yang masih perlu perhatian khusus adalah dalam bidang kuliner. Pengelolaan produk kuliner perlu ditingkatkan untuk menciptakan daya saing. Pesisir Selatan adalah salah satu daerah penghasil ikan Teri dan lokan. Namun, pengolaaan kedua produk ini masih dilakukan secara tradisional dengan ketahanan produk hanya untuk beberapa hari saja, sehingga daya jual untuk produk yang dihasilkan pun masih cukup rendah. Hal ini menyebabkan pangsa pasar untuk produk makanan ini pun masih sangat terbatas.IKM kabupaten Pesisir Selatan juga menghadapi permasalahan pada penetapan harga produk. Harga jual yang ditetapkan oleh hanya berdasarkan harga pasar saja. Pelaku usaha tidak mempertimbangkan dengan baik mengenai biaya produksi yang dikeluarkan. Masalah yang dihadapi oleh pelaku usaha adalah mereka tidak tahu bagaimana perhitungan harga pokok produksi yang benar, sehingga dalam menentukan harga jual hanya berdasarkan pada harga pasar tanpa mengetahui harga pokok produksi. Tentunya kondisi tersebut bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan kerugian bagi pelaku usaha. Lebih lanjut, harga pokok produksi adalah unsur dalam menyusun laporan keuangan usaha mitra. Syarat laporan keuangan kadang menjadi penghalang bagi pelaku IKM dalam memperoleh modal kepada pihak ketiga, seperti Bank.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan untuk membantu menyelesaikan masalah di IKM adalah dengan memberikan pendampingan mitra. Pendampingan yang dilakukan adalah  dengan mendampingi pengelolaan produk bagi IKM yang bergerak dalam bidang kuliner ikan teri dan lokan. Pelaku industri kecil dan menengah akan dibekali dengan pengetahun mengenai cara menentukan harga pokok produksi barang yang dihasilkan. Ini bertujan agar mitra dapat menentukan harga harga jual yang diberikan dapat ditentukan dengan benar. Lebih lanjut, pendampingan mengarah pada melatih pelaku industri dalam menyusun laporan keuangan. Dengan adanya penyusunan laporan keuangan yang benar sesuai aturan akan memudahkan pelaku IKM dalam melaporkan pajak, dalam pengajuan bantuan kredit kepada bank, serta manfaat lainnya.
Pengaruh Akuntabilitas, Conflict of Interest dan Komitmen Organisasi terhadap Fraud Pengelolaan Dana BLT pada Masa Pandemic COVID-19 Pamungkas, Bintang; Helmayunita, Nayang; Honesty, Fiola Finomia
Jurnal Nuansa Karya Akuntansi Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Nuansa Karya Akuntansi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jnka.v1i1.1

Abstract

This study aims to determine the effect of accountability, conflict of interest and organizational commitment to fraud in managing BLT funds during the Covid-19 pandemic. The population of this study were all village officials in the Air Pura sub-district. The sample used was 59 respondents with total sampling technique. This study used a quantitative method by distributing questionnaires directly. This study was tested using multiple regression analysis. The results obtained from this study indicate that accountability and conflict of interest did not have a significant effect on BLT fund management fraud during the Covid-19 pandemic, while organizational commitment had a positive and significant effect on BLT fund management fraud during the Covid-19 pandemic.
Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Persepsi Kontrol Perilaku dan Muslim’s View of Allah terhadap Keputusan Whistleblowing Desmita, Desmita; Helmayunita, Nayang
Jurnal Nuansa Karya Akuntansi Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Nuansa Karya Akuntansi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jnka.v1i1.7

Abstract

This study aims to determine the extent the influence of attitudes, subjective norms, perceived behavioral control and muslims' view of Allah on whistleblowing decisions. This research is quantitative research. The sample selection in this study uses a purposive sampling method in which the respondents are the government employees in Regional Revenue Agency of West Sumatra Province. Data collection techniques used in this study were using a questionnaire. This study succeeded in finding the results that attitudes, subjective norms and Muslim's view of Allah have an effect on whistleblowing decisions. While the behavioral control perception variable has no effect on whistleblowing decisions.
Strategi pengoptimalan pembelajaran kewirausahaan di SMK sebagai upaya mendukung program merdeka belajar Nayang Helmayunita; Mega Asri Zona; Fiola Finomia Honesty
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22786

Abstract

Abstrak Pembelajaran kewirausahaan di SMK terdiri dari 16 jam pelajaran. Jumlah jam pelajaran yang banyak ini seharusnya diikuti dengan hasil yang baik. Pemberian jam pelajaran yang maksimal diharapkan dapat membantu tujuan dari Dkirektur Jenderal Vokasi untuk menjadikan SMK sebagai sarana pencetak wirausahawan muda yang mandiri dan berkontribusi terhadap negeri. Akan tetapi, pelaksanaan di lapangan masih belum maksimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu Guru SMK yang mengajar kewirausahaan dalam mengoptimalkan pembelajaran kewirausahaan sehingga dapat membantu siswa SMK mengoptimalkan potensinya sebagai calon wirausaha. Pada akhirnya, tingkat pengangguran terbuka yang berasal dari lulusan SMK akan berkurang. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK di Bukittinggi. Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah Guru yang mengajar mata Pelajaran Kewirausahaan di Kota Bukittinggi.  Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman guru.  Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan guru dalam membuat modul dan mengajarkan mata pelajaran kewirausahaan. Setelah kegiatan ini, sebanyak 52,4% guru yang berpartisipasi telah memahami cara untuk menciptakan pembelajaran Kewirausahaan yang menarik. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan bagi guru mengenai model pembelajaran kewirausahaan, namun juga mengenai pengembangan bahan ajar, tapi lebih juga pada pemberian motivasi kepada siswa SMK Akuntansi. Kata kunci: kewirausahaan; Sekolah Menengah Kejuruan; merdeka belajar. Abstract Entrepreneurship learning at vocational schools consists of 16 hours of lessons. This large number of study hours should be followed by good results. It is hoped that providing maximum lesson hours can help the Director General of Vocational Studies' goal of making vocational schools a means of producing young entrepreneurs who are independent and contribute to the country. However, implementation in the field is still not optimal. This community service aims to help vocational school teachers who teach entrepreneurship optimize entrepreneurship learning so that they can help vocational school students optimize their potential as prospective entrepreneurs. In the end, the level of open unemployment originating from vocational school graduates will decrease. This activity was carried out at Vocational High School in Bukittinggi. The target audience for this activity is teachers who teach entrepreneurship subjects in Bukittinggi. The method used is the lecture and discussion method to increase teacher understanding. The result of this community service is an increase in teachers' abilities to create modules and teach entrepreneurship subjects. After this activity, 52.4% of participating teachers understood how to create interesting entrepreneurship learning. This activity not only provides knowledge for teachers regarding entrepreneurial learning models, but also regarding the development of teaching materials, but also motivates Accounting Vocational School students. Keywords: entrepreneurship; vocational school; freedom of learning.