Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analysis of the Teacher's Role in Evaluation of Student Learning Performance Using the TOPSIS Model (Case Study of Smk Negeri 1 Lhokseumawe) arief rahman; Zahratul Fitri; Zulkifli Zulkifli; Mutammimul Ula; Bambang Suhendra
JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Vol 5, No 2 (2022): Issues January 2022
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jite.v5i2.6288

Abstract

Analysis Teacher performance assessment is very decisive in the quality of teaching and learning, This has an effect at the high-satisfactory of college students in information the fabric provided. The problem at the time of the study was that the teacher's performance assessment did not involve students, both assessments were carried out manually by filling out the teacher's learning performance satisfaction form. Therefore, the need for a model in the assessment and the results obtained are not subjective. The development in this study applies the topsis model where the results of this model can provide recommendations for school principals in Teacher Performance Assessment. The application of this topsis model provides a solution/policy in teacher assessment by students which is seen from the ranking results in the form of superior, very good, good and unsatisfactory in the success of providing material. The purpose of this study is to facilitate, supervise, control and see the assessment of the learning performance of SMK Negeri 1 Lhokseumawe teachers in the analysis of information technology-based teacher assessment with a desktop-based topsis model. The results showed that the first rank with a value of 0.616 lia amalia, the second rank with a value of 0.614 and the third rank with a value of 0.605 on behalf of Nazaruddin. The consequences of this test are obtained from the assessment of the topsis version of the trainer's performance.
MODEL INOVASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH Arief Rahman; Zulkifli Zulkifli; Juanda Juanda
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 4 Nomor 2 Edisi Desember 2020
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v4i2.2146

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan model inovasi pendidikan karakter di sekolah dengan tujuan untuk menemukan model inovasi pendidikan karakter. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian literatur. Data diambil dari beberapa artikel, jurnal, dan buku Berdasarkan hasil analisis, inovasi pendidikan karakter di sekolah dapat dibagi ke dalam tiga lingkup yakni: 1) inovasi pendidikan karakter dalam proses pembelajaran; 2) inovasi pendidikan karakter dalam lingkup organisasi sekolah 3) inovasi pendidikan karakter dalam hubungan masyarakat. Rancangan inovasi pendidikan ini untuk digunakan sebagai referensi inovasi pembelajaran karakter dan tata kelola sekolah
ANALISIS TEORI ETIKA TENTANG SOSOK WARGA NEGARA YANG BAIK Arief Rahman; Juanda Juanda; Ella Dewi Latifah
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 3 (2021): Lentera, Mei 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif teori etika tentang sosok warga negara yang baik. Metode utama yang digunakan untuk studi adalah analisis literatur yakni mensurvei buku, artikel ilmiah, dan sumber lain yang relevan dengan topik konsep negara dan etika. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengertian warga negara yang baik secara umum ditentukan oleh konstitusi dan corak sosial budaya suatu negara. Dalam pandangan etika teleologi warga negara yang baik adalah yang bertindak secara proaktif dan kongkrit dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di mana hal tersebut berdampak positif bagi kepentingan diri dan negara secara umum. Dalam pandangan etika deontologi sosok warga negara yang baik adalah warga negara yang dengan kesadaran diri bisa memenuhi kewajiban sebagai warga negara sebagaimana ditegaskan dalam peraturan perundang-undangan. Sedangkan menurut etika keutamaan, sosok warga negara yang baik warga negara yang berkarakter dan membiasakannya serta memiliki sikap dan perilaku moderat. Penelitian selanjutnya diharapkan menggali pengembangan sosok warga negara yang baik berdasarkan pendekatan etika.
Pendampingan Program Paya Nie Lestari Berdaya (Panel Daya) Gampong Blang Me Kecamatan Kuta Blang, Bireuen Oleh TJSL PT Pupuk Iskandar Muda Rezki Zufina; Milna Milna; Emmia Tambarta Kembaren; Arief Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 6 (2023): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i6.271

Abstract

Peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kondisi lingkungan hidup merupakan salah satu syarat utama dalam melaksanakan berbagai program pembinaan masyarakat yang dilaksanakan oleh perusahaan yang ada di Indonesia. PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) berkomitmen dalam mengembangkan dan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Paya Nie yang berlokasi di Gampong Blang Me, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Kondisi topografi wilayah Paya Nie adalah rawa dengan luasan ratusan hektar yang telah dialihfungsikan dari daerah resapan air menjadi persawahan. Kondisi ini menyebabkan berkurangnya debit air di kawasan Paya Nie, sehingga mengganggu fungsi Paya Nie sebagai waduk alami untuk pengairan sawah-sawah di sekitarnya. Melihat berbagai kondisi inilah, PT PIM menyusun program  PANEL DAYA yang terdiri dari 3 sub program yakni Petarung Epik (Pemanfaatan Purun yang Estetik dan Apik), GABUS (Good Application in the Utilization of Snakehead Fish), dan Edukowisata Paya Nie. Selanjutnya TJSL PT PIM juga melakukan kolaborasi dengan dunia Perguruan Tinggi yaitu Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh untuk melakukan publikasi ilmiah dari hasil pelaksanaan program. Program PANEL Daya ini dilaksanakan di wilayah Paya Nie, Gampong Blang Me, Kabupaten Bireuen, Aceh dengan luas lahan 304,19 ha. Wilayah ini merupakan salah satu wilayah binaan PT Pupuk Iskandar Muda. Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2021. Metode pelaksanaan kegiatan dirancang dalam bentuk pelatihan dan pendampingan dengan menggunakan pendekatan partisipasif dan mangacu pada proses pembelajaran orang dewasa (adult-learning) dengan sistem Oriented-Project Planning (OPP). Dampak program PANEL DAYA terhadap perubahan pengetahuan peserta adalah sebesar 100% (> 50%). Dampak program PANEL DAYA terhadap perubahan perilaku peserta program adalah sebesar 80% (> 50%). Peningkatan pendapatan setelah program PANEL DAYA dilaksanakan adalah 60% dari peserta program PANEL DAYA mengalami peningkatan pendapatan lebih dari 40%, sedangkan 40% lainnya mengalami peningkatan di bawah 40%.
Aplikasi Sistem Informasi Pendaftaran Siswa Baru Di Sekolah Negeri di Aceh Timur Berbasis Web mutammimul Ula; Veri Ilhadi; Arief Rahman; Irma Yurni; Emi Maulani
Jurnal Tika Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Teknik Informatika Aceh
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim Bireuen - Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/tika.v9i1.2747

Abstract

The New Student Registration Information System is a very important and digital platform designed to facilitate the process of registering new students at educational institutions. The system developed is expected to increase efficiency, transparency and accessibility in the new student registration process, while reducing administrative burden and manual data errors. Pante Bidari 2 Public Middle School in East Aceh does not yet have a full role for information technology in supporting the smooth running of school activities related to . This system is also very useful for the school, specifically the committee or teachers who are authorized to carry out the process of admitting new students so that the procedures and process for admitting new students run smoothly more effectively and efficiently. Stages in collecting observation data, literature study and conducting interviews during research activities. The aim of this research is to create a Web-based New Student Admissions Information System to make it easier for prospective students and the school in the process of registering and accepting new students. The result of this research is that you can manage new student admission data easily. The web-based New Student Admissions Information System is a technological solution designed to modernize the process of admitting new students to educational institutions. This system also supports transparency and accuracy of information related to the registration process, such as requirements, test schedules, registration fees, and graduation announcements. Implementation of this system has been proven to increase efficiency and minimize errors that often occur in manual processes, while making it easier for prospective students to register students.
Peningkatan Partisipasi Pendidikan Tinggi Melalui Sosialisasi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh di Kawasan Tapanuli, Sumatera Utara Rahman, Arief; Hatta, Muhammad; Mainisa; Yurni, Irma; Khaidir; Syamni, Ghazali
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i1.22034

Abstract

Tingkat partisipasi siswa sekolah menengah dalam pendidikan tinggi masih tergolong rendah di Tapanuli khususnya di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi intervensi yang terarah dan berkelanjutan. Artikel ini mengulas program sosialisasi perguruan tinggi sebagai salah satu pendekatan untuk meningkatkan partisipasi tersebut. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan langsung di sekolah, penyebaran informasi melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp, serta pendekatan motivasional berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek pemahaman siswa. Pemahaman mengenai jalur masuk perguruan tinggi meningkat dari 30% menjadi 85%, pengetahuan tentang beasiswa dari 25% menjadi 80%, pemahaman terhadap prospek karier dari 20% menjadi 70%, dan minat untuk melanjutkan studi dari 40% menjadi 75%. Selain itu, sebanyak 215 siswa tergabung aktif dalam grup WhatsApp sebagai indikator minat berkelanjutan terhadap pendidikan tinggi, dengan partisipasi konkret pada jalur SNBP (61 siswa), SNBT (30 siswa), dan jalur mandiri (5 siswa). Meskipun program ini menunjukkan perkembangan yang signifikan, beberapa tantangan masih perlu mendapatkan perhatian, seperti rendahnya keterlibatan orang tua, terbatasnya akses informasi di wilayah pedesaan, serta kendala finansial yang dihadapi calon mahasiswa. Sebagai tindak lanjut, disarankan agar program sosialisasi mendatang melibatkan orang tua secara aktif, menyediakan informasi beasiswa secara komprehensif, serta menyelenggarakan pendampingan berkelanjutan guna mendorong peningkatan partisipasi pendidikan tinggi dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia di kawasan tersebut.
Analisis Efikasi Diri Sebagai Prediktor Pengembangan Warga Negara Aktif Rahman, Arief; Yurni, Irma; Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v10i2.y2023.p98-113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri terhadap pengembangan warga negara aktif di kalangan mahasiswa. Efikasi diri adalah keyakinan individu terhadap kemampuannya untuk melakukan suatu tindakan atau aktivitas tertentu. Pengembangan warga negara aktif didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan politik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan melibatkan 141 mahasiswa dari Universitas Malikussaleh. Data diambil dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari dua bagian, yaitu skala efikasi diri dan skala pengembangan warga negara aktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara efikasi diri dan pengembangan warga negara aktif. Semakin tinggi efikasi diri mahasiswa, maka semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam mengembangkan diri sebagai warga negara aktif. Dalam hal ini, efikasi diri juga dapat mempengaruhi intensitas partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan di lingkungan kampus maupun di masyarakat. Penelitian ini memberikan implikasi bagi institusi pendidikan, terutama perguruan tinggi, untuk meningkatkan pengembangan warga negara aktif mahasiswa melalui pemberian program dan kegiatan yang dapat meningkatkan efikasi diri mahasiswa seperti Pendidikan Kewarganegaraan. Selain itu, mahasiswa juga dapat meningkatkan efikasi diri dengan melakukan berbagai aktivitas yang dapat memperkuat keyakinan diri mereka, seperti partisipasi dalam organisasi di dalam dan luar kampus.
Iklim Sekolah dan Keterhubungan Sosial sebagai Faktor Pembentuk Identitas Kewarganegaraan dan Nasionalisme Siswa SMA Rahman, Arief; Yurni, Irma; Zulkifli, Zulkifli; Jayadiputra, Eka; Latifah, Ella Dewi; Rasyid, Laila Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 10 (2025): JPTI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1415

Abstract

Penurunan identitas kebangsaan di kalangan generasi muda menjadi tantangan strategis bagi pendidikan karakter di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh iklim sekolah dan keterhubungan sosial terhadap identitas kewarganegaraan dan nasionalisme siswa sekolah menengah atas. Penelitian menggunakan pendekatan metode campuran dengan strategi sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui survei terhadap 210 siswa dari tujuh SMA di Aceh dan Jawa Barat, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara untuk memperdalam hasil. Analisis regresi menunjukkan bahwa iklim sekolah dan keterhubungan sosial berpengaruh signifikan terhadap identitas kewarganegaraan dan nasionalisme, dengan kontribusi model menjelaskan sekitar 67% varians kedua konstruk. Temuan kualitatif mengonfirmasi peran iklim sekolah yang kondusif dan relasi sosial yang positif dalam membentuk rasa kebangsaan siswa. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia melalui penekanan pentingnya lingkungan belajar yang inklusif dan relasi sosial yang harmonis sebagai fondasi pembentukan karakter kebangsaan.
Akses dan Partisipasi: Metrik Literasi Kewarganegaraan Digital Mahasiswa dalam Ekosistem E-Learning Arief Rahman; Irma Yurni
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 9 No. 2 (2025): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Oktober 2025
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/.v9i2.26010

Abstract

Transformasi digital telah menjadikan e-learning sebagai medium utama dalam pendidikan tinggi untuk pembelajaran dan keterlibatan akademik. Penelitian ini menelaah bagaimana akses dan partisipasi mahasiswa mencerminkan literasi kewarganegaraan digital. Pendekatan kuantitatif deskriptif-analitik diterapkan pada mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh, dengan data dikumpulkan melalui Digital Citizenship Scale dan pre-test/post-test. Analisis meliputi statistik deskriptif, korelasi, regresi, t-test, dan ANOVA. Hasil menunjukkan literasi kewarganegaraan digital mahasiswa berada pada tingkat menengah, dengan akses dan partisipasi digital sebagai kekuatan utama, sementara kesadaran hukum dan keamanan digital masih terbatas. Intensitas dan variasi aktivitas e-learning menjadi prediktor utama literasi, dan intervensi berbasis studi kasus efektif meningkatkan pemahaman hukum dan etika digital. Temuan ini menekankan pentingnya kurikulum e-learning yang mendorong partisipasi aktif, kesadaran hukum, dan etika digital, serta menjadi dasar empiris bagi praktik pembelajaran digital yang inklusif
Determinants of Youth Digital Political Participation in Civic-Oriented Information Systems: An Empirical Study in the Context of Digital Democracy in Indonesia Irma Yurni; Arief Rahman; Muhammad Hatta; Fakhrurrazi Fakhrurrazi; Ella Dewi Latifah; Eka Jayadiputra
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 10 No. 1 (2026): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Mei 2026
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v10i1.27028

Abstract

This study investigates the determinants of youth digital political participation in Civic-Oriented Information Systems (COIS) within the context of digital democracy in Indonesia by extending the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) with psychopolitical variables. Although young people demonstrate high levels of internet usage, their engagement in institutional digital platforms remains relatively low, indicating a persistent gap between digital access and substantive civic participation. A quantitative explanatory design was employed, involving 214 respondents aged 17–30 selected through purposive sampling. Data were collected through an online survey and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The measurement and structural models were evaluated through reliability, validity, bootstrapping (5,000 subsamples), and predictive relevance testing. The results show that Performance Expectancy is the strongest predictor of participation intention, followed by Political Self-Efficacy and Institutional Trust. Facilitating Conditions and Effort Expectancy also have significant positive effects, while Perceived Risk negatively influences participation intention. Social Influence is not statistically significant, whereas Digital Literacy significantly moderates the relationship between Performance Expectancy and Participation Intention, strengthening the effect of perceived usefulness on behavioral intention. The model explains 61.2% of the variance in participation intention (R² = 0.612), indicating strong explanatory power. The study concludes that youth participation in COIS is shaped by both technological and psychopolitical factors. It contributes theoretically by integrating psychopolitical dimensions into the UTAUT framework and offers practical implications for improving transparency, strengthening political efficacy, and reducing perceived risks in digital governance systems.