Dulsalam Dulsalam
Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan, Jl. Gunung Batu No: 5, Bogor, 16610 Tlp: 0251- 8633378, Fax 0251- 8633413

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ALAT BANTU TRUK ANGKUTAN KAYU UNTUK MENGURANGI SELIP RODA PADA JALAN HUTAN TANPA PERKERASAN Yuniawati, Yuniawati; Dulsalam, Dulsalam; Idris, Maman Mansyur; Suhartana, Sona; Sukadaryati, Sukadaryati
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 33, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2015.33.4.387-395

Abstract

Kegiatan pengangkutan kayu memiliki tujuan untuk mengeluarkan kayu dari dalam hutan menuju industri pengolahan kayu atau langsung ke konsumen. Kegiatan tersebut membutuhkan waktu yang efisien sehingga kelancaran dalam pengangkutan harus diutamakan. Selip merupakan hambatan yang harus dihadapi saat mengangkut kayu menggunakan truk. Hal tersebut dapat mengurangi produktivitas kerja dan meningkatkan biaya pengangkutan kayu. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2014  di wilayah RPH Ciogong, BKPH Tanggeung, KPH Cianjur Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan alat bantu terhadap pengurangan selip pada jalan tanah angkutan kayu jati. Metode penelitian berupa perancangan dan pembuatan alat bantu truk logging yang berupa sarung roda alat angkutan dari rantai besi menyilang serta uji coba dan pengumpulan data di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Rata-rata selip pada kelas kelerengan 0-8%, 9-15% dan 16-25% masing-masing sebesar 3,24%, 6,11% dan 7,58% dengan koefisien traksi masing-masing sebesar 0,59, 0,44 dan 0,36. Produktivitas pengangkutan kayu jati dengan menggunakan alat bantu pada kelas kelerengan 0-8%, 9-15% dan 16-25% masing-masing sebesar 92,02 m3.km/jam, 89,07 m3.km/jam dan 83,59 m3.km/jam dan biaya produksi pengangkutan kayu jati masing-masing sebesar Rp 2.640,01/m3.km, Rp 2.737,92/m3.km dan Rp 2.917,27/m3.km.
PENGARUH PENYARADAN TERHADAP KERUSAKAN TEGAKAN TINGGAL PADA BERBAGAI TINGKAT KELERENGAN Dulsalam, Dulsalam; Sukanda, Sukanda
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 5, No 5 (1988): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7542.668 KB) | DOI: 10.20886/jphh.1988.5.5.307-310

Abstract

An investigation  or  the  effect  of  skidding   to  residual  stand  damage  on  several  slope  degrees  has  been  done  at PT Sumpol Timber  in South  Kalimantan in 1987.  The purpose  of  this investigation  is to seek  information   on the residual stand  damage  caused  by  skidding   on  several slope  degrees.  The  investigation   took  place  in three  different  slope  degrees: i.e.:  0  -  20  %, 20 - 40  %, and > 40%.  Sample  plots  were selected with  completely randomized   design.Results  of  this investigation  are concluded  as follows   :Skidding has caused part  of  the  residual stand  to damage.The  residual  stand  damage  caused  by  skidding   ranges from 10  Trees/ha to 70 trees/ha  (from 6 % to 29  %)  with an average of 30  trees/ha  (15%) with  standard  error of  3,60   trees/ha. The  residual stand  damage caused   by skidding  on  :             a. 0 - 20 % slope  ranges from 10  trees/ha  to 50  trees/ha (6 – 18%) with an average of 23,3  trees/ha  (11 %).             b. 20 - 40  % slope  ranges  from  10  trees/ha  to  70 trees/ha  with  an average of  30  trees/ha  (15 %).              c.Greater  than 40  %  slope  ranges from  20  trees/ha  to  70 trees/ha   (from 10 % to 29 %) with an average of 38 trees/ha (19 %).The  result  of  Least  Significant   Difference   (LSD) test  on  the  data  revealed  that  the residual stand  damage  between 0 - 20% and > 40%  slope  differs  significantly at 95% level.    The higher the slope degree the greater the residual stand damage took  place.It  is therefore  sugessted  that  skidding  on 40  % slope  degree  or more  be done  with  great  care in order  to decrease  the residual stand  damage
PRODUKTIVITAS DAN BIAYA PENANAMAN BIBIT SECARA SEMI MEKANIS DI LAHAN KERING Dulsalam, Dulsalam; Tampubolon, Agustinus
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 28, No 4 (2010): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2010.28.4.322-331

Abstract

Pembuatan lubang tanam dan pengangkutan bibit di petak tanaman secara mekanis dapat meningkatkan produktivitas penanaman dan meringankan beban pekerja tanaman. Penelitian ini mengamati produktivitas dan biaya penanaman bibit secara semi mekanis yang dilakukan di Desa Sukaharja, Warungkiara, Sukabumi. Tujuan dari penelitian adalah mendapatkan informasi tentang produktivitas dan biaya penanaman bibit secara semi mekanis  di lahan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1. Produktivitas penanaman  secara semi mekanis berkisar antara 59,02 - 133,33 bibit/jam dengan rata-rata 93,08 bibit/jam.2. Rata-rata produktivitas penanaman bibit secara mekanis (93,08 bibit/jam) jauh lebih tinggi dibanding rata-rata produktivitas penanaman bibit secara manual (12,32 bibit/jam). 3. Biaya rata-rata penanaman bibit secara mekanis adalah Rp 385/bibit   lebih murah dari pada biaya penanaman bibit secara manual sebesar Rp 405,84,-/bibit.4. Dengan menggunakan tarif penanaman bibit lokal sebesar Rp 500,-/bibit maka penanaman bibit secara semi mekanis layak untuk diusahakan karena jangka waktu pengembalian = 1,63 tahun, nilai sekarang bersih = Rp 34.199.291,- IRR = 56,49% dan, B/Crasio = 1,30.
PENGARUH TANJAKAN DAN VOLUME MUATAN TERHADAP PRODUKTIVITAS LORI DORONG DI HUTAN JATI Dulsalam, Dulsalam
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 7, No 1 (1990): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.1990.7.1.8 - 11

Abstract

An  investigation on the effect of slopes and load volumes  on the productivity  of hand lorry was carried out  at Padangan Forest  District, Unit II Perum Perhutani,  East Java, in 1983.  In the investigation,  four  levels of slopes  (i.e. 3, 4, 5, and 6 percent), four  levels of  load volumes  (i.e. 3.5, 4.0, 4.5, and 5.0 m3) and the crew of 4 workers were used.  The objective was to find  the productivity of  hand  lorry  opearating  on several slopes  and  with  several load volumes. The results reveal that:The productivities of log hauling by hand lorry ranged from : 7.16 to 25.09  m3km/hour   with an average of 16.46  m3km/hour.Higher slope and load volume  caused the decrease in lorry productivity.The relation  of productivity (Y), slope (X 1) and load volume (X2) can  be expressed  by  the following  equation  of linear multiple regression: Y  = 48.626 - 2.199X1 -  5.342X2 with  R2 = 0.58Slopes and load volumes  have highly significant  effect  on productivities.