Pepen Supendi
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

BALANCED SCORECARD PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Pepen Supendi
Jurnal Isema : Islamic Educational Management Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Islamic Educational Managament
Publisher : Laboratorium Jurusan S1 Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/isema.v1i1.4983

Abstract

Balanced Scorecard adalah metoda yang dikembangkan Robert S. Kaplan dan David P. Norton untuk mengukur setiap aktivitas yang dilakukan oleh suatu organisasi dalam rangka merealisasikan tujuan organisasi tersebut. Balanced Scorecard semula merupakan aktivitas tersendiri yang terkait dengan penentuan sasaran, tetapi kemudian diintegrasikan dengan sistem manajemen strategis. Balanced Scorecard bahkan dikembangkan lebih lanjut sebagai sarana untuk berkomunkasi dari berbagai unit dalam suatu organisasi. Balanced Scorecard juga dikembangkan sebagai alat bagi organisasi untuk berfokus pada strategi. Penilaian kinerja dengan Balance Scorecard diterjemahkan dalam empat perspektif yaitu: (1) perspektif finansial, (2) perspektif konsumen, (3) perspektif bisnis internal, dan (4) perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Bagaimana Balanced Scorecard diterapkan di lembaga pendidikan Islam merupakan tujuan dari penulisan ini.
Variasi (Format) Sistem Pendidikan di Indonesia Pepen Supendi
Almufida : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 1, No 1 (2016): Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.847 KB)

Abstract

Manajemen Sistem Informasi Pendikakan Islam dalam Tinjauan Alquran Pepen Supendi
Jurnal Sabilarrasyad Vol 2, No 1 (2017): SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) untuk Meningkatkan Kualitas dan Profesionalisme Guru Femi Sri Wahyuni; Pepen Supendi
Tarbawi Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Peneltian Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v8i2.1286

Abstract

Sebagaimana yang tercantum dalam PMA 38 Tahun 2018 bahwa Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru yang selanjutnya disebut PKB Guru adalah pengembangan kompetensi bagi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, dan berkelanjutan. Sepanjang karirnya guru ditunut untuk terus mengasah diri sebagai seorang pendidik professional yang adaptif dan inovatif. Tujuan dari program PKB adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap professional guru dalam mengemban tugas sebagai pendidik. Adanya fakta yang membuktikan bahwa banyak sekali guru yang kesulitan dalam meningkatkan kemampuan profesionalitasnya karena keterbatasan dalam segala hal, mulai dari wadah atau tempat mengembangkan diri, biaya dan juga kebijakan yang kurang mendukung dalam pengembangan diri. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dapat berjalan dengan baik memerlukan suatu manajemen yang baik pula. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan peneliti menujukkan bahwa penerapan manajemen dalam Program Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat sudah dilaksanakan dengan baik. Perencanaan dalam PKB telah berjalan efektif terbukti dengan ditandai adanya perumusan tujuan yang ingin dicapai, pemilihan program dan identifikasi permasalahan, pengerahan sumber, serta pembagian urutan tanggungjawab pekerjaan kegiatan berdasarkan kepada kualitas dan etos kerja SDM secara adil. Pengorganisasian dalam pelaksanaan PKB juga sudah berjalan efektif dengan ditandai dari beberapa kriteria yang ada, antara lain pembagian tugas dalam PKB berdasarkan tupoksi dalam SK yang telah disahkan dan adanya kesesuaian tugas masing-masing guru.
ANALISIS STRATEGI MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN SEBAGAI UPAYA MENGATASI PROBLEMATIKA LINIERITAS GURU Pepen Supendi; Dedeh Sariah; Ratna Rukmana
Expectation: Journal of Islamic Education Management Vol 1 No 2 (2023): Expectation: Journal of Islamic Education Management (JIEM)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen lembaga Pendidikan dalam mengatasi promblematika linieritas guru. Fokus pada strategi mutasi dan kebijakan internal kepala sekolah. Metode yang digunakan penelitian ini kualitatif dengan Teknik studi literatur. Tujuan penelitian ini yaitu mendeksripsikan strategi mutasi dan kebijakan internal kepala sekolah sebagai upaya mengatasi linieritas guru. Strategi mutasi guru sebagai upaya mengatasi linieritas guru dan sebagai penyelesaian pemerataan guru. Namun strategi mutasi ini juga mengalami tantangan, seperti kesulitan adaptasi guru dan siswa di sekolah baru serta tidak meratanya perpindahan guru. Strategi yang kedua, kebijakan internal kepala sekolah, kebijakan ini dilakukan di lembaga Pendidikan PAUD. Seiring meningkatnya pendirian lembaga Pendidikan PAUD sementara terbatasnya guru PAUD yang sesuai kualifikasi. Kepala sekolah membuat kebijakan internal yaitu prioritas guru lulusan Pendidikan agama (bagi Radhatul Anfal), menyediakan fasilitas pengembangan diri, mengadakan pelatihan dan seminar serta bekerjasama dengan organisasi RA. Implementasi kebijakan ini mengalami kelemahan terkait biaya dan waktu yang dapat menganggu aktivitas belajar. Evaluasi secara berkala terhadap dua strategi ini sangat penting untuk mengukur efektivitas, memastikan pemberlakukan program secara adil untuk semua guru.
Human Resource Management in Schools: Challenges and Strategies in the Digital Age Lingga Karunia Ilahi; Albi Baehaqi; Agung Ruslan; Pepen Supendi
Beginner: Journal of Teaching and Education Management Vol. 3 No. 1 (2025): Integrative Local wisdom in Teaching and Education Management
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/bgn.v3i1.81

Abstract

Human Resource Management (HRM) in schools is a crucial element in advancing the quality of education. In the era of digital transformation, human resource management faces new challenges, particularly related to the adaptation of technology in the learning and administrative processes. This research discusses HRM in schools with a focus on the application of digital technology in managing educational and administrative staff. Digitalization brings significant changes in the ways recruitment, training, and performance management are conducted, by utilizing technology-based management systems such as Human Resource Information Systems (HRIS) and Learning Management Systems (LMS). However, challenges such as resistance to change, digital competence gaps, limited infrastructure, and lack of policy support become obstacles in the implementation of digital transformation in schools. Therefore, strategies such as developing digital competence for educators, implementing technology-based systems, and strengthening digital policies and infrastructure are necessary for effective digitalization in schools. The implementation of these strategies is expected to enhance the efficiency and effectiveness of HRM and improve the quality of education in the digital era.
PELAKSANAAN REKRUTMEN CALON TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI SMP IT ALFASSALAM CIANJUR Pepen Supendi; Anisa Siti Hodijah; Atep Ruzhan Nur Alam
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2024): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pelaksanaan rekrutmen di SMP IT Alfassalam Cianjur. Rekrutmen adalah proses untuk mendapatkan sejumlah sumber daya manusia yang berkualitas untuk menduduki suatu jabatan atau pekerjaan. Pelaksanaan rekrutmen yang profesional dan proporsional akan menghasilkan masukan tenaga pendidik yang berkualitas. Untuk mengkaji pelaksaaan rekrutmen di SMP IT Alfassalam Cianjur, menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis,lisan dan kegiatan dari orang-orang yang diamati. Untuk mengumpulkan data menggunakan teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Prosedur analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Alfassalam Ciranjang Cianjur sudah menerapkan strategi umum dalam perekrutan SDM untuk memenuhi kebutuhan tenaga yang diperlukan di sebuah organisasi, selain itu metode rekrutmen yang digunakan di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Alfassalam Cianjur adalah metode internal dan metode eksternal.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN HUMANISTIK BERBASIS AKULTURASI BUDAYA DALAM MEMBANGUN KECERDASAN SOSIAL PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL Pepen Supendi; Hafiz, Fadlan; Edgardo Kaka Cahyadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46364

Abstract

This study examines the transformation of humanistic education based on cultural acculturation as a strategy for developing students' social intelligence in the digital era. This study applies a qualitative approach utilizing literature study methods. Literature study is used to examine the concept of humanistic education, the process of cultural acculturation, the characteristics of the digital era, and the concept of social intelligence from various theoretical and empirical studies. The results of the study indicate that the integration of local wisdom values (e.g., mutual cooperation, deliberation, tolerance) into humanistic education practices can strengthen students' empathy, interpersonal communication, and collaboration—core components of social intelligence—although digital challenges such as individualism and decreased face-to-face interaction still need to be anticipated. The proposed implementation model includes culture-based collaborative learning, humanistic reflective practice, strengthening school culture based on local wisdom, and the humanistic use of technology as a medium for cultural expression. This study recommends curricular integration and strengthening teacher capacity, as well as school-cultural community collaboration as initial steps in implementation. Thus, education based on humanism and local culture is an effective strategy for developing students with character.
MODEL STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS WAHYU MEMANDU ILMU Fadlan Hafiz; Pepen Supendi; Edgardo Kaka Cahyadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46885

Abstract

This study aims to examine and formulate a learning strategy for Islamic education based on Wahyu Memandu Ilmu (WMI) as an effort to integrate the values ​​of revelation and the development of science in the era of globalization and digitalization. The method used is library research by reviewing various relevant literature, including books, scientific journal articles, and academic documents related to the concept of scientific integration, the epistemology of Islamic education, and learning strategies. The results of the study indicate that the WMI paradigm places revelation as the primary source in the development of science as well as a guideline in the learning process, thereby overcoming the dichotomy between religious knowledge and general knowledge. The WMI-based learning strategy emphasizes the integration of intellectual, spiritual, and moral dimensions through a holistic approach, and is implemented through adaptive and contextual learning methods such as the scientific approach, problem-based learning, and project-based learning. However, its implementation still faces various challenges, including limited understanding of educators, suboptimal development of an integrative curriculum, and minimal systemic support. Therefore, efforts are needed to strengthen educator capacity and reconstruct a curriculum based on scientific integration. Thus, the WMI-based Islamic education learning strategy has significant relevance in developing Islamic education that is holistic, integrative, and oriented towards the formation of perfect human beings.
Continuous Professional Development and the Dynamics of Teacher Professionalism Pepen supendi; Dewi, Septiani Maria; Lutpi Pauji Ismail; Pitria Pebrianti; Atip Purnama
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol. 10 No. 2 (2026): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : LETIGES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v10i2.409

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Continuous Professional Development (CPD) in strengthening teacher professionalism in Madrasah Aliyah Negeri (MAN) throughout West Java. The study used a qualitative approach with a multi-site case study design in several purposively selected MAN. The researchers collected data through in-depthinterviews, observations, and documentation studies, then analyzed them using thematic analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the implementation of CPD has been carried out through various internal and external activities, such as Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), In-House Training, academic supervision, and technology-based learning training. CPD contributes to strengthening professional knowledge, pedagogical and technical skills, as well as the formation of professional attitudes of teachers who are more reflective, disciplined, and open to learning evaluation. However, the effectiveness of CPD implementation is still influenced by program planning that is not fully based on teacher needs, limited post-training mentoring, and inconsistent implementation of training results. This study also shows that a collaborative culture, madrasah institutional support, and professional learning communities play an important role in supporting the sustainability of teacher professional development. This research contributes to strengthening the understanding that CPD is not only related to improving technical competence but also to the holistic development of teacher professionalism in the context of Islamic education. The implications of this research emphasize the importance of developing needs-based CPD, strengthening ongoing mentoring systems, and impact-based evaluation of learning practices