Wilda Rezki Pratiwi
Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Institusi Tekhnologi Kesehatan Dan Sains Muhammadiyah Sidrap

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERBEDAAN KECENDERUNGAN DEPRESI POSTPARTUM (DPM) PADA PERSALINAN SEKSIO SESARIA DAN PERSALINAN SPONTAN DI RSUD NENE MALLOMO KABUPATEN SIDRAP wilda rezki pratiwi
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 4, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.917 KB) | DOI: 10.31764/mj.v4i2.918

Abstract

Abstrak: Postpartum depression (PPD) atau depresi pascamelahirkan merupakan masalah kesehatan dalam masyarakat modern. Kehamilan dan melahirkan merupakan periode kehidupan yang cenderung mengalami stres. Pada periode tersebut dapat menyebabkan suatu perubahan besar melibatkan peningkatan gejolak fisik dan emosional.Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kecenderungan depresi postpartum dari jenis persalinan dab mendapatkan hasil yang dapat mempengarungi kecenderungan mengalami depresi postpartum.Desain penelitian yang digunakan adalah desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional study yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecenderungan depresi postpartum pada persalinan seksio sesaria dan persalinan spontan. Populasi 87 orang .Sampel  dalam penelitian ini berjumlah 40 ibu post partum. 20 orang melahirkan dengan Normal dan 20 orang yang melahirkan secara Sectio Secaria  di RSUD Nene Mallomo Kabupaten SidrapPartisipan direkrut menggunakan teknik purposive sampling.Hasil penelitian menunjukan hasil analisis Mann Whitney U test menunjukan jenis persalinan p value 0,212 (p > 0,05) tidak ada perbedaan jenis persalinan terhadap kecendrungan depresi post partum, dukungan suami menunjukan p value 0,000 (p< 0,05) artinya ada perbedaan dukungan suami terhadap kecendrungan depresi post partum. Dukungan keluarga  menunjukan p value 0,152 (p> 0,05) artinya tidak ada perbedaan dukungan keluarga terhadap kecendrungan depresi post partum.Diharapkan dukungan suami dimulai dari kehamilan, persalinan dan nifas sehingga memberikan kemampuan yang lebih kepada wanita dalam menghadapi stres yang muncul dan wanita tersebut dapat terhindar dari depresi pasca postpartumAbstract:  Postpartum depression (PDD) is a health problem in modern society. Pregnancy and childbirth are periods of life when women tend to experience overwhelming stress. This period alsomaylead to a major change involving an increased physical and emotional distress. The study aimed to analyze the tendency of postpartum depression from the labor type and discover the results that can affect the tendency to experience postpartum depression.The research design used an analytical survey design with a cross-sectional analytic approach which aims to determine the differences in postpartum depression tendencies in cesarean delivery (c-section) and spontaneous labor. 87 people participated in this study. The sample are 40 postpartum mothers,20 people who gave birth by normal delivery, and 20 people who gave birth through Sectio Secaria in Nene Mallomo District Hospital, Sidrap. participants were recruited by using a purposive sampling technique.The results indicated that Mann Whitney U test analysis is the labour type of pvalue 0.212 (p> 0.05) was no differences in the labor type towards postpartum depression tendencies, husband’s support showspvalue 0.000 (p <0.05) means that there were differences in husband’s support towards postpartum depression. Family’s support shows pvalue of 0.152 (p> 0.05) means that there is no differences in family’s support toward postpartum depression tendencies.Husband’s support expected to begin early from pregnancy, childbirth and parturition so as to provide more support for women to deal with stress arises after birth delivery and may be able to avoid postpostpartum depression.
ANALISIS FAKTOR KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID 19 Asnuddin Asnuddin; wilda rezki pratiwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i2.1800

Abstract

Mewabahnya penyebaran penyakit Corona Virus yang menyebabkan bencana bagi masyarakat hingga mengakibatkan kematian ribuan jiwa diseluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia, Upaya penyebaran covid-19 Pemahaman serta pengetahuan masyarakat adalah hal yang sangat penting dalam penyebaran Covid 19. Suatu tindakan yang dapat di pelajari dan diamati merupakan sebuah perilaku. pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, pekerjaan, umur, faktor lingkungan dan factor social budaya.Tujuan untuk menganalisis faktor kepatuhan penggunaan masker sebagai upaya pencegahan penyakit covid 19. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study dengan menganalisis masalah penelitian yang terjadi dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan, dengan menggunakan kuesioner. kuesioner dalam penelitian ini sudah melalui uji validitas. Kemudian data yang di dapatkan dianalisis di program SPSS dengan menggunakan uji Correlation..Hasil uji Correlation untuk variable Pegetahuan didapatkan nilai p=0.496, maka nilai p=0.496>0.05 (α), variable Sikap hasil uji Correlation didapatkan nilai p=0,000, oleh karena itu nilai p=0.000
Sosialisasi Layanan Pendukung Kesehatan & Optimalisasi Pendampingan Perempuan Rentang Kekerasan di Masa COVID dengan Treatment Self Love di Kab. Sidrap Wilda Rezki Pratiwi; Sitti Hasriani; Asnuddin Asnuddin; Asmah Surakarta
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JAMSI - Juli 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.396

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga memiliki dampak berkepanjangan. Ada beberapa kategori Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Kekerasan fisik. Kekerasan ini yang masyarakatawam sering menganggap KDRT sebatas fisik. Kekerasan psikis yang berupa kekerasan verbal terhadap pasangan. Kekerasan seksual dimana dapat berupa verbal dan non-verbal. Kekerasan ekonomi atau penelantaran rumah tangga. Umumnya pada kekerasan terakhir, pasangan tidak dipenuhi secara ekonomi namun juga tidak diijinkan untuk membantu ekonomi keluarga misalnya bekerja atau membuka usaha. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pendampingan disertai penyuluhan kepada masyarakat khususnya kelompok rentan di Pangkajene Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari peserta yang hadir.
Faktor yang Mempengaruhi Tingginya Minat Ibu dalam Pemilihan Penggunaan Susu Formula pada Bayi 0-3 Bulan Wilda Rezki Pratiwi; Asnuddin Asnuddin; Sitti Hasriani; Jumarni Jumarni
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 2 No 2 (2022): JUPIN Agustus 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.70

Abstract

Pemberian susu formula pada bayi sangat berbahaya karena dapat menggantikan kolostrum sebagai makanan bayi yang paling awal diberikan sehingga bayi mungkin saja akan terkena diare, dan meningitis, dan juga mungkin bayi akan menderita intoleransi terhadap protein di dalam susu formula sehingga sering menimbulkan alergi terhadap bayi yang mengomsumsinya. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, pekerjaan dan pendidikan pendidikan dengan penggunaan susu formula pada bayi 0-3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pangkajene. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Wilayah kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap. Waktu penelitian : 25 Juni – Juli 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah 206 ibu dalam penggunaan susu formula pada bayi. Sampel 35 responden. Tekhnik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Analisa bivariat dilakukan dengan uji chi square. Hasil Penelitian uji pearson chi-square didapatkan nilai p=0,003 dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05 yang artinya p < a, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan susu formula, didapatkan nilai p=0,003 dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05 yang artinya p < α, maka ada hubungan yg signifikan antara pekerjaan dengan penggunaan susu formula dan didapatkan nilai p=0,006 dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05 yang artinya p < α, maka ada hubungan yg signifikan antara pendidikan dengan penggunaan susu formula Di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap.
Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu dengan Produksi ASI Post Partum Hari I-VII di Masa Pandemi Covid-19 Sutriyesi Sutriyesi; Wilda Rezki Pratiwi; Asnuddin Asnuddin
Jurnal Bidan Komunitas Vol 5, No 3 (2022): Edisi September
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v5i3.5370

Abstract

Latar belakang: Periode post partum, ibu mengalami gangguan psikologi  pada masa nifas. Faktor yang mempengaruhi kegagalan dalam proses menyusui dapat disebabkan salah satunya adalah  karena tidak keluarnya ASI. Ibu yang mengalami kecemasan, stres, pikiran tertekan, tidak tenang, sedih, dan tegang akan mempengaruhi kelancaran ASI. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan  tingkat kecemasan ibu  dengan produksi ASI post partum hari ke I-VII dimasa pandemi Covid-19 di UPT Puskesmas Kalosi Kabupaten Enrekang. Metode :Desain penelitian : Jenis penelitian ini survey analitik menggunakan desain cross      sectional. Analisa data menggunakan uji chi square.Sampel adalah Ibu postpartum dengan jumlah sampel 31 orang. Tekhnik Pengambilan sampel nonprobability sampling . Hasil: Hasil uji statistik diperoleh hasil p-value : 0,001 α : 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yaitu ada hubungan Tingkat kecemasan ibu dengan produksi ASI  post partum hari I-VII dimasa pandemi covid-19 di UPT Puskesmas Kalosi kabupaten Enrekang. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat kecemasan ibu dengan produksi ASI  post partum hari I-VII dimasa pandemi Covid-19.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP OBESITAS PADA ANAK DI KECAMATAN MARITENGNGAE KABUPATEN SIDRAP Wilda Rezki Pratiwi; Hamdiyah Hamdiyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v3i1.742

Abstract

Pada zaman modern saat ini, Indonesia menghadapi tantangan dalam permasalahan gizi. Data Global Nutrition Report (2014) menyebutkan bahwa Indonesia termasuk negara yang memiliki masalah gizi yang kompleks. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya prevalensi stunting, prevalensi wasting, dan permasalahan gizi lebih (Kemenkes.2015). Obesitas adalah permasalahan umum yang dialami anak-anak pada masa sekarang ini, tetapi tidak mendapat banyak perhatian karena dianggap hanya masalah fisik bukan masalah kognitif, padahal dampaknya dapat mengancam masa depan anak.Sampel dalam penelitian ini melibatkan semua orangtua yang mempunyai anak yang berusia dibawah 9 tahun.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian crosssectional.Penelitian ini menggunakan cross sectional study. Sampel dalam penelitian orangtua yang mempunyai anak yang berusia dibawah 9 tahun di Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap sebanyak 37 orang. Responden diberikan informed concent, pengukuran TB, BB, foodrecall dan  Pemberian kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square.Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dari uji chi-square, data menunjukkan hasil 0.000 (p0.05) berarti bahwa terdapat hubungan antara pola asuh pemberian asupan makanan terhadap obesitas. Analisis data untuk pola asuh konsumsi fastfood terhadap obesitas, menunjukkan hasil 0.002 (p0.05) berarti terdapat hubungan antara pola asuh konsumsi fastfood terhadap obesitas. Namun, pola asuh perawatan kesehatan dasar dengan penimbangan dan asi eksklusif terhadap obesitas, menunjukkan hasil 0.250 (p0.05) dan 0.869 (p0.05)  berarti tidak terdapat hubungan antara pola asuh pemberian perawatan kesehatan dasar dengan penimbangan dan asi eksklusif terhadap obesitas. Pada uji analisis data pola asuh kesehatan jasmani terhadap obesitas didapatkan hasil uji chi-square, data menunjukkan 0.869 (p0.05) berarti tidak terdapat hubungan antara pola asuh kesehatan jasmani terhadap obesitas