Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Kespro dalam Menghadapi Situasi Darurat Bencana sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan dan Reproduksi Sehat Wilda Rezki Pratiwi; Asnuddin; Hamdiyah; St. Hasriani
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 2 No. 2 (2020): Indonesian Journal of Community Dedication
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Letak geografis Indonesia pada pertemuan tiga lempeng atau kulit bumi aktif. Sehingga menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang rawan bencana. Data BNPB menunjukkan, hingga akhir Oktober 2018, tercatat 1.999 kejadian bencana di Indonesia. Jumlah ini diprediksi masih akan terus bertambah hingga akhir tahun 2018. Penyedian layanan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan berkualitas tinggi membutuhkan pendekatan yang terpadu yang bersifat multisektoral seperti perlindungan, kesehatan, nutrisi, dan layanan masyarakat memainkan peran penting dalam memberikan layanan kesehatan produksi. Meskipun banyak pihak telah menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang rawan bencana, namun secara umum tingkat kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana besar masih relatif rendah. Tujuan dilakukan kegiatan ini yaitu a) Memberikan pemahaman masyarakat tentang layanan kesehatan reproduksi secara konfrehensif dalam menghadapi bencana , b) Membentuk pola sistem peringatan dini seputar masalah kesehatan reproduksi dalam menghadapi bencana alam, c) Memberikan penyuluhan tentang langkah – langkah yang harus diperhatikan terkait dengan kesehatan reproduksi pada saat menghadapi bencana alam. Metode yang diguankan yaitu Metode Ceramah dan diskusi. Kegiatan ini diawali dengan memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi,selanjutnya pada tahap akhir dilakukan pemberian kuesioner untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan mereka terhadap materi yang akan diberikan. Hasil dari Pelaksanaan kegiatan menunjukan adanya kenaikan tingkat pengetahuan masyarakat secara signifikan terhadap kesehatan reproduksinya dalam menghadapi situasi bencana alam yang kerap terjadi dengan waktu dan tempat yang tidak dapat diprediksi.Kesimpulan Program kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Sidrap dapat nilai sudah berjalan dengan baik dibuktikan dengan semua kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan rencana awal pelaksanaan program ini.
Infection control and practice of standard precautions among hospital staff nurses in Indonesia Meriem Meisyaroh Syamson; Murtini Murtini; Asnuddin Asnuddin; Yurniati Yurniati
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v4i1.4339

Abstract

Background: Universal precaution as a strategy recommended by the Centers for Disease Control and Prevention in efforts to prevent infection and disease transmission among health workers, through the hospital Infection prevention and control (IPC) committee seeks to protect health workers and patients of the risk of transmitting the infection.Purpose: To determine the factors associated with the application of universal precautions in the prevention of infectious disease transmission in nurses at Lamaddukelleng Hospital, Wajo district.Method: A descriptive quantitative using cross-sectional design. The population is nurses at Lamaddukelleng Hospital, especially nurses in the emergency ward, with a total sampling of 28 respondents.Results: The Chi-Square test finding factor of nurses had a trained with p-value = 0.001 which shows that the nurses had a trained has a significant relationship to the application of universal precautions by nurses, while the availability of Infection prevention and control equipment facilities is p-value = 0.557 and the monitoring factor is p-value = 0.274, showing no relationship to the application of universal precautions by nurses.Conclusion: Shows that 75% of respondents have applied universal precautions. Suggestions to hospital management to be paying attention to provide Infection prevention and control equipment facilities and provide regular training, especially related to Infection Prevention and Control. 
ANALISIS FAKTOR KEPATUHAN PENGGUNAAN MASKER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID 19 Asnuddin Asnuddin; wilda rezki pratiwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i2.1800

Abstract

Mewabahnya penyebaran penyakit Corona Virus yang menyebabkan bencana bagi masyarakat hingga mengakibatkan kematian ribuan jiwa diseluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia, Upaya penyebaran covid-19 Pemahaman serta pengetahuan masyarakat adalah hal yang sangat penting dalam penyebaran Covid 19. Suatu tindakan yang dapat di pelajari dan diamati merupakan sebuah perilaku. pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, pekerjaan, umur, faktor lingkungan dan factor social budaya.Tujuan untuk menganalisis faktor kepatuhan penggunaan masker sebagai upaya pencegahan penyakit covid 19. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study dengan menganalisis masalah penelitian yang terjadi dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan, dengan menggunakan kuesioner. kuesioner dalam penelitian ini sudah melalui uji validitas. Kemudian data yang di dapatkan dianalisis di program SPSS dengan menggunakan uji Correlation..Hasil uji Correlation untuk variable Pegetahuan didapatkan nilai p=0.496, maka nilai p=0.496>0.05 (α), variable Sikap hasil uji Correlation didapatkan nilai p=0,000, oleh karena itu nilai p=0.000
Deteksi Dini Masalah Kesehatan Reproduksi Melalui Pos Kesehatan Remaja Wilda Rezki Pratiwi; Hamdiyah Hamdiyah; Asnuddin Asnuddin
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.611 KB) | DOI: 10.33474/jipemas.v3i1.5035

Abstract

Marioriawa is one of the sub-districts located in Soppeng Regency with an area of 320 Km2 cover by 5 villages (Bulue, Laringgi, Patampanua, Panincong, Tellulimpoe and 5 villages (AttangSalo, Batu-Batu, Limpomajang, Manorang Salo, Attang Salo) with average population of 27,512 with a density of 86 people/km2. In Marioriawa  there are 2 high schools (SMAN 01 Soppeng and SMK 02 Soppeng).The students in SMAN 01 Soppeng classified to adolescents in Soppeng Regency precisely in Laringgi village a total of 487 people have not been fully checked out regularly and the discovery of several cases of pregnancy outside marriage, early marriage, HIV/AIDS in rural areas and adolescent health problems (anemia, stunting, KEK and obesity). This is a problem because, lack of adolescent knowledge about health reproduction, identification of new health problems found at the time the teenager will become ca lon mother / father, due to lack of early detection in their teens. It's just that physical growth in adolescents is not always accompanied by the maturity of thinking and emotional abilities. In addition, in adolescence there is also a process of self-introduction, and failure in the process of self-introduction can cause various problems.The method used is the lecture method with health education and adolescent health checks through the establishment of adolescent health posts (PKR) in collaboration with the School Health Unit (UKS) at SMAN 01 Soppeng. The results of the activity are an increase in knowledge after giving material about adolescent health, checking vital signs, HbSAg examination, physical examination of adolescents, HIV testing, and hemoglobin examination. From the results of the examination found that 86 adolescents were found to suffer from mild anemia with hemoglobin levels below 10 gr / dl, as many as 1 person infected with HBsAg, 2 people found a lump in the breast and no HIV patients were found in adolescents. Conclusions are able to detect symptoms / signs early if certain diseases occur in him that are related to the reproductive system, adolescents in rural areas free from sexually transmitted diseases (STDs) and the importance of education to check themselves routinely before they become prospective parents. Suggestion of support from parents to carry out routine health check-up of their children not only to do health check at the time the child / teen complains of pain in certain body part.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DAN BODY IMAGE DENGAN POLA MAKAN REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 2 SIDRAP Asnuddin Asnuddin; Sanjaya Sanjaya
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.005 KB)

Abstract

Remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 hingga 19 tahun. Remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Hubungan yang mempengaruhi pola makan meliputi tingkat kecemasan dan body image. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 Juli sampai dengan 23 Juli Tahun 2018 di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sidenreng Rappang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan deskriftif analitik dengan desain cross sectional,sampel pada penelitian ini adalah remaja putri kelas XI dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling yaitu dengan purposive sampling. Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada hubungan tingkat kecemasan dengan pola makan pada remaja putri dengan uji pearson chi-square dengan tingkat kemaknaan p <α (0,05) didapatkan p <α (0,05) yaitu 0,047 < 0,05, ada hubungan body image dengan pola makan pada remaja putri dengan uji pearson chi-square dengan tingkat kemaknaan p <α (0,05) didapatkan p <α (0,05) yaitu 0,025 < 0,05. Hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai bahan masukan bagi institusi untuk pengembangan ilmu pengetahuan tentang pola makan dan peneliti selanjutnya mengenai hubungan tingkat kecemasan dan body image dengan pola makan. Semoga penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan peneliti sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi peneliti dalam hal melakukan penelitian dengan variabel yang lebih besar.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI Asnuddin Asnuddin
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.905 KB)

Abstract

Tekanan darah akan meningkat setelah umur 45 tahun ke atas, dinding arteri akan mengalami penebalan oleh adanya penumpukan zat kolagen pada lapisan otot, sehingga pembuluh darah akan berangsur-angsur menyempit menjadi kaku. Senam lansia merupakan olahraga ringan dan mudah dilakukan, tidak memberatkan, yang diterapkan pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi di kecamatan Watang Pulu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah ”Quasi experimental pre-post test” dengan intervensi senam lansia. Analisis data univariat dan analisis bivariat, dan statistik Paired T test. Dengan tingkat kemaknaan a=0,05. Ada rata-rata skor Tekana Darah sebelum di berikan Senam Lansia pada klien Hipertensi di Posyandu Cenrana Tahun 2017. Dengan nilai minimum 112, maximum 117, nilai mean 1,42, dan nilai Standar Deviasi 18,19.Ada rata-rata skor Tekana Darah setelah di berikan Senam Lansia pada klien Hipertensi di Posyandu Cenrana Tahun 2017. Dengan nilai minimum 115, maximum 162, nilai mean1,32, dan nilai standar deviasi 14,76.Ada selisih skor Tekanan Darah sebelum dan setelah diberikan di berikan Senam Lansia pada klien Hipertensi di Posyandu Cenrana Tahun 2017. Dengan nilai minimum -2,5 , maximum 20, nilai mean 9,7, dan nilai standar deviasi5,79. Kemudian dari hasil uji paired t-test dengan tingkat kemaknaan p <α (0,05) didapatkan p <α (0,05) yaitu 0,00 < 0,05, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa Adanya Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan tekanan.
Sosialisasi Layanan Pendukung Kesehatan & Optimalisasi Pendampingan Perempuan Rentang Kekerasan di Masa COVID dengan Treatment Self Love di Kab. Sidrap Wilda Rezki Pratiwi; Sitti Hasriani; Asnuddin Asnuddin; Asmah Surakarta
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JAMSI - Juli 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.396

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga memiliki dampak berkepanjangan. Ada beberapa kategori Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Kekerasan fisik. Kekerasan ini yang masyarakatawam sering menganggap KDRT sebatas fisik. Kekerasan psikis yang berupa kekerasan verbal terhadap pasangan. Kekerasan seksual dimana dapat berupa verbal dan non-verbal. Kekerasan ekonomi atau penelantaran rumah tangga. Umumnya pada kekerasan terakhir, pasangan tidak dipenuhi secara ekonomi namun juga tidak diijinkan untuk membantu ekonomi keluarga misalnya bekerja atau membuka usaha. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pendampingan disertai penyuluhan kepada masyarakat khususnya kelompok rentan di Pangkajene Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari peserta yang hadir.
Faktor yang Mempengaruhi Tingginya Minat Ibu dalam Pemilihan Penggunaan Susu Formula pada Bayi 0-3 Bulan Wilda Rezki Pratiwi; Asnuddin Asnuddin; Sitti Hasriani; Jumarni Jumarni
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 2 No 2 (2022): JUPIN Agustus 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.70

Abstract

Pemberian susu formula pada bayi sangat berbahaya karena dapat menggantikan kolostrum sebagai makanan bayi yang paling awal diberikan sehingga bayi mungkin saja akan terkena diare, dan meningitis, dan juga mungkin bayi akan menderita intoleransi terhadap protein di dalam susu formula sehingga sering menimbulkan alergi terhadap bayi yang mengomsumsinya. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, pekerjaan dan pendidikan pendidikan dengan penggunaan susu formula pada bayi 0-3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pangkajene. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di Wilayah kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap. Waktu penelitian : 25 Juni – Juli 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah 206 ibu dalam penggunaan susu formula pada bayi. Sampel 35 responden. Tekhnik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Analisa bivariat dilakukan dengan uji chi square. Hasil Penelitian uji pearson chi-square didapatkan nilai p=0,003 dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05 yang artinya p < a, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan susu formula, didapatkan nilai p=0,003 dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05 yang artinya p < α, maka ada hubungan yg signifikan antara pekerjaan dengan penggunaan susu formula dan didapatkan nilai p=0,006 dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05 yang artinya p < α, maka ada hubungan yg signifikan antara pendidikan dengan penggunaan susu formula Di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap.
Program promosi kesehatan dalam upaya mencegah pernikahan dini Asnuddin Asnuddin; Andi Palla; Wilda Rezki Pratiwi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v15i2.4335

Abstract

The knowledge of early marriage practices and the health impacts among adolescent in a health promotion program Background: Adolescence is a period of human life that is very strategic, important and has a broad impact on subsequent developments.Marriage at an early age is prone to reproductive health problems and is prone to stress. Health education media such as videos can be used as a tool in providing health education. The use of video media in providing health education is considered very appropriate to convey health messages to the public, especially among adolescents.Purpose: To determine the effect of the knowledge of early marriage practices and the health impacts among adolescent in a health promotion programMethod: Quantitative research with "Quasi Experiment" design with two Group Pretest-Posttest Design approach. Sampling using purposive sampling, the sample in this study were teenage students, with a total population and sample of 94 participants who were divided into two groups, namely groups with online media whatsapp and zoom with 47 participants and groups with offline media face-to-face 47 participants. For the measurement of knowledge using 20 questions with 3 categories, namely Good score 29-40, Enough score 24-28, Less score 0-23. Where the lowest score is 0 and the highest score is 40. The results of the analysis used the T test with a significance level of = 0.05 which was carried out with the help of the SPSS computer program.Results: The study show by nonparametric test using the Wilcoxon test, it was found that the value of p = 0.000, because the value of p = 0.000 <0.05 (α).Conclusion: Based on the research results, it can be concluded that there is a significant influence between health promotion and online media in preventing early marriage.Keywords: The knowledge; Early marriage practices; Health impacts; Adolescent; Health promotion programPendahuluan: Masa remaja adalah periode kehidupan manusia yang sangat strategis, penting dan berdampak luas bagi perkembangan berikutnya. Pernikahan di usia dini rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi serta mudah mengalami stress. Media pendidikan kesehatan seperti video dapat digunakan sebagai alat bantu dalam memberikan pendidikan kesehatan. Penggunaan media video dalam memberikan pendidikan kesehatan dirasa sangat tepat untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, terutama pada kalangan Remaja.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan terhadap kejadian pernikahan dini.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain “Quasi Experiment” dengan pendekatan Two Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel dalam penelitian ini yaitu remaja siswa/siswi, dengan jumlah populasi dan sampel 94 partisipan yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok dengan media online whatsapp dan zoom dengan 47 partisipan dan kelompok dengan media offline tatap muka 47 partisipan. Untuk pengukuran pengetahuan menggunakan 20 pertanyaan dengan 3 kategori yaitu Baik skor 29-40, Cukup skor 24-28, Kurang skor 0-23. Dimana skor terendah 0 dan skor tertinngi 40. Hasil analisis menggunakan uji T dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 yang dilakukan dengan bantuan program computer SPSSHasil: Dari hasil nonparametric test dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,000, oleh karena nilai p=0.000<0.05 (α).Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan ada pengaruh yang signifikan antara promosi kesehatan dengan media online dalam mencegah pernikahan dini .
Penggunaan media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini Asnuddin Asnuddin; Asrini Mattrah
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 3 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v14i3.2794

Abstract

Social media use: The role of parents' perceptions about social media impact in early marriageBackground: Early marriage is a marriage that is conducted at adolescence, the factors causing early marriage are socio-cultural factors, economic pressure, level of education, difficulty in getting a job, social media, religion and views and beliefsPurpose: To find out the influence of social media and the role of parents on the incidence of early marriageMethod: A quantitative research using descriptive analytical research method with cross sectional study design with variable use of social media with the criteria for the results "active and inactive". For the variable of the role of parents with 2 outcome criteria, namely "influential and not influential". And for the variable incidence of early marriage, there are 2 criteria, namely age 14-16 years and age 17-19 years, the questionnaire used has been through the validity of previous researchers. Then the results of the data obtained were analyzed in the SPSS program using the Chi Square testResults: From the Chi Square test results for social media variables obtained p value = 0.001, then the value of p = 0.001 <0.05 (α) while the role of parents variable Chi Square test results obtained p value = 0.022, therefore the value of p = 0.022 <0.05 (α).Conclusion: Based on the results of the study it can be concluded that, there is a significant influence between the use of social media and the role of parents in the event of early marriage Keywords: Social media; Parents, Early marriagePendahuluan: Pernikahan usia dini adalah perkawinan yang dilakukan pada usia remaja, faktor penyebab pernikahan usia dini adalah faktor sosial budaya, desakan ekonomi, tingkat pendidikan, sulit mendapat pekerjaan, media sosial, agama serta pandangan dan kepercayaan.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini di Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study dengan variabel penggunaan media sosial dengan kriteria hasil “aktif dan tidak aktif”. Untuk variabel peran orang tua dengan 2 kriteria hasil yaitu “berpengaruh dan tidak berpengaruh”. Dan untuk variabel kejadian pernikahan dini ada 2 kriteria  yaitu umur 14-16 tahun dan umur 17-19 tahun,  kuesioner yang di gunakan sudah melalui uji validitas peneliti sebelumnya. Kemudian hasil data yang di dapatkan dianalisis di program SPSS dengan menggunakan uji Chi SquareHasil: Dari hasil uji Chi Square untuk variabel media sosial didapatkan nilai p=0,001, maka nilai p=0.001<0.05 (α) sedangkan variabel peran orang tua hasil uji Chi Square didapatkan nilai p=0,022, oleh karena itu nilai p=0.022<0.05 (α).Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa, Ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media sosial dan peran orang tua terhadap kejadian pernikahan dini
Co-Authors Ade Srywahyuny Agustiawan * Akib, Resky Devi Andi Muhammad Adam Andi Palla Aprilia, Moudy Ariyana, Ariyana Arsad, Arsad Asmah Sukarta Asmah Surakarta Asrini Mattrah Aulyanti, Aulyanti Ayu Wijaya B, Lisnayanti Bebang, Asnal Dirman, Rezki Fatmawati Fitriana Bunyanis Fitriani Fitriani Hafdaniar, Hafdaniar Hamdiyah Hamdiyah Hamdiyah Hamdiyah, Hamdiyah Harmaniar Harmaniar Haryono Haryono Haryono Haryono Hasnah Hasnah Hasniati, Hasniati Hasriani, Siti Hasriani, St. Hasrul Hasrul Hasrul, Hasrul Ibrahim Indasah Joko Prasetyo Jumarni Jumarni Jumiarsih Purnama Laiya, Nova Mansyur Muhammad Mayang Sari Aziqin Meisyaroh, Meriem Meriem Meisyaroh Meriem Meisyaroh Meriem Meisyaroh S Meriem Meisyaroh Samson Meriem Meisyaroh Syamson Meriem Meisyaroh Syamson Meriem Meisyaroh Syamson Metasari, Andi Ria Muhammad Ardianto Rodin Muhammad Ardianto Rodin Muhammad Ardianto Rodin Muhammad Qasim Muhammad Tahir Muhammad Tahir Murtini M Murtini Murtini Murtini Murtini Murtini Murtini Nadima, Andi Nelly Nugrawati Nisa, Rahmi Fitriani Karimatun Nur Ekawati Nurdin, Nurhidayah Nurdin, Sulkifli Nurjannah Nurjannah Pratiwi, Wilda Rezki Prima Dewi Kusumawati Rezki Dirman Rika Handayani Rodin, Muhammad Ardianto Roni, Roni Rosmawaty Rosmawaty Rosmawaty Sahariah Sahariah Sahriah Sakinah, Sri Sandra, Eva Novianti Sanjaya Sanjaya Siti Nurbaya Sri Sakinah Sri Sakinah St. Hasriani St. Hasriani Suci Qardhawijayanti Sukarta, Asmah Sulkifli Nurdin Suparta Suparta Suparta Sutriyesi Sutriyesi Syahriani Syahriani, Syahriani Syamson, Meriem Meisyaroh Tetti Surianti Wikardiana, Wikardiana Wilda Rezki Pratiwi Wilda Rezki Pratiwi Wilda Rezki Pratiwi Yammar Yenny Puspitasari Yurniati Yurniati Zulkaidah, Utari