Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh Otoriter Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa-Siswi SMP Negeri 9 Binjai Nikita Maulidiana; Istiana Istiana; Nini Sri Wahyuni
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 3, No 3 (2023): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v3i3.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pola asuh otoriter dengan kecerdasan emosional pada siswa- siswa SMP Negeri 9 Binjai. Sampel penelitian ini adalah 64 orang siswa- siswi SMP Negeri 9 Binjai yang mendapatkan pola asuh otoriter berdasarkan hasil tes screening, adapun teknik yang digunakan untuk mendapatkan sample dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala pola asuh otoriter dan skala kecerdasan emosional. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi rxy = -0,648 dengan nilai signifikansi p = 0,000 berarti p 0,05 artinya ada hubungan negatif antara pola asuh otoriter dengan kecerdasan emosional. Adapun sumbangan efektif dari pola asuh otoriter mempengaruhi kecerdasan emosional sebesar 42%. Berdasarkan perbandingan kedua nilai rata-rata (hipotetik dan empirik), maka dapat dinyatakan pola asuh otoriter tergolong sedang sebab nilai rata-rata hipotetik 100 dari nilai rata- rata empirik 106,41 dan kecerdasan emosional juga tergolong rendah sebab nilai rata- rata hipotetik 90 dari nilai rata-rata empirik 67,70.
Hubungan Antara Motivasi Kerja Dengan Komitmen Organisasi Pada Karyawan PT. Suriatama Mahkota Kencana Sereina Melani Rambe; Nini Sri Wahyuni; Istiana Istiana
Jouska: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 2, No 1 (2023): Jouska: Jurnal Ilmiah Psikologi Februari
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jsa.v2i1.1676

Abstract

This study aims to know the correlation of work motivation and organizational commitment on employees at PT. Suriatama Mahkota Kencana. The hypothesis proposed is that there is the correlation of organizational commitment and employee motivation. This research method is quantitative with correlation design. The subjects in this study were employees at the head office of PT. Suriatama Mahkota Kencana, totaling 40 people. Technique of sampling is purposive sampling. Data was collected using a scale, namely the scale of organizational commitment and work motivation scale. Data analysis is using Product Moment. Based on the results of the product moment analysis with a coefficient value (rxy) = 0.790 with a significant p = 0.000 0.05. These results indicate that the hypothesis proposed in this study is accepted, namely that there is a correlation of organizational commitment and work motivation. That is, the higher the work motivation, the higher the organizational commitment. The magnitude of the determinant coefficient (r2) is 0.634. This shows that work motivation is distributed by 63.40% towards organizational commitment. In this study, the work motivation of employees is classified as moderate with a hypothetical mean of 60.00 and an empirical mean of 64.575. Organizational commitment is also classified as moderate, with a hypothetical mean of 67.500 and an empirical mean of 69.352.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Stres Kerja Perawat Instalasi Bedah Sentral RSUP Haji Adam Malik Medan Steven Hutahaean; Nini Sri Wahyuni; Istiana Istiana
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 1 (2023): J-P3K APRIL
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Dukungan Sosial Dengan Stres Kerja Perawat Instalasi Bedah Sentral RSUP Haji Adam Malik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 100 orang. Teknik sampling yang dipakai yaitu total sampling. Skala stres kerja disusun berdasarkan aspek-aspek stres kerja. Skala dukungan sosial diukur berdasarkan aspek dukungan sosial. Diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 nilai tersebut 0.05 maka hipotesis diterima, yang artinya terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan stres kerja. Pada angka koefisien korelasi sebesar -0.473, artinya tingkat korelasi antara variabel dukungan sosial dengan stres kerja adalah sebesar -0.473 masuk dalam kriteria tinggi. Nilai koefisien korelasi sebesar -0.473, dimana nilai tersebut negatif yang artinya hubungan kedua variabel tersebut  berlawanan. Dengan demikian dapat disimpulkan semakin tinggi nilai dari variabel dukungan sosial maka semakin rendah stres kerja. Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat adalah r2= 0,225. Ini menunjukkan bahwa dukungan sosial berdistribusi sebesar 22,5% terhadap stres kerja.
Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Agresif Siswa di MTS Al Islamiyah Eva Yulina; Nini Sri Wahyuni; Istiana; Tsalsa Qonitah
Jurnal Diversita Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v12i1.18007

Abstract

Perilaku agresif merupakan salah satu permasalahan yang sering muncul pada masa remaja, khususnya di lingkungan sekolah. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam munculnya perilaku agresif pada siswa adalah pengaruh teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh teman sebaya terhadap perilaku agresif siswa di MTs Al Islamiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah siswa MTs Al Islamiyah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan karakteristik penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pengaruh teman sebaya dan skala perilaku agresif  demgan menggunakan model Likert yang disusun berdasarkan aspek-aspek teori yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara pengaruh teman sebaya dengan perilaku agresif siswa, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,552 menunjukkan bahwa pengaruh teman sebaya memberikan kontribusi sebesar 55,2% terhadap perilaku agresif siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa setiap peningkatan pengaruh teman sebaya diikuti oleh peningkatan perilaku agresif siswa. Selain itu, hasil perbandingan mean hipotetik dan mean empirik menunjukkan bahwa pengaruh teman sebaya dan perilaku agresif siswa berada pada kategori tinggi.
Hubungan Konsep Diri Dengan Kepercayaan Diri Pengguna Tiktok di SMA Namira Heni Teresia Br Surbakti; Nini Sri Wahyuni
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 2 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i2.967

Abstract

Riset ini bermaksud guna mengetahui adanya hubungan konsep diri dengan kepercayaan diri pengguna TikTok di SMA Namira. Hipotesa pada riset ini adalah terdapat “hubungan antara konsep diri dengan kepercayaan diri pengguna tiktok pada SMA Namira. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Namira dengan 63 orang sebagai sampel penelitian memakai purposive sampling sebagai penentuan sampel dengan ciri khusus. Alat ukur penelitaian menggnakan uji validitas dan uji realibilatas degan memakai uji normalitas dan uji linieritas serta menggunakan analisis product moment terdapat hubungan positif yang signifikan antara Konsep Diri dan kepercayaan diri, di mana rxy = 0,677 dengan signifikansi p = 0,000, yaitu p < 0,05. Ini berarti bahwa semakin positif Konsep Diri maka semakin tinggi pula kepercayaan diri, dan sebaliknya, semakin rendah Konsep Diri maka semakin rendah pula kepercayaan diri. Koefisien determinasi (r²) dari hubungan antara variabel independen (X) dan variabel dependen (Y) adalah r² = 0,581. Ini menunjukkan bahwa Konsep Diri memiliki pengaruh sebesar 58,1% terhadap dampak kepercayaan diri serta 41,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada riset ini seperti konsep diri, pengalaman hidup, dan pendidikan serta hal lainnya yang mempengaruhi kepercayaan diri. Oleh karena itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini, hipotesis penelitian diterima.
Hubungan Kepercayaan Diri dengan Toxic Relationship pada Remaja Yang Berpacaran Pada Siswa Kelas XII di SMAN 1 Hamparan Perak Nini Sri Wahyuni; Istiana Istiana; Eryani Novita; Vahda Aufi Nabila
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 6, No 4 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i4.968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan toxic relationship pada remaja yang berpacaran pada siswa kelas XII di SMAN 1 Hamparan Perak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA N 1 Hamparan Perak yang berjumlah 306 orang siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 142 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil perhitungan analisis korelasi product moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara variabel kepercayaan diri dengan toxic relationship. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = -0,796 dengan Signifikan p= 0,000 < 0,05. Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat adalah r2= 0,633. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri berdistribusi sebesar 63,3 % terhadap toxic relationship. Berdasarkan hasil uji mean dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri tergolong rendah dengan nilai mean hipotetik sebesar 115 dan mean empiriknya sebesar 102,73. Selanjutnya toxic relationship dapat disimpulkan memperoleh hasil tinggi dengan nilai hipotetik sebesar 70 dan nilai empiriknya sebesar 80,20.