Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)

FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING SEBAGAI METODE PENENTUAN PEMUKIMAN KUMUH DI WILAYAH PRINGSEWU Nur Aminudin; Nungsiyati Nungsiyati; Khuswatun Hasanah; Andino Maseleno; Fiqih Satria
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 8, No 2 (2017): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.994 KB)

Abstract

Perumahan dan permukiman juga merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan secara terpadu, terarah, terencana, dan berkesinambungan. Permasalahan  yang muncul dari adanya  permukiman kumuh dari segi pemerintahan adalah pemerintah dianggap dan dipandang tidak cakap dan tidak peduli dalam  menangani pelayanan terhadap masyarakat. Sementara dampak sosialnya , dimana sebagian masyarakat kumuh adalah masyarakat berpenghasilan rendah dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah dianggap sebagai sumber ketidakteraturan dan ketidakpatuhan terhadap norma-norma sosial. Dengan  ditentukannya permukiman kumuh dapat membantu peran masyarakat maupun pemerintah untuk lebih aktif dalam pemulihan pemukiman sekitar, sehingga masyarakat tidak terjangkit penyakit ataupun terhindar dari bahaya. Sistem pendukung keputusan untuk mengetahui pemukiman kumuh  menggunakan Fuzzy Multiple Attribute Decision Making dengan metode Simple Additive. Penelitian ini dilakukan dengan mencari nilai bobot dari setiap atribut. Dari nilai vektor nilai yang paling kecil ada pada alternatif A2  yang terpilih sebagai desa yang paling kumuh, yang memiliki tingkat paling kumuh diantara alternatif yang lainnya dengan nilai bobot 0,35.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENERIMA BEASISWA DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS : SMK NEGERI 1 PUGUNG, TANGGAMUS) Nungsiyati Nungsiyati
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 1 (2013): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.174 KB)

Abstract

SMK Negeri 1 Pugung merupakan salah satu SMK di kabupaten Tanggamus, memiliki tiga program keahlian yaitu Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Audio Video, dan Teknik Komputer dan Jaringan, mempunyai tenaga pendidik dan staf yang berkualitas, serta mempunyai salah satu misi membekali keterampilan dalam bidang rekayasa dan jasa yang berwawasan professional, produktif, dan mandiri hingga mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan dunia usaha dan industri. Dengan jumlah siswa yang cukup banyak, sekolah mengalami kendala dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima beasiswa dari pemerintah. Dalam menentukan penerimaan beasiswa, setiap siswa harus memiliki kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, dan untuk membantu penentuan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima beasiswa, maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternatif terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Dimana masing-masing kriteria setiap siswa dibandingkan satu dengan lainnya sehingga akan didapatkan siswa-siswa yang layak untuk menerima beasiswa. Dalam penghitungan Analytical Hierarchy Process menggunakan  sistem komputerisasi yaitu  perangkat lunak microssoft excel. Dan dari pengolahan data hasil yang didapat adalah konsisten,  ini dikarenakan hasil perhitungan < 0,1. Nilai Rasio konsistensi yang didapat adalah – 0,017.
PERFORMANCE ASSESSMENT OF VILLAGE APPARATUS "WARINGINSARI TIMUR" WHEN WFH USING WEIGHTED PRODUCT AND SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING METHODS Nungsiyati Nungsiyati; Siti Mukodimah; Evi Rahmawati
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 12, No 1 (2021): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnaltam.v12i1.1030

Abstract

One of the ways that the government can improve the quality of village apparatus performance is to conduct a performance assessment. The performance assessment aims to provide morale to village apparatus to continue to improve their performance. The problem that occurs is the number of assessment criteria used in the performance appraisal. The method used in assessing the performance of village apparatus uses the Weighted Product and Simple Additive Weighting methods to provide recommendations for assessing the performance of village apparatus. In accordance with the results of the tests that have been carried out, the calculation results of the preference value of Simple Additive Weighting have a performance that can be said to be better than the Weighted Product because Simple Additive Weighting is able to minimize the preference value on the same alternative. From the results of the comparison between the calculation of Simple Additive Weighting and Weighted Product, the results of testing the application of the Weighted Product (WP) and Simple Additive Weighting (SAW) methods in the decision support system for assessing the performance of village apparatus is that decision support using two methods can produce the best alternative and has accuracy which is high when combined with using a website-based application using criteria that are tailored to the needs of village apparatus, especially during the work period using the current WFH (Work From Home) model. Application Test Results can be used as a basis for structured decision making to support the quality assurance process for Village services in Waringinsari Timur