Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

MODEL PENENTUAN PEMUKIMAN KUMUH MENGGUNAKAN FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING (FMADM) SEBAGAI UPAYA PEMERATAAN PEMBANGUAN DI WILAYAH PRINGSEWU Aminudin, Nur; -, Nungsiyati; Hasanah, Khuswatun; Maseleno, Andino; Satria, Fiqih
Prosiding Seminar Nasional Darmajaya Vol 1 (2017): SEMNAS IIB DARMAJAYA
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan dan permukiman merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dan merupakan faktor penting dalam peningkatan harkat dan martabat manusia serta mutu kehidupan yang sejahtera dalam masyarakat yang adil dan makmur. Perumahan dan permukiman juga merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan secara terpadu, terarah, terencana, dan berkesinambungan. Permasalahan  yang muncul dari adanya  permukiman kumuh dari segi pemerintahan adalah pemerintah dianggap dan dipandang tidak cakap dan tidak peduli dalam  menangani pelayanan terhadap masyarakat. Sementara dampak sosialnya , dimana sebagian masyarakat kumuh adalah masyarakat berpenghasilan rendah dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah dianggap sebagai sumber ketidakteraturan dan ketidakpatuhan terhadap norma-norma sosial. Dengan  ditentukan nya permukiman kumuh dapat membantu peran masyarakat maupun pemerintah untuk lebih berperan aktif dalam pemulihan pemukiman sekitar, sehingga masyarakat tidak terjangkit penyakit ataupun agar terhindar dari bahaya. Dengan demikian penulis menggunakan decision support system (dss) atau  sistem pendukung keputusan untuk mengetahui pemukiman kumuh  menggunakan Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menentukan permukiman kumuh di wilayah Pringsewu. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif yang paling kumuh dari alternatif yang sudah ada. Alternaftif yang dimaksud merupakan desa dari berbagai wilayah pringsewu agar yang dinilai berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Penelitian ini dilakukan dengan mencari nilai bobot dari setiap atribut. Kemudian dilakukan proses perangkingan untuk menentukan alternatif yang paling rendahnya sehingga didapat nilai terkecil ada pada V2 sehingga alternatif A2  adalah alternatif yang terpilih sebagai desa yang paling kumuh, dengan kata lain pada desa A2 merupaka desa dengan tingkat permukiman yang paling kumuh diantara alternatif yang lainnya Kata Kunci : DSS, Permukiman Kumuh, FMADM, SAW,Kriteria
Aplikasi Pakar Menentukan Telor Puyuh Terbaik Menggunakan Simple Additive Weighting -, Nungsiyati; Novantry, Sonny; Muslihudin, Muhamad
Prosiding Seminar Nasional Darmajaya Vol 1 (2018): SEMNAS IIB DARMAJAYA
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.713 KB)

Abstract

Telur merupakan produk peternakan yang memberikan sumbangan besar bagi tercapainya kecukupan gizi masyarakat. Nilai gizi telur puyuh ini tidak kalah dari nilai gizi telur ayam ras yang mengandung 12.8% protein dan 11.5% lemak. Telur puyuh yang berkualitas baik akan memiliki nilai gizi yang baik pula. Untuk menentukan kualitas telur puyuh yang baik maka diperlukan sebuah sistem pakar. Aplikasi sistem pakar ini dibangun menggunakan program microsoft visual basic dengan memasukkan data-data yang telah ditentukan. Metode yang digunakan dalam menentukan kualitas telur puyuh yang baik dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting. Kriteria dalam penelitian ini yaitu ukuran telur, corak/warna cangkang, ketebalan cangkang, tekstur cangkang, bentuk dan kebersihan cangkang telur putuh. Hasil dari penelitian yang dilakukan dengan perhitungan manual diperoleh ranking pertama pada alternatif C sedangakan hasil uji coba aplikasi pakar alternatif C juga memperoleh hasil yang sama.Sehingga aplikasi pakar sangat membantu dalam proses penentuan kualitas telur puyuh serta pemanfaatan teknologi informasi lebih cepat akurat dalam proses perhitungan pada alternatif yang di uji.Kata kunci: Aplikasi, Sistem Pakar, Telur Puyuh, Web Mobile, SAW
Fuzzy SAW (Fuzzy Simple Additive Weighting) Sebagai Sistem Pendukung Keputusan Dalam Memilih Perguruan Tinggi Di Kopertis Wilayah II (Study Kasus: Provinsi Lampung ) Renaldo, Riki; Nungsiyati, Nungsiyati; Muslihudin, Muhamad; Wulandari, Wulandari; Oktariyan, Deni
Prosiding SNATIKA Vol 3 (2015): Prosiding Snatika (Seminar Nasional Teknologi, Informasi, Komunikasi dan Aplikasinya)
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode sistem pendukung keputusan Fuzzy Simple additive Weighting merupakan salah satu metode Sistem Pendukung Keputusan yang menggunakan konsep penjumlahan terbobot. Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu sistem Pendukung Keputusan dalam memilih Perguruan Tinggi Yang Berkwalitas, yang dapat memberikan masukan / Informasi kepada para calon Mahasiswa Baru. Yang bingung akan memilih Perguruan tinggi yang sesuai dengan keinginannya dan kedepannya berpengaruh di dunia kerja. Untuk mengetahui Biaya pendidikan yang sesuai dengan profil keuangan calon Mahasiswa, fasilitas yang disediakan untuk menunjang dalam belajar, Lokasi yang tepat dan strategis untuk mempermudah aktifitas dalam perkuliahan,Jurusan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan sebelumnya / yang sesuai dengan apa yang di inginkan, Unit Kegiatan Kemahasiswaan yang mampu membantu meningkatkan calon mahasiswa dalam berorganisasi nantinya setelah lulus kuliah dan lainnya. RancangSistem yang akan dibangun merupakan rancangan sistem pendukung keputusan, yang akan mendukung calon mahasiswa dalam mengambil keputusan untuk memilih Perguruan Tinggi Yang berkwalitas, dengan Tepat,efektif dan Efisien. Untuk menentukan Perguruan Tinggi yang Berkwalitas dapat digunakan metode Fuzzy Simple Additive Weighting, sehingga calon Mahasiswa dapat mengetahui kriteria-kriteria yang diinginkan, dan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia serta persaingan Kwalitas Perguruan Tinggi di KOPERTIS Wilayah II secara Baik dan Sportif.
Perancangan E-Government Pada Pekon Sukoharjo 1 Sebagai Media Penyampaian Informasi Berbasis Web Mobile Renaldo, Riki; Nungsiyati, Nungsiyati; Ariyantini, Vivi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v15i3.370

Abstract

INTISARISistem Informasi berbasis Web Mobile adalah salah satu sarana yang dapat digunakan untuk menyebarkan data dan informasi secara cepat dan tepat pada masa sekarang ini. Karena pada masa sekarang ini mobile atau yang sering disebut dengan (Gadget / handphone pintar) bukan lagi menjadi alat elektronik yang terbilang mahal, hampir semua orang memiliki perangkat ini mulai dari anak sekolah sampai dengan pengusaha. Dengan perangkat mobile ini banyak kegiatan yang dapat diakukan mulai dari transaksi pembelian, penjualan, pemasaran produk sampai dengan penyampaian data dan informasi secara cepat dan tepat. Pengertian Web Mobile sendiri adalah sistem informasi berbasis website yang dirancang secara khusus agar dapat berjalan dalam perangkat mobile dengan presisi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi layar mobile. Pengolahan data dan informasi pada Pekon Sukoharjo 1 masih menggunakan metode konvensional, dimana dalam penyampaian data dan informasi kepada masyarakat sering mengalami kendala. Kendala tersebut adalah tidak sampainya informasi yang disebarkan dari Pekon untuk masyarakat sekitar. Berdasakan hasil uraian tersebut, diperlukan sebuah sistem informasi E-Government berbasis Web Mobile untuk memudahkan penyampaian data dan informasi dari Pekon untuk Masyarakat. Diharapkan dengan adanya sistem ini, petugas Pekon dapat dengan cepat dan tepat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kata Kunci : Sistem Informasi, Sukoharjo 1, Web Mobile, E-Government. ABSTRACT                    Web-based Mobile Information System is one of the tools that can be used to disseminate data and information quickly and precisely in the present. Because at the present time mobile or often called (smart gadget / handphone) is no longer an expensive electronic device, almost everyone has these devices ranging from school children to entrepreneurs. With this mobile device, there are many activities that can be carried out starting from purchasing, sales, product marketing to delivering data and information quickly and precisely. Understanding Mobile Web itself is a website-based information system specifically designed to run on mobile devices with precision that has been adapted to the needs and functions of the mobile screen. Data and information processing in Sukoharjo 1 village still uses conventional methods, where in delivering data and information to the community there are often obstacles. The obstacle is the lack of information disseminated from the village to the surrounding community. Based on the results of the description, a Mobile Web-based E-Government information system is needed to facilitate the delivery of data and information from the village to the Community. It is expected that with this system, village officials can quickly and accurately convey information to the public.. Keywords : Information System, Sukoharjo 1, Web Mobile, E-Government.
Decision Making System While the Garbage Shelter Using Multiple Attribute Fuzzy Decision Making Nungsiyati Nungsiyati; Novita Andriyani; Rizky Purnama
JTKSI (Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi) Vol 5, No 1 (2022): JTKSI (Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi)
Publisher : JTKSI (Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It is recognized that the choice of location Discharge the Waste Temporary are complicated considering the many factors to consider. It is therefore necessary criteria that can be used to determine the proper waste sites and meet the requirements. The requirement was confirmed in the Indonesian National Standard (SNI) 03-3241-1994 about election procedures landfill. This study is based on regional stages, where the stages to produce a map that shows the area within the planning area is divided into several zones eligibility. Simple Additive Weighting makes it easy to perform data analysis for decision making is very good, good and less good a selected location
Mobile Commerce Pemasaran Produk Olahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan Berbasis Android Di Desa Kalirejo Nungsiyati Nungsiyati; Devi Fitriyana; Muhamad Muslihudin
JTKSI (Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi) Vol 5, No 2 (2022): JTKSI (Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi)
Publisher : JTKSI (Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Women Farmers Group (KWT) is a group of farmers who empower women to build an agricultural group. The activities of the farmer groups are agricultural cultivation and processing of agricultural products which can be useful for increasing farmers' income. However, the current income of farmers is still low due to a lack of media transactions and promotions. One of the ways to increase agricultural output is by utilizing farmer groups. This research was conducted at the Flamboyan Women Farmers Group (KWT), which is a group of women in Kalirejo Village, Kalirejo District, Central Lampung Regency who have agricultural products that are processed into food products. The KWT has only been established for about a year and has ten members. However, KWT Flamboyan has not been able to promote its products widely in other regions. Until now, the promotion has been ineffective because it was done when there was a gathering. Therefore, to help increase sales of processed agricultural products. This study uses Android-based M-commerce as a medium for the transaction, promotion, communication, and information to increase the income of the farmer group. Researchers used a structured prototyping system development method with the interaction and system users and used a fishbone research framework to identify causes and effects in the group. In the discussion, the researcher uses the Context Diagram system design, Data Flow Diagrams (DFD), interface design as an illustration of the information display design between the user and the system, the implementation of the program description of the interface design then the program is made and the analysis of the test results of this system is made to test the pages has been made and then tested whether the system needs to be evaluated or not. The results obtained are in the form of an Android-based M-commerce sales application that can be accessed online which can serve online sales transactions and can reduce expenses.
PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA AMRI SUPERMARKET BANJAR JAYA UNTUK PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK Tri Susilowati; Sucipto Sucipto; Nungsiyati Nungsiyati; Tomi Adi Kartika; Nur Zaman
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 10, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1458.832 KB) | DOI: 10.36448/jsit.v10i2.1317

Abstract

Sumber daya manusia (karyawan) yang sangat berperan dalam mewujudkan visi dan misi suatu perusahaan baik swasta maupun pemerintah. Kualitas dan semangat kerja yang diberikan karyawan dapat membantu keberlangsungan kemajuan suatu perusahaan. Untuk mendukung semangat karyawan dalam bekerja, Amri Supermarket menerapkan pemberian reward atau penghargaan kepada karyawan terbaik yang dilakukan secara periodik atau yang dikenal dengan Employee of the Month (EOM). Penghargaan yang diberikan dapat berupa penambahan gaji atau kenaikan jabatan. Agar proses penilaian karyawan mendapatkan nilai yang objektif dan tepat sasaran, maka pada Amri Supermarket diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) sering dikenal dengan istilah metode pemjumlahan terbobot, dengan kriteria antara lain: Kinerja, presensi, prilaku, penampilan, atribut. Konsep dasar dari metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif dari semua atribut. Dengan menggunakan kriteria Metode Simple Additive Weighting (SAW) membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Sistem pendukung keputusan pemilihan karyawan terbaik ini akan dikembangkan dengan menggunakan Destop.
Model Kebijakan Prioritas dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Pdam Kab. Pringsewu Menggunakan Fuzzy Atribut Decission Making (FMADM) dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Dewi Lidia Purwani; Riki Renaldo; . Nungsiyati; Muhamad Muslihudin
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 6, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmsit.v6i1.729

Abstract

PDAM merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyediaan air bersih. PDAM dituntut untuk selalu meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan penyediaan air bersih yang sebaik– baiknya  kepada  masyarakat,  disamping  mencari  keuntungan  untuk  membiayai  oprasional perusahaannya. Perlu adanya tindakan pembenahan dalam PDAM serta melakukan serangkaian usaha untuk meningkatkan mutu pelayanan terhadap pelanggan. Pemilihan alternatif sebagai tindakan pembenahan dalam PDAM membutuhkan suatu proses pengambilan keputusan. Sistem pendukung keputusan adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang ditujukan untuk membantu pengambil keputusan dengan memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur. Berbagai macam metode dapat digunakan sebagai proses   pengambilan keputusan. Metode yang sering dipakai dalam proses pengambilan keputusan yaitu metode Fuzzy MADM yaitu Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang ada. Disini alternatif yang dimaksud adalah kebijakan dalam meningkatkan kinerja PDAM yang dinilai berdasarkan kriteria yang ditentukan. Ada 4 kriteria yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (1) Pelayanan, (2) Operasinal, (3) Keuangan, (4) SDM. Penelitian ini dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut. Kemudian dilakukan proses perangkingan yang menentukan alternatif optimal, yaitu meningkatkan kinerja PDAM. Sehingga didapat nilai terbesar ada pada V1  sehingga alternatif A1 adalah alternatif yang terpilih sebagai alternatif terbaik.
Decision Support System for Selection of Candidates for PASKIBRAKA Using the TOPSIS Method Nungsiyati Nungsiyati; Sri Hartati; Deli Wahana Aprilianti
Tech-E Vol 4 No 1 (2020): Tech-E
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi-Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/te.v4i1.432

Abstract

Activities in the selection of candidates for PASKIBRAKA every year aim to find the best sons and daughters who will be assigned as heirloom flag raisers. Selection of candidates for PASKIBRAKA members is done manually, to determine the final score of each participant. The selection committee still uses paper and is separate from the assessment to one criterion with the other criteria. In the assessment process with a large number of participants it will take a long time. To simplify the assessment process, a decision support system is needed for the selection of PASKIBRAKA candidates, using the TOPSIS Method (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution). TOPSIS is one method that is easy to use to solve multi-criteria problems by taking into account the values ​​of existing criteria. Based on the results of the case example, the candidate PASKIBRAKA selection shows that the results of the experiment use the same system as the manual calculation. And the calculation of the TOPSIS Method will produce output in the form of ranking from PAKIBRAKA candidates
Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Calon Penerima Raskin Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Guna Yanti Kumala Sari Siregar Pahu; Laili Rizkia Putri; Nungsiyati Nungsiyati; Riki Renaldo
Jurnal Teknoinfo Vol 12, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v12i2.122

Abstract

Kemiskinan salah satu masalah mendasar yang menjadi fokus pemerintah di negara manapun. Salah satu program pemerintah yang tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan sebuah sistem pendukung keputusan untuk menentukan penerima Raskin. penelitian ini adalah penentuan penerimaan beras miskin dengan menerapkan Simple Additive Weighting (SAW) ke dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk penerimaan pendataan beras raskin. Berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetakpan ialah seleksi pekerjaan, seleksi penghasilan, seleksi jumlah tanggungan,seleksi luas bangunan, seleksi kondisi rumah, seleksi sinetasi rumah, seleksi aliran listrik. Dari hasil nilai kriteria yang diperoleh maka V1 adalah pendataan matrik yangbaik dan memiliki predikat nilai 84 dengan rentan nilai sebagai berikut: 50 – 70 = Cukup, 71 – 82= Baik, 83 – 100= Terbaik.Kata kunci: Simple additive Weighting, raskin, system pendukung keputusan,criteria.