Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pembelajaran Berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Siti Natri; Ahmadin Ahmadin; Muslim Muslim
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5943

Abstract

Pembelajaran kurikuler merupakan upaya untuk mengangkat profil siswa Pancasila . Berdasarkan inisiatif pembelajaran ekstrakulikuler yang dilaksanakan untuk meningkatkan karakter atau kompetensi sesuai dengan aspek profil siswa Pancasila . Permasalahan  yang muncul dalam proses implementasi pembelajaran berbasis projek penguatan profil pelajar Pancasila  masih belum maksimal, karena pendidikan karakter yang ada pada anak masih belum sempurna dan masih ada kendala, seperti menurunnya rasa tanggung jawab, serta kemandirian yang kurang. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan implementasi penguatan profil pelajar Pancasila  melalui pembelajaran berbasis projek. Adapun metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan nilai pembelajaran berbasis dalam meningkatkan profil pelajar Pancasila  serta menunjukkan kapasitas keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia, toleransi terhadap keberagaman serta kerja sama tim.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS VI DI MIN 1 KOTA BIMA Syahru Ramadhan; Muslim Muslim
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 4 No. 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v4i1.389

Abstract

MIN 1 Kota Bima merupakan sekolah dasar (madrasah) berbasisIslam yang menerapkan pembelajaran berdasarkan kurikulum2013. Proses pembelajaran menggunakan paradigma baru yaitupembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik.Paradigma baru ini mengarahkan peserta didik untukmemposisikan diri sebagai subyek pembelajaran, sehingga siswadapat terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Matapelajaran fiqih selama ini diajarkan dengan cara menuntut siswamenghafal, sehingga hal ini sudah tidak kontektual lagizamannya. Pola ini juga membuat kesan bahwa gurumemposisikan siswa sebagai obyek pembelajaran yang harusselalu diisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan datadengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun sumberinforman dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, WakasekKurikulum dan guru mata pelajaran fiqih. Sedangkan metodeanalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasiltemuan dalam penelitian ini adalah Pembelajaran tematik denganmenggunakan pendekatan saintifik untuk mata pelajaran fiqihsiswa kelas VI di MIN 1 Kota Bima menggunakan pendekatanpembelajaran yang berpusat kepada siswa, menekankan padaproses pembelajaran yang berangkat dari dalam diri siswasendiri. Maksudnya bahwa yang mengkonstruksi pengetahuanadalah siswa sendiri, bukan guru yang mentransfer pengetahuankepada siswa. Guru disini hanya bertugas sebagai fasilitator dandinamisator. Kegiatan pembelajarannya menuntut siswa aktifsehingga dapat menciptakan proses pembelajaran bermakna.
URGENSI PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BELAJAR ABAD 21 DI PENDIDIKAN DASAR Hermansyah Hermansyah; Muslim Muslim
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 3 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v3i2.395

Abstract

Tulisan ini membahas tentang bagaimana mempersiapkan generasi emas yang siap bersaing di tengah arus globalisasi dankompetensi-kompetensi yang perlu dimiliki oleh siswa. Bagiseorang guru bahwa mendidik generasi yang tangguh itu butuhkematangan intelektual, konsep, metode, strategi dan tujuan yangjelas. Sehingga materi yang disampaikan dapat diserap olehsiswa dengan mudah. Jenis penelitian yang digunakan dalampenulisan ini adalah penelitan kepustakaan (Library Research),yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan dengan metodepengumpulan data pustaka, atau penelitian yang digali melaluiberagam informasi kepustakaan seperti buku, ensiklopedi, jurnalilmiah, koran, majalah, dan penelitian terdahulu yang dianggapmemiliki relevan dengan tema penelitian. Hasil analisis dalampenelitian menunjukan bahwa arah pembelajaran harus digiringpada proses penguatan keterampilan dan kompetensi yangdibutuhkan. Kompetensi itu antara lain, Critical Thinking,Communication, Collaboration dan Kreatif-inovatif. Selainkompetensi ini guru juga harus menguatkan dengan nila-nilaidasar dalam islam yaitu kepribadian seperti, kejujuran, amanahdan adil.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA PERSPEKTIF PENDIDIKAN JOHN DEWEY Muslim Muslim; Abdul Haris
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 8 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i2.4279

Abstract

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka bertujuan untuk membangun karakter dan kompetensi siswa sesuai nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, toleransi, dan berpikir kritis. Artikel ini mengkaji penerapan P5 dari perspektif pendidikan progresivisme John Dewey, yang menekankan pengalaman langsung, pembelajaran kontekstual, dan kolaborasi sebagai inti pendidikan. P5 dirancang untuk mendekatkan pembelajaran pada dunia nyata melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan siswa secara aktif dalam memecahkan masalah sosial di lingkungan mereka. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis konsep dan penerapan P5 berdasarkan teori pendidikan progresivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan P5 tidak hanya membangun kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat karakter siswa, seperti kreativitas, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kesiapan sekolah, dan pemahaman guru terhadap prinsip progresivisme Dewey menjadi hambatan dalam implementasinya. Dengan pendekatan holistik, eksploratif, dan berpusat pada siswa, P5 memberikan ruang bagi siswa untuk mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam proses pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan progresivisme Dewey relevan dalam mendukung tujuan Kurikulum Merdeka, yaitu menciptakan generasi muda yang adaptif, berdaya saing, dan memiliki karakter kuat sesuai nilai-nilai Pancasila.
Pemanfaatan Ular Tangga Edukatif Sebagai Media Pembelajaran Dalam Penanaman Karakter Berkebinekaan Global Pada Anak Usia 5–6 Tahun Di TK Ra Perwanida VI Wora Arfatunnisa; Ahmadin; Muslim
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6973

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman karakter berkebinekaan global pada anak usia dini melalui pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak. Pembelajaran karakter pada anak usia dini memerlukan media yang menarik dan menyenangkan agar anak lebih mudah memahami nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan ular tangga edukatif sebagai media pembelajaran dalam penanaman karakter berkebinekaan global pada anak usia 5–6 tahun di TK RA Perwanida VI Wora. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak kelompok usia 5–6 tahun, sedangkan informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media ular tangga edukatif mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan. Anak terlihat lebih antusias, aktif berpartisipasi, serta mampu berinteraksi dengan teman selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Media ular tangga edukatif juga membantu penanaman karakter berkebinekaan global melalui pembiasaan sikap toleransi, kerja sama, empati, disiplin, menghargai teman, dan sportivitas dalam kegiatan bermain kelompok. Guru berperan penting dalam memberikan arahan dan penguatan terhadap perilaku positif yang muncul selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menunjukkan bahwa media ular tangga edukatif dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam membantu penanaman karakter berkebinekaan global pada anak usia dini melalui kegiatan belajar sambil bermain
PEMBELAJARAN MAHARAH KITABAH PADA KELAS VII (TUJUH) SMP MUAMMADIYAH RITE AMBALAWI KABUPATEN BIMA Muslim Muslim; Nur Arafah
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 5 No. 2 (2021): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v5i2.882

Abstract

Keterampilan menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa yang ingin dicapai siswa dalam pembelajaran bahasa bahasa Arab. Penguasaan keterampilan menulis siswa mengalami kesulitan dalam menggabungkan huruf ke huruf lain, maupun penepatan harakat pada kalimat atau kata. Tujuan penelitian adalah mengetahui langkah guru dalam meningkatkan keterampiln menulis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Arab yang mengajar di kelas vii Smp Muhammadiyah Rite Ambalawi yang berjumlah 2 orang. analisis data reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil Peneliti menunjukkan bahwa langkah guru untuk meningkatkan keterampilan menulis adalah, 1) Menulis berulang ulang, 2) Menulis hafal teks dan 3) Menulis Dengan Membaca.
ANALISIS KEMAMPUAN DESAIN PEMBELAJARAN GURU NON-LINIER DI PAUD/TK SE-KOTA BIMA Lukman Lukman; Muslim Muslim
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v1i2.344

Abstract

Penelitian ini berjudul: “Analisis kemampuan desain pembelajaran guru non- linier di PUAD/TK Se-Kota Bima”. Tujuan adalah untuk mengalisis dan melihat bagaimana kemampuan guru non-linier dalam mendesain pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas, terutama di PAUD/TK yang ada di kota Bima. Metode penelitian yakni kualitatif dengan Jenis penelitian field research, yaitu peneliti mengadakan penelitian langsung terhadap objek yang diteliti dan dilakukan pengumpulan data yang ditemukan di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan partisipasi pasif, melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta triangulasi.
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI Muslim Muslim; Ichwan Ichwan
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v2i1.576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peran orangtua dalam pendidikan seks pada anak usia dini serta pemahaman orangtua terhadap istilah seks. Penelitian ini adalah penelitian fenomenologis dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan penelitian dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dimaksudkan untuk mengungkap peran orang tua dalam pendidikan seks bagi anak usia dini. Wawancara yang dilakukan adalah wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian: (1) Pemahaman orangtua tentang istilah seks adalah hubungan badan antara laki-laki dan perempuan (2) Peran orangtua dalam pendidikan seks pada anak usia dini yaitu (a) menjelaskan perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan (b) pembiasaan menutup aurat serta menjelaskan batasan aurat (c) pembiasaan menggunakan toilet serta mengajarkan cara membersihkan diri.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA MELALUI MEDIA GAMBAR (FLASHCARDS) PADA TAMAN KANAK-KANAK ANSYAL DESA TOLOWATA KECAMATAN AMBALAWI Lis Sukartin; Muslim Muslim
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2020): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v2i2.584

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini membahas tentang peningkatan kemampuanMengenal Angka Melalui Media Gambar (Flashcards) Pada TK. Ansyal Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh: kemampuan anak dalam mengenal angka bahwa guru sering menggunakan media gambar dalam mengembangkan berbagai kemampuan anak terutama dalam mengenal angka, dan anak juga senang menggunakan media gambar. Dari hal-hal demikian maka penulis tertarik untuk mengkaji secara mendalam mengenai peningkatan kemampuan mengenal angka melalui media gambar (flashcards) pada TK. Ansyal Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) Upaya guru dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media gambar (flashcards). 2) Faktor penghambat dan faktor pendukung dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media gambar (Flashcards) pada Taman Kanak-Kanak Ansyal Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi. Adapun hasil dari penelitian ini; guru dapat memperkenalkan angka dengan menggunakan media gambar kepada anak-anak, mampumemberikan semangat dan motivasi belajar kepada anak-anak, sehingga anak-anak merasa senang dan bahagia ketika di ajarkan.
PEMBELAJARAN DALAM MENUNJANG KETERCAPAIAN KOMPETENSI INDIVIDUAL ANAK USIA DINI: https://ejournal.iaimbima.ac.id/index.php/pelangi/submissions Agus Salam; Muslim Muslim; Siti Natri
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v3i1.645

Abstract

Pemaknaan pembelajaran, belajar, mengajar serta seluruh komponensistem pembelajaran yang tepat dapat mengarahkan guru dalammelaksanakan kegiatan pembelajaran anak usia dini yang efektif danefesien. Kejelasan tujuan akhir pembelajaran merupakan arah segalapelaksanaan pembelajaran yang dilakukan. Tujuan akhir pembelajaranadalah terbentuknya kompentensi tertentu pada individu sebagai sasaranpembelajaran, maknanya pembelajaran berhasil bukan karena prosespembelajaran telah berlangsung akan tetapi ada aspek ranah belajar yangmuncul pada perilaku siswa sebagai wujud belajar.