Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Resiko Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia Ni’ma Meilani; Wa Ode Azfari Azis; Rifandi Saputra
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2022): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i4.860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko kejadian diabetes mellitus (DM) pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Wajo Kota Baubau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasi dan atau sampel dalam penelitian ini terdiri atas kasus dengan jumlah 82 orang dan kontrol dengan jumlah 82 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis data univariat dan analisis data bivariat dengan nilai α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian DM pada lansia (PValue = 0,004; OR = 0,390), ada hubungan antara sikap dengan kejadian DM pada lansia (PValue = 0,003; OR = 0,339), ada hubungan antara pola makan dengan kejadian DM pada lansia (PValue = 0,000; OR = 0,241) dan ada hubungan antara aktivitas dengan kejadian DM pada lansia (PValue = 0,007; OR = 0,336). Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, pola makan dengan kejadian DM pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Wajo Kota Baubau. Saran agar melakukan pendekatan personal terhadap lansia untuk mengembangkan keterampilan, membangun kepercayaan diri dan melakukan kontrol gula darah secara rutin dan pola makan dan melakukan aktivitas fisik dan berolahraga sesuai jadwal
Inovasi Pengolahan Pangan Lokal Melalui Pembuatan Bubur Kacang Merah Sebagai Strategi Penurunan Angka Stunting di Desa One Waara Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah: Innovation In Local Food Processing Through The Production Of Red Bean Porridge As A Strategy To Reduce Stunting Rates In One Waara Village, Lakudo District, Central Buton Regency Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Irwan Amar; Rininta Andriani; Jumadi; Wa Ode Azfari Azis; Eky Endriana Amiruddin; Muh. Subhan; Fitriani; Wahyuddin; Taswin; Nurhidayati; Dahmar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9057

Abstract

Pengolahan pangan lokal di Desa One Waara masih terbilang bersifat tradisional karena dilakukan berdasarkan kebiasaan secara turun temurun. Pada umumnya pangan lokal terbanyak di desa One Waara yaitu kacang merah. Selain itu kacang merah banyak dikonsumsi masyarakat setempat sebagai makanan sehari-hari seperti sop, bubur, es kacang merah. Kejadian stunting dapat dihindari apabila mempunyai cukup pengtahuan tentang cara pemeliharaan gizi dan mengatur makanan anak. Tujuan dari Program Pengelolaan ini yaitu dapat memberikan nilai tambah bagi produk lokal yang melimpah di Desa One Waara. Metode yang digunakan meliputi diskusi, tanya jawab serta praktek pembuatan bubur kacang merah. Hasil kegiatan pengabdian adalah kacang merah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dari segi penampilan, warna dan rasa sehingga mempengaruhi penampilan dari produk-produk olahan, menjadikan produk olahan pangan dan dapat menjadi salah satu alternatif yang dikaitkan dengan kesehatan, meningkatnya wawasan para kelompok pengolah makanan dan kelompok ibu-ibu.