Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal RAP

Faktor-Faktor yang Terkait dengan Kecurangan Akademik pada Mahasiswa Farah Aulia
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.576 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v6i1.6647

Abstract

Abstract: Factors associated with academic cheating on students. This study aims to describe the factors associated with academic dishonesty that academic self-efficacy, self-control, sex and academic achievement. The method used is quantitative correlational. Results of the data analysis of this study showed that self-control, academic self-efficacy and academic achievement together have 10% of the role of academic dishonesty behavior. Academic dishonesty has a significant negative correlation with academic self-efficacy (r = -0.295, p = 0.000 <p 0.005), academic achievement has a negative correlation with academic cheating (r = -0.151, p = 0.042 <p 0.005) and self-control look does not have a significant relationship with academic cheating behavior (r = 0.124, p = 0.079> p0,05).Keywords: Academic cheating, self-control, academic self-efficacy, academic achievement. Abstrak: Faktor-faktor yang terkait dengan kecurangan akademik pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang berhubungan dengan kecurangan akademik yaitu efikasi diri akademik, kontrol diri, jenis kelamin dan prestasi akademik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Analisis data menunjukkan bahwa kontrol diri, efikasi diri akademik, dan prestasi akademik secara bersama-sama memiliki peran sebesar 10 % terhadap perilaku kecurangan akademik. Kecurangan akademik memiliki korelasi negative yang signifikan dengan efikasi diri akademik (r = -0,295, p =0,000< p 0,005), prestasi akademik memiliki korelasi negative dengan kecurangan akademik ( r = -0,151, p= 0,042 < p 0,005) dan kontrol diri terlihat tidak memiliki hubungan signifikan dengan perilaku kecurangan akademik (r =0,124, p =0,079 >p0,05).Kata kunci: kecurangan akademik, kontrol diri, efikasi diri akademik, prestasi akademik
Kontribusi persepsi tentang kompetensi pedagogik Guru terhadap keterikatan siswa pada Pelajaran matematika Fitri Meilinda; Farah Aulia
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.692 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v5i1.6637

Abstract

ABSTRACT: Contribution perception of pedagogical competence of teachers to students engangement in math. This study is a correlational research which determine to find out contribution perception about pedagogical competence of Mathematics theachers to student engagement on Mathematics lesson. Subjects were 87 the  eighth grade students of  MTsN Padang Japang Lima Puluh Kota Regency, subjects were taken by total sampling technique. Result by simple linear regression analysis obtained r2 = 0.215 and p= 0.000 (p < 0.01) for engagement in general, r2 = 0.177 and p = 0.000 (p < 0.01) on cognitive engagement, r 2= 0.197 and p = 0.000 (p < 0.01) on emotional engagement,  r2 = 0.118 and p=0.001 (p < 0.01) on behavioral engagement, so this proves that perception of pedagogical competence of Mathematics teachers contribute to student engagement in Mathematics lesson.Keywords: perception about pedagogical competence of  teacher, student engagement, mathematics ABSTRAK: Kontribusi persepsi tentang kompetensi pedagogik guru terhadap keterikatan siswa pada pelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Subjek  berjumlah  87 orang siswa kelas VIII MTsN Padang Japang Kabupaten Lima Puluh Kota,  pengambilan subjek menggunakan teknik total sampling. Hasil analisis regresi linear sederhana diperoleh nilai r2 = 0.215 dan p = 0.000 (p < 0.01) untuk keterikatan secara umum, r2 = 0.177 dan p = 0.000 (p < 0.01) pada keterikatan kognitif, r2 = 0.197 dan p = 0.000 (p < 0.01) pada keterikatan emosional,  r2 = 0.118 dan p = 0.001 (p < 0.01) pada keterikatan behavioral, sehingga membuktikan bahwa persepsi tentang kompetensi pedagogik guru matematika berkontribusi terhadap keterikatan siswa pada pelajaran Matematika.Kata kunci: persepsi tentang kompetensi pedagogik guru, keterikatan siswa, matematika
Efektivitas Token Ekonomi Untuk Mengurangi Shyness Pada Anak Sd Rizka Zastria; Farah Aulia; Duryati .
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.736 KB) | DOI: 10.24036/rapun.v5i2.6631

Abstract

Abstract: The effectiveness of the token economy to reduce shyness in children of elementary school . This research begin from result of observation and interview with teacher and students in one elementary school . Researcher found a phenomenon that shyness of students in elementary school. This is a experiment research with ABA design . Subject on this research are 2 students based on teacher recommendation. Result from wilcoxon signed ranks test with p = 0.039 (P <0.05) for subject A and p = 0.038 ( p < 0.05 ) for subjects N, which means that there are significant differences between the levels of shyness of student in elementary school which before and after given token economy. Keyword: Tocen economy, shyness, ABA Design  Abstrak: Efektivitas token ekonomi untuk mengurangi shyness pada anak SD. Penelitian ini berawal dari hasil observasi dan wawancara peneliti dengan guru dan murid  di salah satu Sekolah Dasar. Peneliti menemukan fenomena anak yang pemalu. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan ABA Design. Subjek  penelitian sebanyak 2 siswa yang berdasarkan pada rekomendasi guru. Hasil uji wilcoxon signed ranks test didapatkan nilai p = 0,039 (p<0,05) untuk subjek A dan nilai p = 0,038 (p<0,05) untuk subjek N , yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat shyness pada anak sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan token ekonomi.Kata kunci: Token ekonomi, shyness, ABA Design