Edi Widjajanto
Department of Clinical Pathology Faculty of Medicine, Brawijaya University, Malang, 65145, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Nursing Science Update

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KELUARGA YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA DI KOTA MALANG (DENGAN PENDEKATAN TEORI STRUKTURAL FUNGSIONAL KELUARGA) Dian Pitaloka Priasmoro; Edi Widjajanto; Lilik Supriati
Journal of Nursing Science Update (JNSU) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciencce, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.616 KB)

Abstract

Remaja memiliki tugas perkembangan yang harus dicapai yaitu identitas diri (identity). Tugas ini menekankan pentingnya rasa percaya diri. Ketidak berhasilan dalam mencapai tugas perkembangan akan mengakibatkan kebingungan peran (role confusion) yang dapat menyebabkan perilaku menyimpang seperti perillaku agresif. Perilaku ini muncul sebagai interaksi dari beberapa faktor seperti individu, keluarga, sosiokultural, dan paparan. Pendekatan teori struktural fungsional keluarga memandang terjadinya,perubahan fungsi, dukungan, dan lingkungan didalam keluarga dapat mempengaruhi anggota keluarga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor keluarga (fungsi, dukungan, lingkungan didalam keluarga) yang berhubungan dengan perilaku agresif. Metode dalam penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 83 responden diambil dengan proportional stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan kusioner fungsi Family Assesment Device (FAD),dukungan Model Friedman, lingkungan Family Environment System (FES), dan perilaku agresif Aggression Questionnaire(AQ). Hasil penelitian menunjukkan mean skor fungsi keluarga 36,24 (59%) dalam kategori fungsional keluarga, dukungan keluarga 58,13 (58%) kategori dukungan sedang, lingkungan keluarga 72,18 (94%) kategori lingkungan terstruktur, dan perilaku agresif 76,24 (75%) kategori agresif diatas rata-rata. Analisis korelasi dengan Pearson didapatkan faktor yang berhubungan dengan perilaku agresif p-value < α 0,05 adalah fungsi (p-value=0,001,r=-0,361), dukungan (p-value=0,000,r=-0,416), dan lingkungan (p-value=0,000,r=-0,37). Analisis multivariat dengan regresi linier berganda didapatkan sig 0,000<0,05, dan koefisien fungsi keluarga paling besar (-0,390). Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama faktor fungsi, dukungan, dan lingkungan keluarga berhubungan secara bermakna dengan perilaku agresif. Peningkatan faktor fungsi, dukungan dan lingkungan keluarga akan menurunkan perilaku agresif. Dan faktor fungsi keluarga adalah yang paling berkontribusi atau berhubungan dengan perilaku agresif.Kata Kunci: Faktor-Faktor Keluarga, Perilaku Agresif, Remaja, Teori Struktural Fungsional Keluarga
PENGARUH PERAN PERAWAT SEBAGAI CARE GIVER TERHADAP LENGTH OF STAY (LOS) DI IGD RSUD DR.T.C.HILLERRS MAUMERE DENGAN PELAKSANAAN TRIAGE SEBAGAI VARIABEL MODERASI Yuliani Pitang; Edi Widjajanto; Dewi Kartikawati Ningsih
Journal of Nursing Science Update (JNSU) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciencce, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.616 KB)

Abstract

Setiap tahun, lebih dari 2 juta orang/tahun datang mengunjungi IGD dan tidak jarang terjadi penumpukan pasien atau overcrowded yang menjadi masalah serius yang terjadi di IGD, dimana hal ini menyebabkan waktu tunggu yang lama dan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan di IGD. LOS merupakan indikator yang efektif untuk menilai kinerja dari IGD dan kualitas dari triage, hal ini menuntut  perawat IGD untuk selalu menjalankan perannya di berbagai situasi dan kondisi yang meliputi tindakan penyelamatan pasien secara profesional. Metode yang digunakan kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan studi penampang analitik (analytic cross sectional study), jumlah sampel yang digunakan 20 responden untuk subjek perawat dan 100 responden untuk subjek pasien dengan quota sampling. Hasil uji chi square (p value <0,05) menunjukan tidak ada pengaruh peran perawat sebagaI care giver terhadap lenght of stay  pasien di IGD dengan nilai signifikansi 0,649 dan penentuan pengaruh triage terhadap LOS pasien dilakukan dengan uji fisher menunjukan bahwa tidak memberikan pengaruh terhadap LOS pasien dengan nilai signifikansi 0,410 (p value <0,05). Kesimpulan adalah tidak ada pengaruh peran perawat sebagai care giver dengan LOS pasien dengan pelaksanaan triage sebagai variabel moderasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi LOS diantaranya waktu kedatangan, waktu konsultasi, waktu pemeriksaan lab, waktu pemeriksaan radiologi dan waktu disposisi fisik, dan ketersediaan tempat tidur di unit lain. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diatas maka dianggap perlu untuk menyempurnakan hasil penelitian ini dengan memperbaiki setiap kekurangan yang ada, diantaranya menambah jumlah sampel, menambah waktu penelitian, memperbaiki metode observasi dan melakukan penelitian lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap LOS pasien.Kata Kunci : Peran perawat Care Giver, Triage, Length Of stay pasien