Riza Yulina Amry
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Potret media yang digunakan untuk mendapatkan informasi MP-ASI Tri Widayanti; Acihmah Sidauruk; Jamroni Jamroni; Sarni Anggoro; Riza Yulina Amry
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.288 KB) | DOI: 10.32504/hspj.v5i3.510

Abstract

Mother's knowledge about MP-ASI is a determining factor for practice of giving MP-ASI correctly. MP-ASI or complementary feeding is food or drink given to toddlers aged 6-24 months to meet nutritional needs other than breast milk. Information is the support needed to increase mothers' understanding of complementary feeding according to the needs of their age. The government has carried out several socializations both in print and electronic media related to MP-ASI in collaboration with several professions. This study was conducted to determine the media used by mothers of toddlers when getting information about MP-ASI. The method used was a case study on mothers of toddlers who have babies aged 6-24 months at the Posyandu, Sosromenduran Gedongtengen Region, Yogyakarta City. Sampling used total sampling with the instruments used to collect data about the media and mother's knowledge were questionnaires and questionnaires. The technique of collecting and presenting data uses descriptive statistics. The results of the study were as many as 27 people (52.94%) got information about complementary feeding from the internet, 15 people (29.41%) from television, 6 people (11.76%) from the smartphone group, 2 people (3.92 %) from newspapers, and 2 (3.92%) people from bulletin boards. Mother's level of knowledge about MP-ASI for toddlers aged 6-24 months at the Posyandu, Sosromenduran Gedongtengen Region, Yogyakarta City is in the good category with internet and television as information media that provide a lot of information about MP-ASI.
Penerapan Teknik Imajinasi Terbimbing pada Pasien Fraktur Preoperasi dengan Ansietas Ani Mashunatul Mahmudah; Nurmaningsih Nurmaningsih; Rohayati Masitoh; Riza Yulina Amry
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1347

Abstract

Latar Belakang : Fraktur adalah hilangnya continuitas tulang, tulang rawan, baik yang bersifat total maupun sebagian. Biasanya disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik. Tindakan pembedahan atau operasi adalah salah satu penatalaksaan fraktur, pembedahan tersebut  menjadi salah satu penyebab terjadinya ansietas pada pasien yang hendak menjalani tindakan operasi. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan ansientas pada pasien pre operasi adalah dengan terapi teknik imajinasi terbimbing dapat mengurangi ansietas tanpa efek samping dan mempunyai manfaat terutama pada pasien yang mengalami pembedahan. Tujuan Penelitian ini untuk mendapat gambaran penerapan teknik imajinasi terbimbing dalam menurunkan ansietas pada pasien fraktur pre operasi. Metode : Metode Penelitian dilakukan menggunakan studi kasus dengan mendekatan asuhan keperawatan. Subjek penelitian yaitu pasien yang mengalami fraktur dengan masalah ansietas Hasil : Setelah dilakukan teknik imajinasi terbimbing pada kedua pasien mengalami penurunan tingkat ansietas, dibuktikan dengan pasien mengatakan rasa cemas menurun, lebih rileks, tekanan darah membaik dan frekensi nadi membaik, pola berkemih membaik, pola tidur membaik. Simpulan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik imajinasi terbimbing terbukti efektif dalam menurunkan tingkat ansietas pada pasien fraktur yang mengalami masalah ansietas pre operasi.
Penerapan Edukasi Latihan Fisik Walking Exercise dengan Masalah Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif Arita Murwani; Nanik Nor Khalifah; Riza Yulina Amry
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1443

Abstract

Latar Belakang : Masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif merupakan ketidakmampuan mengelola, dan/atau menentukan bantuan untuk mempertahankan kesehatan karena kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga. Adapun intervensi secara nonfarmakologis pada penderita diabetes mellitus terdiri dari edukasi dan latihan fisik. Edukasi kesehatan khususnya latihan fisik seperti walking exercise dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengelolaan mandiri pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efektivitas edukasi latihan fisik walking exercise dalam asuhan keperawatan keluarga dewasa pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus terhadap satu keluarga dengan anggota yang mengalami Diabetes Melitus Tipe II. Hasil : Setelah dilakukan intervensi edukasi, keluarga menunjukkan pemahaman perilaku sehat meningkat, kemampuan menunjukkan perilaku sehat meningkat, memiliki system pendukung meningkat dan menunjukkan minat meningkatkan perilaku sehat meningkat dalam memelihara kesehatan anggota keluarga. Simpulan : Edukasi latihan fisik walking exercise terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan pasien serta keluarga dalam pemeliharaan kesehatan, serta dapat dijadikan sebagai bagian dari intervensi keperawatan pada kasus serupa.