Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENYULUHAN PENCEGAHAN HIPERTENSI DENGAN CERDIK fara azzahra; Octariana Sofyan; Andi Wijaya; Mexsi Mutia Rissa; Danang Yulianto; Hayatus Sa’adah
Jurnal Bakti untuk Negeri Vol 2 No 2 (2022): JBN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is a condition where the pressure exceeds the normal limit. Uncontrolled high blood pressure can be a risk factor for cardiovascular disease. High blood pressure is still a dominant health problem and requires a good treatment. Counseling to the community of Ledok Timoho village, Muja Muju Umbulharjo Village, Yogyakarta on how to prevent and control hypertension and improve it. The method of activity used in this community service is in the form of counseling on the prevention and control of hypertension, followed by a question and answer discussion, and evaluation of activities using a questionnaire. The results of the implementation of community service showed that there was an increase in the knowledge of PKK mothers about the prevention and control of hypertension in the community from 86.30% to 100%.
SOSIALISASI TENTANG DAGUSIBU OBAT DI LEDOK TIMOHO KOTAMADYA YOGYAKARTA Danang Yulianto; Mexsi Mutia Rissa; Andi Wijaya; Octariana Sofyan; Fara Azzahra
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol 1 No 2 (2022): HIKMAYO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v1i2.64

Abstract

ABSTRAK Permasalahan kesehatan diindonesia sangat kompleks khususnya terkait obat masih banyak ditemui di masyarakat. Permasalahan yang berhubungan dengan obat terjadi karena masyarakat kurang paham tentang penggunaan dan penanganan obat yang baik dan benar. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah dengan menerapkan program DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang) obat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, masyarakat di Ledok Timoho ini belum pernah mendapatkan informasi tentang DAGUSIBU obat, sehingga perlu dilaksanakan sosialisasi tentang DAGUSIBU obat. Kegiatan ini dimaksudkan untuk dapat membagikan informasi tentang penggunaan dan penanganan obat yang benar kepada warga masyarakat di Kotamadya Yogyakarta khususnya warga Ledok Timoho. Metode sosialisasi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pengenalan masalah, pelaksanaan sosialisasi DAGUSIBU obat dengan cara penyuluhan, diskusi interaktif, dan pambagian buku saku DAGUSIBU obat. Kegiatan sosialisasi tentang DAGUSIBU obat berjalan dengan lancar, dan tingkat kehadiran peserta sebanyak 85,6% dari seluruh undangan. Peserta yang hadir dalam sosialisasi sangat antusias dalam mendengarkan penjelasan dan aktif bertanya terkait penggunaan obat dan penanganannya, hal tersebut dapat menunjang terwujudnya program pemerintah dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekitar Ledok Timoho. Sosialisasi ini mampu meningkatkan pemahaman peserta tentang pengelolaan obat dengan baik dan benar serta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan tentang obat tersebut dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Kata kunci : DAGUSIBU, Obat, Sosialisasi
PENGARUH METODE PENGERINGAN DAN PELARUT EKSTRAKSI TERHADAP RENDEMEN DAN KANDUNGAN KIMIA EKSTRAK DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.): EFFECTS OF DRYING METHOD AND SOLVENTS ON YIELD AND CHEMICAL CONTENT OF AVOCADO LEAVES EXTRACT (Persea americana Mill.) Fara Azzahra; Teresia Budiati
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i1.285

Abstract

Daun alpukat memiliki senyawa kimia alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Kualitas daun alpukat sebagai bahan alam nabati salah satunya dipengaruhi oleh proses pengeringan dan pelarut ekstraksi. Pengeringan dan pelarut ekstraksi dapat berpengaruh terhadap kandungan kimia suatu simplisia. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh metode pengeringan dan pelarut ekstraksi terhadap rendemen dan kandungan kimia ekstrak daun alpukat. Daun alpukat dikeringkan menggunakan kering angin dan oven. Simplisia yang sudah kering diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 96%, etil asetat, dan heksan, dihitung rendemen dan skrining fitokimia berupa uji flavonoid, uji alkaloid, uji tanin, uji saponin, dan uji terpenoid. Hasil rendemen ekstrak daun alpukat pada pengeringan kering angin dengan pelarut etanol 96%, etil asetat dan n-heksan masing-masing sebesar 13,96±0,09%; 4,51±0,48%; dan 3,39±0,33%. Hasil rendemen ekstrak daun alpukat pada pengeringan oven dengan pelarut etanol 96%, etil asetat dan n-heksan masing-masing sebesar 13,32±0,46%; 4,02±0,07%; dan 2,55±0,11%. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan metode pengeringan berpengaruh pada rendemen ekstrak daun alpukat pada pelarut n-heksan, tetapi tidak berpengaruh pada pelarut etanol 96% dan etil asetat, sedangkan perbedaan pelarut ekstraksi pada masing-masing metode pengeringan berpengaruh terhadap rendemen ekstrak daun alpukat. Hasil skrining fitokimia ekstrak daun alpukat pada masing-masing pelarut menghasilkan metabolit sekunder yang berbeda-beda, sedangkan antar metode pengeringan menghasilkan kandungan kimia yang sama.