Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA SEHAT (PIS-PK) DI PUSKESMAS BESTARI KOTA MEDAN dina lolita daulay; Ismail Efendi; Nuraini Nuraini
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 2 No 2 (2019): JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Healthy Indonesia Program is one of the targets to be achieved in the 2015-2019 National Medium-Term Development Plan (RPJMN). Medan City Bestari Health Center has not yet reached the target of collecting family data because the commitment of healthy family advisors is lacking in conducting family data collection, data collection time is limited, residents are difficult to find, sometimes the builders of healthy families often do not meet residents at home, evaluation of data collection results has not been carried out periodically even though Puskesmas Bestari has socializing about the Healthy Indonesia Program with the Family Approach (PIS-PK) The research aims to evaluate the implementation of the Healthy Indonesia Program with the Family Approach (PIS-PK) at the Bestari Health Center in Medan City. This type of qualitative research is with a descriptive approach. The informants in this study were key informants were the Head of the Bestari Health Center in Medan City, the main informants were the Coordinator of PIS-PK, doctors and members of the healthy family data collection team consisting of Health Administration, Nutrition, Environmental Health and Midwives and triangulation informants were the Head of Public Health Division of Health Office Kota Medan. The sampling technique uses snowball sampling. Data analysis is performed by data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study are human resources trained in TOT-PIS-PKada 5 people and TOT management of puskesmas there are 2 people, insufficient funds available, inadequate facilities and infrastructure, PIS-PK implementation policy for SK Head of Puskesmas, socialization of Permenkes No. 39 2016 has been implemented but there is no roadmap, planning according to the program, organizing the family development team is not in accordance with Permenkes Number 39 of 2016, family data collection is carried out but there are still families living in hard to find homes, there are often delays in reporting and the healthy family index at the puskesmas level has not reached 60% of the target 100 % in July 2019 It is recommended that health centers can overcome the problems that exist in the data collection ranging from input to the output of a healthy family index can be achieved
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN BPJS KESEHATAN PADA PELAYANAN DI PUSKESMAS KOTA PINANG KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN TAHUN 2019 syamsul bahri; Ayi Darmana; Nur Aini
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 2 No 2 (2019): JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan. Jumlah peserta Puskesmas Kota Pinang BPJS Kesehatan yang terdaftar sebagai peserta Non PBI 5.325 Jiwa dan PBI 7.002 Jiwa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada pelayanan di Puskesmas Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2019. Penelitian menggunakan survei analitik dengan desain cross secsional. Populasi adalah seluruh peserta BPJS kesehatan dengan umur 17-70 tahun sebanyak 7158 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin sebanyak 99 orang. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dengan chi square dan multivariat dengan uji regresi logistik pada a = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan faktor pengetahuan sikap, penghasilan, keterjangkauan, informasi, kondisi kesehatan, persepsi tindakan petugas kesehatan berhubungan dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada pelayanan serta variabel yang paling berhubungan adalah variabel persepsi tindakan petugas kesehatan. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan faktor pengetahuan, sikap, penghasilan, keterjangkauan, informasi, kondisi kesehatan, persepsi tindakan petugas kesehatan dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada pelayanan di Puskesmas Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA MEDAN NO 3 TAHUN 2014 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DI KANTOR PENGADILAN NEGERI MEDAN nurfitri ramadhani; Mappeaty Nyorong; Nur Aini
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 2 No 2 (2019): JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Daerah Kota Medan No 3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mewajibkan fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum yang ditetapkan menerapkan kawasan tanpa rokok. Kantor Pengadilan Negeri Medan adalah salah satu tempat kerja yang menerapkan kawasan tanpa rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Peraturan Daerah Kota Medan No 3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok diKantor Pengadilan Negeri Medan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling dan diperoleh informan sebanyak 11 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi di Kantor Pengadilan Negeri medan belum berjalan dengan efektif dalam hal sosialisasi serta tidak adanya penyeruan secara langsung dari pemerintah kota Medan, tidak ada staf pelaksana untuk mengawasi Implementasi KTR dan pedoman khusus sebagai informasi bagi pelaksana kebijakan KTR di Kantor Pengadilan Negeri Medan, tidak adanya sanksi yang tegas terhadap pelanggaran KTR, dan belum ada dibentuk komite atau kelompok kerja KTR di Kantor Pengadilan Negeri Medan.Penelitian ini menyarankan kepada Pihak pimpinan Kantor Pengadilan Negeri Medan agar melakukan sosialisasi penerapan KTR sebagai pemberitahuan secara jelas dan konsisten kepada pelaksana kebijakan agar implementasi KTR dapat berjalan dengan baik sesuai yang tertuang dalam PERDA KTR
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA SEHAT (PIS-PK) DI PUSKESMAS BESTARI KOTA MEDAN dina lolita daulay; Ismail Efendi; Nuraini Nuraini
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 2 No 2 (2019): JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Healthy Indonesia Program is one of the targets to be achieved in the 2015-2019 National Medium-Term Development Plan (RPJMN). Medan City Bestari Health Center has not yet reached the target of collecting family data because the commitment of healthy family advisors is lacking in conducting family data collection, data collection time is limited, residents are difficult to find, sometimes the builders of healthy families often do not meet residents at home, evaluation of data collection results has not been carried out periodically even though Puskesmas Bestari has socializing about the Healthy Indonesia Program with the Family Approach (PIS-PK) The research aims to evaluate the implementation of the Healthy Indonesia Program with the Family Approach (PIS-PK) at the Bestari Health Center in Medan City. This type of qualitative research is with a descriptive approach. The informants in this study were key informants were the Head of the Bestari Health Center in Medan City, the main informants were the Coordinator of PIS-PK, doctors and members of the healthy family data collection team consisting of Health Administration, Nutrition, Environmental Health and Midwives and triangulation informants were the Head of Public Health Division of Health Office Kota Medan. The sampling technique uses snowball sampling. Data analysis is performed by data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study are human resources trained in TOT-PIS-PKada 5 people and TOT management of puskesmas there are 2 people, insufficient funds available, inadequate facilities and infrastructure, PIS-PK implementation policy for SK Head of Puskesmas, socialization of Permenkes No. 39 2016 has been implemented but there is no roadmap, planning according to the program, organizing the family development team is not in accordance with Permenkes Number 39 of 2016, family data collection is carried out but there are still families living in hard to find homes, there are often delays in reporting and the healthy family index at the puskesmas level has not reached 60% of the target 100 % in July 2019 It is recommended that health centers can overcome the problems that exist in the data collection ranging from input to the output of a healthy family index can be achieved
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN BPJS KESEHATAN PADA PELAYANAN DI PUSKESMAS KOTA PINANG KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN TAHUN 2019 syamsul bahri; Ayi Darmana; Nur Aini
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 2 No 2 (2019): JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan. Jumlah peserta Puskesmas Kota Pinang BPJS Kesehatan yang terdaftar sebagai peserta Non PBI 5.325 Jiwa dan PBI 7.002 Jiwa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada pelayanan di Puskesmas Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2019. Penelitian menggunakan survei analitik dengan desain cross secsional. Populasi adalah seluruh peserta BPJS kesehatan dengan umur 17-70 tahun sebanyak 7158 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin sebanyak 99 orang. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dengan chi square dan multivariat dengan uji regresi logistik pada a = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan faktor pengetahuan sikap, penghasilan, keterjangkauan, informasi, kondisi kesehatan, persepsi tindakan petugas kesehatan berhubungan dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada pelayanan serta variabel yang paling berhubungan adalah variabel persepsi tindakan petugas kesehatan. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan faktor pengetahuan, sikap, penghasilan, keterjangkauan, informasi, kondisi kesehatan, persepsi tindakan petugas kesehatan dengan pemanfaatan BPJS kesehatan pada pelayanan di Puskesmas Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA MEDAN NO 3 TAHUN 2014 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK DI KANTOR PENGADILAN NEGERI MEDAN nurfitri ramadhani; Mappeaty Nyorong; Nur Aini
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 2 No 2 (2019): JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Daerah Kota Medan No 3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mewajibkan fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum yang ditetapkan menerapkan kawasan tanpa rokok. Kantor Pengadilan Negeri Medan adalah salah satu tempat kerja yang menerapkan kawasan tanpa rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Peraturan Daerah Kota Medan No 3 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok diKantor Pengadilan Negeri Medan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling dan diperoleh informan sebanyak 11 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi di Kantor Pengadilan Negeri medan belum berjalan dengan efektif dalam hal sosialisasi serta tidak adanya penyeruan secara langsung dari pemerintah kota Medan, tidak ada staf pelaksana untuk mengawasi Implementasi KTR dan pedoman khusus sebagai informasi bagi pelaksana kebijakan KTR di Kantor Pengadilan Negeri Medan, tidak adanya sanksi yang tegas terhadap pelanggaran KTR, dan belum ada dibentuk komite atau kelompok kerja KTR di Kantor Pengadilan Negeri Medan.Penelitian ini menyarankan kepada Pihak pimpinan Kantor Pengadilan Negeri Medan agar melakukan sosialisasi penerapan KTR sebagai pemberitahuan secara jelas dan konsisten kepada pelaksana kebijakan agar implementasi KTR dapat berjalan dengan baik sesuai yang tertuang dalam PERDA KTR