Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peran Moderasi Gender Terhadap Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan dan Kinerja Pegawai Egeten, Maxi
JURNAL ADMINISTRASI BISNIS (JAB) Vol. 14 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhatian terhadap isu-isu gender karena peran perempuan dalam posisi-posisi top manajemen tidak signifikan dibandingkan dengan peran laki-laki. Penelitian ini menyelidiki pengaruh gender terhadap efektifitas kepemimpinan transformasional, juga menganalisis peran gender terhadap hubungan antara kepemimpinan transformasional terhadap pemberdayaan pegawai. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah pegawai di Kabupaten Minahasa. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling. Terpilih 100 sampel yang dipilih secara acak dari pegawai di Pemerintah Kabupaten Minahasa. Teknik Analisis data, dijaring melalui sebaran kuesioner yang diberi nilai dan ditabulasikan untuk kemudian dianalisis dan jawaban yang diperoleh responden sesuai dengan nilai variable yang telah ditetapkan selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan bantuan software smartPLS. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert. Teknik analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling. Untuk mengolah data, studi ini menggunakan software PLS 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, gender memoderasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja pegawai.
EVALUATION OF BUDGET EFFICIENCY POLICY ON TRAINING PROGRAMS AT THE CLASS A MANPOWER TRAINING CENTER UPTD OF NORTH SULAWESI PROVINCE Sumakul, Richie; Pangemanan, Fanley N; Egeten, Maxi
Journal of Public Administration and Government Vol. 8 No. 1 (2026): Vol.8 No.1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/9xvach11

Abstract

The budget efficiency policy under Presidential Instruction No. 1 of 2025 threatens the sustainability of vocational training programs at regional training centers (BLK UPTD), particularly at the Class A UPTD Vocational Training Center of North Sulawesi Province (BLK Bitung), the only active government-run training institution in the region. This study aims to evaluate the implementation and impact of the budget efficiency policy on training program quality and to formulate strategies for sustaining the institution. A qualitative case study approach was employed through in-depth interviews, observation, and documentation review, analyzed using an integrated model combining Dunn's (2018) criteria, Stufflebeam's (1971) CIPP framework, Van Meter & Van Horn's (1975) implementation model, and Becker's (1993) human capital perspective. Results reveal that a 6.75% budget cut with only 65% actual realization led to 61.7% dependency on national budget funds and 48.5% of participants lacking access to competency certification, with four of six Dunn criteria rated low. The absence of functional civil servant instructors does not stem from budget cuts per se, but reflects the actual structural reality of unfilled functional positions within the BLK. The study concludes that BLK Bitung is in a state of pseudo-resilience—appearing statistically functional yet structurally fragile—necessitating immediate civil servant instructor recruitment, APBD revitalization, and reformulation of funding mechanisms.