Siti Rahmah
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Evaluasi atas Dana Talangan Haji Produk Perbankan Syariah di Indonesia Sopa & Siti Rahmah; Siti Rahmah
AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajis.v13i2.943

Abstract

Abstract: An Evaluation Study on Haji Bridging Funds of Shariah Banking Products in Indonesia. Hajj bridging funds are one of the financing products of Islamic banking based on a fatwa of the National Shariah Council that was endorsed by the Ijtimak Ulama of Fatwâ Commission throughout Indonesia. The bridging funds are to be provided to the customers who are able to settle up the loan before the hajj. Different transactions are used in hajj bridging funds. There are transactions of ijârah, qard, or both. Hajj bridging funds provide a positive impact (maslahah) like the ease for customers to obtain the hajj departure portion. However, the disadvantage (mafsadah) of hajj bridging funds are the increasing waste of the criteria of ability (istitâ‘ah) in hajj and the extending of hajj departure waiting lists.Keywords: hajj bailout, istitâ‘ah, maslahah, transaction of ijârah, transaction of qardAbstraks: Studi Evaluasi atas Dana Talangan Haji Produk Perbankan Syariah di Indonesia. Dana talangan haji merupakan salah satu produk pembiayaan perbankan syariah yang berlandaskan fatwa Dewan Syariah Nasional yang diperkuat oleh Ijtimak Ulama Komisi Fatwa seluruh Indonesia. Dana talangan haji diberikan kepada nasabah yang mampu melunasinya sebelum melaksanakan ibadah haji. Akad yang digunakan dalam talangan haji berbeda-beda. Ada yang menggunakan akad ijârah, qard, dan gabungan keduanya. Dana talangan haji memberikan dampak positif (maslahah) berupa adanya kemudahan kepada nasabah untuk mendapatkan porsi keberangkatan haji. Sedangkan dampak negatif (mafsadah) dana talangan haji adalah semakin mengaburkan kriteria mampu (istitâ‘ah) dalam haji dan memperpanjang daftar tunggu keberangkatan haji.Kata Kunci: dana talangan haji, istitâ‘ah, maslahah, akad ijârah, akad qardDOI: 10.15408/ajis.v13i2.943
PENDAMPINGAN SANTRI DALAM MENGHAFAL AL-QURAN DI PONPES MUHAMMADIYAH KH.IBRAHIM BOGOR Siti Rahmah; Mahmudin Sudin; Rony Edward Utama; Khasnah Syaidah; M Reza Prima; Liza Azzah Amiroh
Jurnal Pengabdian ADPIKS Vol 3 No 2 (2026): Volume 3 No 2 Tahun 2026
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Keislaman dan Sosial (ADPIKS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan santri dalam menghafal Al-Quran melalui pendampingan di Ponpes Muhammadiyah KH. Ibrahim Bogor. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang mengutamakan pemberdayaan santri melalui pendampingan dalam menghafal Al-Quran di Ponpes Muhammadiyah KH. Ibrahim Bogor. Pendampingan ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pertama, persiapan pendampingan santri sesuai dengan kondisi di Ponpes Muhammadiyah KH. Ibrahim Bogor. Tahap kedua, pelaksanaan pendampingan santri dalam menghafal Al-Quran di Ponpes Muhammadiyah KH. Ibrahim Bogor. Tahap ketiga, evaluasi pelaksanaan pendampingan santri dalam menghafal Al-Quran di Ponpes Muhammadiyah KH. Ibrahim Bogor. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa program pendampingan dapat diterima dengan baik oleh mitra. Ada peningkatan kemampuan santri dalam menghafal Al-Qur'an melalui program pendampingan menghafal Al-Quran di Ponpes Muhammadiyah KH. Ibrahim Bogor. Kegiatan pendampingan berjalan dengan baik, santri sangat antusias selama proses pendampingan menghafal Al-Quran. Keberhasilan kegiatan ini karena adanya dukungan berbagai pihak, kolaborasi antara tim pengabdian masyarakat dengan pendidik di Ponpes Muhammadiyah KH. Ibrahim Bogor serta keterlibatan santri secara aktif dalam setiap tahap kegiatan.