Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KESPERA

PERAN ORANG TUA DALAM MELATIH STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK PRA SEKOLAH DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BERMAIN SEDERHANA Riffiky Pinandia; Puji Lestari; Suharti; Wiwik Muhidayati
Kelompok Studi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 No 2 : Oktober 2024
Publisher : University of Karya Husada of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/kespera.v4i1.117

Abstract

Abstrak   Stimulasi perkembangan anak dapat dilakukan dengan meggunakan media bermain untuk melakukan interaksi agar tidak adanya gangguan dalam perkembangan. Prevalensi gangguan perkembangan bicara pada anak 46,8% dan gangguan gerak 3,9%. resiko ini meningkat dikarenakan adanya anak bermain dengan gadget.kegiatan ini dilkukan di Desa Banjarejo Kabupaten Bojoneoro dengan sasaran orang tua yang memiliki anak usia pra sekolah. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini adaah meningkatkan pengetahuan orang tua tentang media bermain sederhana yang bermanfaat untuk proses perkembangan anak. Peran orang tua dalam kegiatan ini agar mengtahui pengetahuan tentang stimulasi perkebangan anak dan media bermain sederhana. Kegiatan terdiri dari 3 tahap yaitu perijinan (koordinasi dengan bidan desa dan kepala desa), pelakasanaan (melakukan penyuluhan) dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan orang tua tentang media bermain sederhana yaitu sebesar 90% dan stimulasi perkembangan anak 80%.   Kata Kunci: Media bermain sederhana, stimulasi perkembangan, peran orang tua     Abstract Stimulation of children's development can be done by using play media to interact so that there is no disruption in development. The prevalence of speech development disorders in children is 46.8% and movement disorders 3.9%. This risk increases due to children playing with gadgets. This activity was carried out in Banjarejo Village, Bojoneoro Regency, targeting parents who have pre-school age children. The aim of this community service is to increase parents' knowledge about simple play media which is beneficial for the child's development process. The role of parents in this activity is to gain knowledge about stimulating children's development and simple play media. The activity consists of 3 stages, namely licensing (coordination with the village midwife and village head), implementation (conducting counseling) and evaluation. The method used in the activity is counseling. The result of this activity is that there is an increase in parents' knowledge about simple play media, namely by 90% and stimulation of children's development by 80%.   Keywords: Simple play media, developmental stimulation, role of parents
EDUKASI PENCEGAHAN DEPRESI PADA POST PARTUM DI DESA TAPELAN KAPAS BOJONEGORO Wiwik Muhidayati; Nur Azizah; Suci Arsita Sari; Ihsanti Indri Fajriya; Titik Nuryanti
Kelompok Studi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 No 2 : Oktober 2024
Publisher : University of Karya Husada of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/kespera.v4i1.118

Abstract

Abstrak   Masa nifas (Post Partum) adalah masa di mulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat kandungan kembali semula seperti sebelum hamil, yang berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. Selama masa pemulihan tersebut berlangsung, ibu akan mengalami banyak perubahan fisik yang bersifat fisiologis dan banyak memberikan ketidak nyamanan pada awal postpartum, yang tidak menutup kemungkinan untuk menjadi patologis bila tidak diikuti dengan perawatan yang baik. Metode yang digunakan secara sistematik adalah 1.Memberikan informasi tentang Upaya-upaya pencegahan depresi postpartum. Apa itu depresi postpartum penyebab atau faktor risiko gejala depresi post partum dampak cara pencegahan dan pentingnya peran keluarga. Apa itu baby blues dan depresi pasca melahirkan. Kesehatan mental Ibu pasca melahirkan.Terapi dan pengobatan depresi post partum serta pencegahan dan juga pentingnya deteksi dini depresi pasca melahirkan Kegiatan dilakukan selama selama 60 menit, dan evaluasi selama 15 menit. Evaluasi dilakukan dengan pertanyaan dan memastikan ibu memahami tentang cara pencegahan depresi post portum. Hasil dari edukasi yang dilakukan Sebagian besar ibu bisa tentang pencegahan depresi Post partum   Kata Kunci: Edukasi. Depresi Post Partum   Abstract   The postpartum period (Post Partum) is the period that begins after the birth of the placenta and ends when the uterus returns to its normal state before pregnancy, which lasts for 6 weeks or 42 days. During the recovery period, the mother will experience many physical changes that are physiological in nature and cause a lot of discomfort in the early postpartum period, which does not rule out the possibility of becoming pathological if not followed by good care. The method used systematically is 1. Providing information about efforts to prevent postpartum depression. What is postpartum depression, causes or risk factors for postpartum depression symptoms, the impact of prevention methods and the importance of the role of the family. What are baby blues and postpartum depression. Postpartum maternal mental health. Therapy and treatment of postpartum depression as well as prevention and also the importance of early detection of postpartum depression. Activities are carried out for 60 minutes, and evaluation for 15 minutes. Evaluation is carried out by asking questions and ensuring the mother understands how to prevent post-portal depression. The results of the education carried out by most mothers are about preventing post partum depression   Keywords: Education. Post Partum Depression