Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

DESCRIPTION OF KNOWLEDGE OF WOMEN STUDENTS ABOUT MENSTRUATIVE INTERFERENCE (POLIMENOREA) nur azizah; Suci Arsita Sari; wiwik muhidayati; agus ari afandi
Jurnal Penelitian Vol 2, No 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v2i2.48

Abstract

Menstrual cycle is abnormal can trigger polymenorhoe, polymenorhoe is shorter than 21thrid day of menstrual cycle. The number of bleeding day less than or same many of normal period. the research to know the discribe of knowledge about polymenorhoe on women student at high school health rejekwesi bojonegoro. Method is descriptif reaserch with simple random sampling, amount 46 responden. This research result indicates that less than some respondent is as much as 21 responden (45,7%) has knowledge is less about polymenorhoe. Conclusion is  less than some responden had knowledge is less about polymenorhoe. To increase knowledge reproductive health by read materials, book form Lecture, internet acces and book.
DESCRIPTION OF KNOWLEDGE OF WOMEN STUDENTS ABOUT MENSTRUATIVE INTERFERENCE (POLIMENOREA) nur azizah; Suci Arsita Sari; wiwik muhidayati; agus ari afandi
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.327 KB) | DOI: 10.47710/jp.v2i2.48

Abstract

Menstrual cycle is abnormal can trigger polymenorhoe, polymenorhoe is shorter than 21thrid day of menstrual cycle. The number of bleeding day less than or same many of normal period. the research to know the discribe of knowledge about polymenorhoe on women student at high school health rejekwesi bojonegoro. Method is descriptif reaserch with simple random sampling, amount 46 responden. This research result indicates that less than some respondent is as much as 21 responden (45,7%) has knowledge is less about polymenorhoe. Conclusion is  less than some responden had knowledge is less about polymenorhoe. To increase knowledge reproductive health by read materials, book form Lecture, internet acces and book.
SOSIALISASI DAN DISKUSI PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA PEREMPUAN DAN ANAK DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK DI KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO nur azizah; Wiwik Muhidayati; Sri Luluk; Rina Utami; Lusi Afriyani; Suci Arsita Sari; Agus Ari Efendi
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2021): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2421.87 KB) | DOI: 10.47710/abdimasnu.v1i3.106

Abstract

Perkawinan anak merupakan masalah serius yang  dihadapi di Indonesia, Perkawinan anak diartikan sebagai perkawinan dibawah usia yang disyaratkan oleh Undang undang. Menurut UU No 16 tahun 2019 dimana batasan usia pernikahan untuk laki laki dan perempuan adalah sudah berusia 19 tahun. Persoalan pernikahan anak telah menjadi perhatian pemerintah. Tujuan kegiatan adalah melakukan sosialisasi dan diskusi tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan anak, sehingga meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja dan orag tua sehingga dapat menurunkan angka pernikahan anak dikabupaten bojonegoro. Metode yang dilakukan dengan sosialisasi dan fasilitasi diskusi denngan pihak terkait tentang perkawinan anak dan upaya pencegahannya. Kegiatan sosialisasi dan diskusi tentang Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Perempuan dan Anak dalam Upaya Pencegahan Perkawinan Anak di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dihadiri oleh remaja, orang tua remaja, kader kesehatan, bidan, kepala desa, kepala puskesmas. Kesimpulan Meningkatnya pemahaman remaja serta orang tua tentang kesehatan reroduksi dan bahaya perkawinan anak. Sehingga nantinya mastarakat akan lebih waspada dan berhati hati dalam merencanakan dan melaksanakan pernikahan
Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Kasiman Bojonegoro Sari, Suci Arsita
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 15, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54444/jik.v15i1.165

Abstract

ASI eksklusif menjadikan perkembangan fisik, mental, dan emosional bayi akan lebih optimal. Pemberian ASI eksklusif pada masa bayi terbukti memiliki dampak jangka panjang, misalnya penurunan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung saat dewasa (Kemenkes RI, 2021). Beberapa faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif, salah satunya dukungan suami. Ibu memerlukan dukungan dari orang-orang sekitarnya untuk menunjang keberhasilan ASI eksklusif, terutama dari suami. Penelitian ini menggunakan metode analitik corelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu menyusui yang memiliki anak usia 0-6 bulan yang berkunjung di Puskesmas Kasiman Bojonegoro bulan Juli Tahun 2024 sebanyak 42 orang, sampel 42responden dengan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner, kemudian dilakukan pengolahan data melalui editing, coding, scoring dan tabulating serta analisis data dengan Uji Rank Spearman’s. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 42 responden terdapat sebagian besar dengan dukungan suami pada kategori dukungan tinggi yaitu sebanyak 30 responden (71,4%), sebagian besar dengan dukungan keluarga pada kategori dukungan tinggi yaitu sebanyak 24 responden (57,1%), dan sebagian besar memberikan ASI Eksklusif pada bayinya yaitu sebanyak 31 responden (73,8%). Hasil analisis statistik dengan uji spearman’s diperoleh nilai derajat signifikan ρ (0,000) < α (0,05) dan r 0,963. Kesimpulan penelitian Ada pengaruh dukungan suami terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kasiman Tahun 2024. Diharapkan Ibu menyusui mampu menerapkan program menyusui hanya ASI saja selama 6 bulan kemudian ibu dapat memberikan makanan pendamping ASI setelah bayi berumur 6 bulan. Ibu menyusui dapat menangkal tradisi yang ada untuk tidak mengikuti anjuran-anjuran orang lain memberikan makanan pendamping secara dini
EDUKASI PENCEGAHAN DEPRESI PADA POST PARTUM DI DESA TAPELAN KAPAS BOJONEGORO Wiwik Muhidayati; Nur Azizah; Suci Arsita Sari; Ihsanti Indri Fajriya; Titik Nuryanti
Kelompok Studi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Volume 4 No 2 : Oktober 2024
Publisher : University of Karya Husada of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/kespera.v4i1.118

Abstract

Abstrak   Masa nifas (Post Partum) adalah masa di mulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat kandungan kembali semula seperti sebelum hamil, yang berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. Selama masa pemulihan tersebut berlangsung, ibu akan mengalami banyak perubahan fisik yang bersifat fisiologis dan banyak memberikan ketidak nyamanan pada awal postpartum, yang tidak menutup kemungkinan untuk menjadi patologis bila tidak diikuti dengan perawatan yang baik. Metode yang digunakan secara sistematik adalah 1.Memberikan informasi tentang Upaya-upaya pencegahan depresi postpartum. Apa itu depresi postpartum penyebab atau faktor risiko gejala depresi post partum dampak cara pencegahan dan pentingnya peran keluarga. Apa itu baby blues dan depresi pasca melahirkan. Kesehatan mental Ibu pasca melahirkan.Terapi dan pengobatan depresi post partum serta pencegahan dan juga pentingnya deteksi dini depresi pasca melahirkan Kegiatan dilakukan selama selama 60 menit, dan evaluasi selama 15 menit. Evaluasi dilakukan dengan pertanyaan dan memastikan ibu memahami tentang cara pencegahan depresi post portum. Hasil dari edukasi yang dilakukan Sebagian besar ibu bisa tentang pencegahan depresi Post partum   Kata Kunci: Edukasi. Depresi Post Partum   Abstract   The postpartum period (Post Partum) is the period that begins after the birth of the placenta and ends when the uterus returns to its normal state before pregnancy, which lasts for 6 weeks or 42 days. During the recovery period, the mother will experience many physical changes that are physiological in nature and cause a lot of discomfort in the early postpartum period, which does not rule out the possibility of becoming pathological if not followed by good care. The method used systematically is 1. Providing information about efforts to prevent postpartum depression. What is postpartum depression, causes or risk factors for postpartum depression symptoms, the impact of prevention methods and the importance of the role of the family. What are baby blues and postpartum depression. Postpartum maternal mental health. Therapy and treatment of postpartum depression as well as prevention and also the importance of early detection of postpartum depression. Activities are carried out for 60 minutes, and evaluation for 15 minutes. Evaluation is carried out by asking questions and ensuring the mother understands how to prevent post-portal depression. The results of the education carried out by most mothers are about preventing post partum depression   Keywords: Education. Post Partum Depression
Children's Anxiety At Children's Daycare Park Utami, Wiwik; Sari, Suci Arsita; Susanti, Dwi Agung
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.963 KB)

Abstract

Child Care Park is one of the ways that many parents choose so that their children can continue to receive good education and care while parents are busy working. However, when children first adapt to the school environment, there are 2 child behaviors that appear, namely children can adapt or adjust and children experience anxiety in the form of fussy children, crying and not wanting to be left in the TPA. The purpose of the study was to identify the anxiety of children in day care. Descriptive research design, survey approach. The population is all parents of children in the Bojonegoro City Child Care Park in 2022 as many as 123 people, a sample of 25 respondents was obtained by purposive sampling technique. The research variable is anxiety in children at the Daycare Park. The instrument uses a questionnaire. Data processing by editing, coding, scoring, tabulating and descriptive data analysis with percentages. The results showed that most of the children in daycare did not experience anxiety, as many as 25 children (84%). Children do not experience anxiety while in Daycare if the mother is able to respond to the child's attitude, is more flexible in applying discipline to the child and does not limit the child's desire to learn something he likes. Efforts in preventing and overcoming anxiety in children while in the Daycare Park are by providing information to mothers who should be able to keep their promises to their children.
Dukungan Keluarga terhadap Peningkatan Keterampilan Ibu dalam Melakukan Pijat Bayi Utami, Rina; Sari, Suci Arsita; Afriyani, Lusi; Setianto, Rony
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 9 No. 4 (2023): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v9i4.3272

Abstract

Optimalnya pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hasil dari interakasi antara faktor yang saling berkaitan yaitu, lingkungan, perilaku dan rangsangan. Rangsangan stimulan salah satunya yaitu dengan pijat bayi.  Namun masih banyak yang beranggapan bayi tidak boleh sering dipijat dikarenakan bayi masih lemah. Desain yang digunakan pada penelitian ini yaitu desain deskriptif korelasi  dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Lokasi dalam penelitian ini yaitu di Balaidesa Sumbertlaseh, Kec. Dander, Bojonegoro. Populasi dari penelitian ibu yang mempunyai bayi dengan usia 0-12 bulan. Teknik pengambilan sampel dengan total  sampling sejumlah 20 orang yang datang ke balaidesa. Hasil yang didaptkan pada penelitian ini  yaitu Karakteristik responden sebagian besar ibu dalam kategori usia reproduktif yaitu 15 orang (75%),ibu tidak bekerja sebanyak 16 orang (80%), pendidikan ibu terbanyak SMA sejumlah 17 orang (85%).Hasil penelitian: Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan keterampilan pijat bayi dengan p=0,04. Simpulan: penelitian ini dengan adanya dukungan dari keluarga dapat meningkatkan keterampilan pijat bayi pada ibu.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI BAYI USIA 0-2 TAHUN DI PUSKESMAS SUKOSEWU KECAMATAN SUKOSEWU KABUPATEN BOJONEGORO: THE EFFECT OF OXYTOCIN MASSAGE ON THE IMPROVEMENT OF BREAST MILK PRODUCTION IN PUBLIC WOMEN AT THE SUKOSEWU HEALTH CENTER, SUKOSEWU DISTRICT, BOJONEGORO DISTRICT Nur Azizah; Suci Arsita Sari; Suzela Nurizna
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pijat oksitosin adalah pemijatan pada sepanjang kedua sisi tulang belakang pijat ini dilakukan untuk merangsang refleks oksitosin atau refleks pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijatan oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Penelitihan ini adalah jenis kuantitatif dan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Quasi Eksperimen) dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan One Group pretest and posttest design yaitu suatu desain penelitian dengan menggunakan observasi. Dimana dalam desain penelitian ini terdapat suatu kelompok yang di beri perlakuan (treatment) dan sudah di observasi sebelumnya (Pretest), dan selanjutnya diobservasi hasilnya setelah diberi perlakuan (Posttest). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis data dari uji wilcoxon yang dilakukan dengan aplikasi software SPSS untuk mengetahui adanya pengaruh antara variabel bebas dan terikat hasil dari perhitungan didapatkan nilai ρ value = 0,003, artinya nilai r value dalam penelitian ini lebih kecil dari α (0,05) atau dibawah 0,05 maka H1 diterima. Sehingga. ada pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi Asi pada ibu menyusui bayi usia 0-2 tahun di puskesmas sukosewu kecamatan sukosewu kabupaten Bojonegoro. Kata kunci : Ibu hamil, ASI, Pijat Oksitosin ABSTRACT Oxytocin massage is a massage along both sides of the spine. This massage is done to stimulate the oxytocin reflex or breast milk production reflex. The aim of this study was to determine the effect of oxytocin massage on increasing breast milk production in breastfeeding mothers at the Sukosewu Community Health Center, Sukosewu District, Bojonegoro Regency. This research is of a quantitative type and the design used in this research is (Quasi Experimental) with the approach used in this research being a One Group pretest and posttest design, namely a research design using observation. Where in this research design there is a group that is given treatment (treatment) and has been observed previously (Pretest), and then the results are observed after being given treatment (Posttest). The results of the research using data analysis from the Wilcoxon test which was carried out with the SPSS software application to determine the influence between the independent and dependent variables. The results of the calculations obtained a value of ρ value = 0.003, meaning that the value of r value in this study was smaller than α (0.05) or below 0.05 then H1 is accepted. So that. There is an influence of oxytocin massage on the smooth production of breast milk in postpartum mothers at the Sukosewu Community Health Center, Sukosewu District, Bojonegoro Regency. . Keywords: Pregnant women, breast milk, Oxytocin massage