Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EDUKASI HIPERTENSI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN MASYARAKAT RT 37 & 39 RW 11 KELURAHAN MUJA-MUJU Machfudz Eko Arianto
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 3 No. 2 (2022): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v3i2.2829

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi abnormal yang dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit kardiovaskular. Kebiasaan dan pola hidup masyarakat di perkotaan yang kurang baik dapat memicu terjadinya penyakit hipertensi. Oleh karena itu pengetahuan tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat seperti pengaturan makan, aktivitas fisik serta meninggalkan kebiasaan buruk merokok dan konsumsi alkohol dapat menjadi alternatif pemecahan masalah hipertensi di perkotaan.  Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi edukasi tentang bahaya hipertensi sebagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah melalui ceramah dan tanya tanya jawab serta diskusi tentang perilaku hidup sehat untuk mencegah hipertensi. Tujuan atau sasaran pengabdian yaitu masyarakat RT 37 dan 39, RW 11, Kelurahan Muja-Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta bersama para stakeholder terkait seperti kader posyandu, ketua takmir dan rt setempat. Pada saat kegiatan pengabdian dilaksanakan para tamu undangan dan hadirin dapat berpartisipasi secara aktif saat penyuluhan berlangsung.
COMMUNITY DIAGNOSIS DI RT 02 & 13 PEDUKUHAN PRINGGOLAYAN, KECAMATAN BANGUNTAPAN, KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2023 Machfudz Eko Arianto; Adyatma Dinan Pradana
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i1.4673

Abstract

Diagnosis komunitas merupakan suatu kegiatan yang digunakan untuk menentukan apakah terdapat masalah kesehatan pada sekelompok masyarakat dengan cara pengumpulan data di lapangan. DBD di tularkan melalui gigitan nyamuk Aedes betina yang membawa virus dengue di tubuhnya. Nyamuk Aedes Prevalensinya yang tinggi dan penyebarannya yang semakin luas menjadikan penyakit ini prioritas masalah kesehatan masyarakat di Indonesia metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Kemudian dilakukan Musyawarah Masyarakat Desa dengan mengambil prioritas masalah menggunakan metode USG (urgency, seriousness, growth). Untuk hasil analisis data primer yang telah dilakukan, permasalahan kesehatan yang menjadi prioritas di RT 02 dan 13 Dusun Pringgolayan adalah kebiasaan menggantung baju bekas pakai, yang termasuk dalam upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kemudian melakukan intervensi menggunakan media penyuluhan berupa power point. Kata kunci : 1) Diagnosis Komunitas 2) DBD
Hazards and Risks Identification in Swimming Activities at the Oya River Raihan Bagas Prabadika; Machfudz Eko Arianto
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v4i2.13918

Abstract

Background: Accidents in tourist attractions are very common, especially in natural tourism. Many factors can affect incidents at tourist attractions, whether they are factors from visitors, managers, safety facilities, or tourist locations. In 2023, there were 2 tourists who drowned because they were dragged by the flow of the Oya River in Kapanewon Imogiri, Bantul. As a result of the incident, several tourist attractions around it were temporarily closed to evaluate tourism management. For this reason, it is necessary to identify tourist safety hazards and risks. The purpose of this study is to identify the dangers and risks of swimming activities in the Oya River. Methods: this study uses a qualitative method with a descriptive type of research and uses a case study approach. The number of informants in this study amounted to 4 people consisting of 1 tourism manager, 1 land owner, and 2 tourists. Results: The results of the study show that there are types of hazards in the Kedung Parangan tourist attraction, namely gravity hazards, movement hazards, biological hazards, temperature hazards, and radiation hazards. The results of the risk assessment carried out using the risk table obtained results for all tourism activities, namely 16 low risk levels, 1 medium risk level and 1 high risk level. Conclusion: The potential danger that has a high level of risk is found in the potential danger of underheating that is at risk of cramping.