Julian Dwi Saptadi
Universitas Ahmad Dahlan

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kegiatan Community Diagnosis Hipertensi di RT 02 dan 04 Dukuh Jomblangan Kelurahan Banguntapan Julian Dwi Saptadi; Anita Yasminia Suwandi; Adellia Amanda Putri
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 1 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diagnosis komunitas adalah serangkaian kegiatan dalam menggali dan memperoleh gambaran permasalahan kesehatan di suatu komunitas. Tahapannya yaitu analisis situasi, identifikasi masalah, menentukan latar belakang permasalahan, menentukan prioritas masalah, hingga menentukan alternatif pemecahan masalah. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan tingkat kematian tertinggi di dunia atau sering disebut dengan silent killer yang menyebabkan komplikasi seperti penyakit kardiovaskular, hipertensi ensefalopati, penyakit hipertensi serebrovaskular, dan hipertensi retinopati. Persepsi yang terkadang kurang tepat saat menghadapi penyakit hipertensi pada lansia dapat berdampak pada saat penerapan perawatan lansia dengan penyakit hipertensi. Hasil identifikasi permasalahan kesehatan di di RT 02 dan RT 04 Dukuh Jomblangan yaitu tingginya angka penderita penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi). Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan community diagnosis melalui tahap pengumpulan data menggunakan kuesioner, tahap penetapan prioritas masalah, dan tahap intervensi. Intervensi mempertimbangkan aspek manfaat dan efektivitasnya bagi sasaran. Jenis kegiatannya yaitu penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini menambah pengetahuan sasaran yaitu masyarakat penderita hipertensi serta sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sehingga lebih memperhatikan kesehatan secara berkala. Disarankan bagi pihak terkait untuk lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat menggunakan media-media yang menarik.
Edukasi Pengelolaan Sampah Organik di RT 01 dan RT 03 Dukuh Jomblangan Kelurahan Banguntapan Julian Dwi Saptadi; Nidya Ananda Dewi; Banafsaj Nabilah Rahman; Ria Risti Nur Annisa; Zahra Raihan Nissa; Ainun Ibnu Zia Ulhaq; Widya Putri Utami
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5554

Abstract

Sampah organik berasal dari makhluk hidup, baik manusia, hewan maupun tumbuhan, sampah organik sendiri dibagi menjadi dua, yaitu sampah organik basah dimana sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi dan sampah organik kering, biasanya sampah ini dari bahan yang kandungan airnya kecil. Tujuan dari pengabdian ini adalah agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tempat sampah organik tertutup di dalam rumah. Metode pengabdian ini dilakukan dengan bentuk kegiatan yaitu penyuluhan kesehatan atau edukasi. Materi yang disampaikan yaitu berkaitan dengan pengertian sampah, jenis-jenis sampah, pentingnya memiliki sampah organik di dalam rumah, hingga masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan dari adanya sampah organik di dalam rumah. Untuk mengukur pemahaman masyarakat mengenai materi yang disampaikan dilakukan pre-test dan postest yang kemudian hasilnya diuji dengan uji Wilcoxon. Kesimpulan, terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai sampah organik sebelum dan sesudah pemberian edukasi di RT 01 dan RT 03 Dukuh Jomblangan.
Hypertension Counseling as an Effort to Increase Public Awareness in RT 04-05 Karangbendo Julian Dwi Saptadi; Latiesha Orlaviana; Isnawati Nur Adini; Joya Retno Palupi; Anggun Aulia Kharisma; Aliyyah Az-Zuhrah; Tania Vergawita; Rokhmayanti
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 1 (2025): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i1.6476

Abstract

Hypertension is one of the most common non-communicable diseases and poses a serious risk of complications if not properly managed. In RT 04 and RT 05, Karangbendo Village, the incidence of hypertension particularly among the elderly is notably high, necessitating promotive and preventive efforts through community service activities. This program aimed to enhance public knowledge regarding hypertension and its prevention through health education and blood pressure screening. The methods employed included educational lectures supported by PowerPoint presentations, distribution of informative leaflets, and assessment of participants’ knowledge using pre- and post-tests. The results indicated a significant improvement in participants’ knowledge, with the proportion of respondents demonstrating good knowledge increasing from 7.1% to 57.1% after the intervention. This community service activity demonstrated that educational interventions can effectively raise public awareness of hypertension and promote healthier lifestyle behaviors. Therefore, similar initiatives should be conducted on a continuous basis, with the support of healthcare professionals, to improve the overall health status of the community. Keywords: Hypertension, Knowledge, Counseling