Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISA HIDROLOGI DAN HIDROLIKA PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KALI PACAL BOJONEGORO Harjono, Harjono; Widhiastuti, Yulis
Rekayasa Sipil Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2019.013.01.3

Abstract

Erosion and sedimentation are two interrelated problems. In the Pacal river catchment area, in its development there has been environmental damage which has caused problems in watershed management in the form of changes in the function of paddy fields which basically results in a decline in the amount of water demand. The aim of the study was to monitor and evaluate the performance of the Pacal River sub-watershed using water management criteria. The results of the study found that the Flood calculation for 5 years with the Harpes method with Debit yields of 443,678 m³ / sec, the Rational method produced 413,495 m³ / sec and the Melchoir method produced 412,824 m³ / sec.
ANALISIS KUALITAS AIR TERPRODUKSI DESA KEDEWAN KECAMATAN WONOCOLO KABUPATEN BOJONEGORO Dyah Setyaningrum; Harjono Harjono; Zhailatur Rizqiyah
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.609 KB) | DOI: 10.30738/jst.v6i1.6283

Abstract

Kegiatan penambangan minyak dan gas bumi memberikan dampak pencemaran lingkungan yang disebabkan karena hasil sampingnya yang berupa air terproduksi. Di beberapa tempat di Indonesia kegiatan produksi ini dilakukan dengan cara tradisional dengan membuat gorong - gorong, salah satunya yang berada di Desa Kedewan, Bojonegoro. Pemakain alat yang sederhana dalam proses produksi serta tidak adanya IPAL menyebabkan kegiatan penambangan secara tradisional ini memberukan dampak terjadinya pencemaran terhadap kualitas air sungai. Penerima air libah berupa air terproduksi dari kegiatan ini adalah Sungai Kedungrupit dan Sungai Kaligaling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsentrasi air limbah yang dihasilkan dan juga menganalisis konsentrasi air sungai akibat kegiatan penambangan. Kegiatan penambangan tradisional minyak bumi di Desa Kedewan menghasilkan konsentrasi air terproduksi yang masih melebihi baku mutu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 19 Tahun 2010. Parameter yang terlampaui yaitu TDS dan COD. Sedangkan untuk kualitas air Sungai Kedungrupit dan Sungai Kaligaling setelah menerima air terproduksi kegiatan penambangan minyak bumi termasuk kategori tidak memenuhi baku mutu untuk air kelas II sebagaimana terlampir dalam PP No.82 Tahun 2001. Parameter yang terlampaui untuk baku mutu kelas II yaitu parameter COD, TDS, NH₃-N, serta, Minyak dan Lemak. Berdasarkan hasil analisis parameter fisika dan kimia air terproduksi di Desa Kedewan, maka perlu diadakan tindak lanjut dalam pengendalian pencemaran air sungai dengan membangun IPAL dan diperlukan adanya koordinasi dengan Pemerintah setempat agar dikeluarkan kebijakan yang terkait.
Analisis Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Menambahkan Pasir Kali, Kapur, dan NaOH Bella Lutfiani Al Zakina; Muhammad Ichsan; Harjono Harjono
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v9i1.3037

Abstract

Desa Genjor merupakan desa di Bojonegoro yang memiliki struktur tanah lempung dan daya dukung tanah yang rendah, susut yang besar dan plastisitas yang tinggi. Karakteristik tersebut akan menyebabkan kerusakan struktural seperti jalan bergelombang, pelat lantai retak, dan penurunan pondasi. Sehingga diperlukan stabilisasi untuk meningkatkan daya dukung tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai CBR pada lempung dengan penambahan Pasir Kali Laren, Kapur dan NaOH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah asli memiliki Batas Cair (LL) sebesar 79,5%, Indeks Plastisitas (PI) sebesar 42,4% dan PI < LL-30. Jadi menurut AASHTO, tergolong tanah liat kelas A-7-6. Nilai CBR dengan campuran 4% Kapur, 3% NaOH dan 5% Pasir Kali Laren adalah 26,1%, Tanah dengan campuran 7% Kapur, 5% NaOH dan 10% Pasir Kali Laren adalah 30,37%, Tanah dengan campuran Kapur 10%, NaOH 7% dan Pasir Kali Laren 15% sebesar 49,83% dari nilai CBR tanah asli sebesar 19,46%. Nilai CBR mencapai kestabilan optimum pada campuran 10% Kapur + 7% NaOH dan 15% Pasir Kali Laren yang dapat meningkatkan nilai CBR sebesar 30,37%.
Analisis Sistem Drainase Kota Bojonegoro Wilayah Afvoer Karang Pacar Kabupaten Bojonegoro: Studi Kasus: Persilangan Saluran Jalan Mastrip – Jalan Pemuda harjono
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4327.254 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i1.265

Abstract

Penelitian ini dilakukan di wilayah Afvoer Karang Pacar Kabupaten Bojonegoro, dengan daerah tangkapan air seluas 2,898 Km2 . Beberapa jalan di wilayah tersebut sering terjadi banjir saat hujan turun. Wilayah afvoer Karang Pacar yang akan diteliti berawal dari persilangan saluran Jalan Mastri sampai Jalan Pemuda. Peneliti menggunakan data curah hujan stasiun Bojonegoro yang diperoleh dari Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Bojonegoro. Data curah hujan yang digunakan adalah data hujan harian 15 tahun terakhir (2005-2019). Dalam analisi ini untuk perhitungan debit rencana menggunakan metode Log Pearson III dan untuk menghitung debit rencana menggunakan metode rasional. Berdasarkan hasil analisis, ada beberapa saluran yang dikatakan tidak aman. Maka dari itu saluran-saluran tersebut harusnya menjadi fokus pemerintah untuk mencari solusi agar tidak lagi terjadi banjir saat musim hujan. Ada dua alternatif yang bisa digunakan dalam mengurangi potensi banjir, yaitu dengan sosialisasi kepada masyarakat agar turut serta dalam merawat saluran agar terhindar dari sampah yang menyumbat atau dengan melakukan normalisasi infrastruktur drainase dengan mengubah bentuk maupun dimensi saluran.
Perencanaan Penambahan Struktur Atas Bentang Jembatan Glendeng Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban: Planning For Additional Structure Of The Glendeng Bridge Span Simo Village, Soko District, Tuban Regency harjono; Nurkholis Adi Putra, Mohamad
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.795 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i2.306

Abstract

Jembatan Glendeng merupakan penghubung yang sangat vital antara Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban berada diatas Sungai Bengawan Solo. Jembatan yang dibangun pada tahun 1995 ini kondisinya mulai nampak memprihatinkan. Sisi utara jembatan yang ada di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Berdasarkan pengamatan di lapangan diketahui bahwa jembatan tersebut sangat perlu adanya perbaikan jembatan yang berupa penambahan bentang , kerusakan jembatan glendeng penghubung kabupaten Bojonegoro dengan Kabupaten Tuban mengalami kerusakan di sisi utara masuk di kecamatan soko Kabupaten Tuban. Tujuan kajian ini adalah untuk merencanakan penambahan struktur atas bentang jembatan glendeng Desa Simo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Metode perencanaan penambahan bentang jembatan ini mengacu pada peraturan Pembebanan SNI 1725.2016, dalam perencanaan jembatan ini digunakan pendekatan pada studi kasus dengan data perhitungannya menggunakan metode LRFD (Load Resistance Factor and Design). Hasil yang diperoleh adalah Jembatan Glendeng direncanakan penambahan bentang di bagian sisi utara sepanjang 15 meter dan lebar 7 meter dan aman sesuai dengan standar SNI.
ANALISIS PENURUNAN KAPASITAS WADUK (Study Kasus: Waduk Pacal Bojonegoro) HARJONO
Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2016): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.473 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v1i2.109

Abstract

Terjadinya pendangkalan telah mengurangi umur guna Waduk Pacal yang berfungsi sebagai pengendali banjir dan tandon air untuk mengatur kebutuhan air irigasi di kawasan Waduk Pacal. Dalam musim penghujan air akan melimpah dan tidak bisa tertampung di Waduk sedangkan pada musim kemarau debitnya tidak akan mampu mengaliri irigasi dan pada beberapa tahun ini air waduk pada musim kemarau tidak ada sama sekali. Didalam karya ilmiah ini, akan direncanakan untuk menghitung rambatan sedimen yang akan masuk ke dalam Waduk Pacal. Sehingga dapat diperkirakan berapa rambatan sedimen yang terjadi dan dalam waktu berapa tahun lagi umur guna waduk akan habis. Berdasarkan analisa dan perhitungan yang g telah dilakukan dengan memperhatikan batasan masalah, maka dapat diambil kesimpulan bahwa rambatan sedimen yang terjadi baik itu dari suspended load dan bed load adalah 6,91 mm/th. Volume sediment yang mengendap didalam Waduk Pacal pada umur pengoperasian n 80 th atau pada tahun 2013 mencapai sekitar 21,23 juta m3. Sedimen yang masuk ke Waduk Pacal disebabkan oleh rusaknya tanah daerah tangkapan air. Apabila tidak ada usaha untuk menangani masalah tersebut, dengan kapasitas air waduk yang ada sekarang ma maka diprediksi dalam waktu 2 tahun kedepan akan tinggal 48,9 % dari kapasitas awal pengoperasian.
PERAN MASYARAKAT PADA PEMBERDAYAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI BENGAWAN SOLO HARJONO
Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2017): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.87 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v2i2.126

Abstract

Untuk mengatasi berbagai masalah SDA di Bojonegoro dan untuk mewujudkan kemanfaatan SDA yang berkelanjutan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat maka SDA harus dikelola secara menyeluruh, terpadu dan berwawasan lingkungan. Pengelolaan SDA meliputi kegiatan konservasi SDA untuk menjaga keberadaan dan keberlanjutan SDA dalam kuantitas dan kualitas yang memadai diperlukan usaha pendayagunaan SDA yang terpadu, adil dan berkelanjutan untuk berbagai kebutuhan masyarakat dan pengendalian daya rusak air.
PERENCANAAN DIMENSI EMBUNG DESA SENGON KEC.NGAMBON UNTUK KEBUTUHAN PENGAIRAN LAHAN PERTANIAN Harjono.,ST.,M.Si
Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2018): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2178.744 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v3i2.141

Abstract

Wilayah Desa Sengon sering mengalami kekeringan, sungai-sungai yang pada musim penghujan banyak terdapat air, pada musim kemarau menjadi berkurang airnya dan sebagian kawasan terkadang menjadi kering. Air yang digunakan haruslah memenuhi syarat dalam segi jumlah maupun mutunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan air, perencanaan dimensi embung, dan stabilitas embung terhadap gaya-gaya yang bekerja. Cara untuk melakukan perencanaan dimensi embung yaitu dengan cara melakukan observasi di lokasi penelitian dan mendapatkan data dari instansi terkait guna memperoleh data ataupun informasi yang akurat. Dari hasil analisis yang telah dilakukan pada perencanaan embung Desa Sengon Kec.Ngambon untuk kebutuhan pengairan lahan pertanian menghasilkan beberapa output yang dapat disimpulkan yakni meliputi : Jumlah kebutuhan air lahan pertanian Desa Sengon 103.950 m3 per 3 bulan, tinggi embung direncanakan berdasarkan elevasi Muka Air Banjir (MAB) dan tinggi jagaan dengan tinggi total 4 m, sketsa tubuh embung yang direncanakan sudah memenuhi kebutuhan lahan pertanian Desa Sengon yaitu sebesar 160.000 m3 dan sisa air digunakan untuk air baku, perencanaan pintu sorong terhadap stabilitas-srabilitas dan gayagaya yang bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku (aman).
ANALISIS PENYEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DS. BAYEMGEDE KEC. KEPOHBARU Harjono.,ST.,M.Si
Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2019): De' Teksi- Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2628.809 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v4i1.149

Abstract

Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa publik dalam penyediaan air bersih yang berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam upaya memberikan pelayanan terhadap masyarakat terutama yang terdapat di Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru dituntut untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sehingga kebutuhan air bersih di Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru ini bisa tercukupi, maka dengan ini kami sebagai penulis ingin menganalisa kebutuhan dan kebutuhan air bersih di desa tersebut apakah sudah dapat memenuhi kebutuhan air bersih atau tidak. Tujuan dari tugas akhir ini yaitu untuk mengetahui jumlah kebutuhan air bersih yang harus terpenuhi oleh IPA Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru PDAM Kota Bojonegoro pada tahun 2028, serta mengetahui kapasitas Reservoir untuk mencukupi kebutuhan air di wilayah Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru PDAM Kota Bojonegoro pada tahun 2028, dan Untuk mengetahui kebutuhan harian maksimum dan puncak debit air Desa Bayemgede Kec. Kepohbaru PDAM Kota Bojonegoro. Pelaksanaan tugas akhir merupakan desain dasar dari identifikasi potensi kebutuhan air bersih di Desa Bayemgede Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, berdasarkan sumbernya data dibedakan menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder, dan pada tahap analisis dilakukan dengan menghitung data yang ada untuk mencari laju perubahan dari hasil - hasil elemen dan mengetahui kebutuhan air bersih. Data yang diperlukan dari segi kuantitas yaitu penambahan pelanggan PDAM menurut variable - variabelnya selama 5 tahun terakhir, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan rumus - rumus untuk mencari kebutuhan air bersih periode 10 tahun mendatang. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, kebutuhan air bersih Desa Bayemgede tahun 2028 menurut prediksi jumlah penduduk adalah 2,27 liter/detik, kebutuhan harian maksimum 2,72 liter/detik, debit pada jam puncak 4,09 liter/detik. Cakupan pelayanan yaitu 1.906 jiwa, dan kekurangan kapasitas Reservoir yaitu 29 m³.
KAJIAN ULANG CONTROL STABILITAS GROUNDSILL BENDUNG GERAK SUNGAI BENGAWAN SOLO DI KABUPATEN BOJONEGORO Harjono; Putra Permana, Dimas
Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 1 (2020): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.642 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v5i1.240

Abstract

Bendungan gerak di desa Ngringinrejo kec. Kalitidu dan desa Padang kec. Trucuk adalah sebuah aset negara yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Bojonegoro. Dari kondisi tersebut, penurunan elevasi dasar (scouring) pada bagian downstream bendungan gerak Bojonegoro selain karena akibat penambangan pasir juga terjadi akibat pengaruh hidraulis. Dengan adanya pembangunan groudsill dapat mengembalikan kondisi sungai serta, menjaga bangunan Bendungan Gerak, dan mengatur arus sungai. Groundsill merupakan suatu struktur ambang melintang yang di bangun pada alur sungai yang bertujuan untuk mengurangi kecepatan arus dan meningkatkan laju pengendapan di bagian hulu struktur. Berdasarkan hal tersebut, penulis ingin menganalisis stabilitas Groundsill baik ditinjau dari keamanan terhadap bahaya gerusan, bahaya rembesan (piping), keamanan terhadap daya dukung tanah, dan kemanan terhadap bahaya geser pada saat debit banjir.Hasil yang didapatkan berdasarkan anilisis yang di lakukan adalah groundsill bendung gerak aman dari bahaya rembesan (piping) karena nilai weight creepratio hitung lebih besar daripada weight creep ratio untuk tanah berjenis pasir halus. Groundsill bendung aman dari bahaya geseran saat banjir. Groundsill tidakaman dari daya dukung tanah karena nilai tekanan lebih besar daripada daya dukung tanah. Groundsill aman dari bahaya gerusan.