Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kriteria Kinerja Energi Untuk Kenyamanan Termal Pada Bangunan Fasilitas Pendidikan Tinggi Di Indonesia Analisis Dengan Metode Important Performance Analysis Ariestadi, Dian; Alfianto, Imam; Sulton, Mohammad
RUAS Vol. 12 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2014.012.01.4

Abstract

Gedung di negara beriklim tropis termasuk Indonesia paling banyak menggunakan energi untuk sistem tata udara 45-70%, sistem tata cahaya 1020%,. SNI 03-6196-2000 tentang prosedur audit energi pada bangunan gedung, memiliki ruang lingkup meliputi perkantoran, hotel, pertokoan/pusat belanja, rumah sakit, apartemen dan rumah tinggal. Bangunan fasilitas pendidikan tinggi belum mendapat perhatian terkait dengan kinerja energi karena kenyamanan suhu dan pencahayaan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kriteria dasar sebagai indikator awal untuk melakukan penilaian (assesment) terhadap kinerja energi bangunan. Analisis dan identifikasi kriteria dilakukan dengan menggunakan metode Important Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sekitar 40 kinerja kriteria desain bangunan yang memiliki pengaruh dengan kenyamanan termal terdapat 24 faktor yang dipersepsikan penting oleh pengguna bangunan fasilitas bangunan pendidikan tinggi, meliputi kategori: (1) lokasi bangunan, (2) upaya reduksi panas sekitar bangunan, (3) denah bangunan, (4) bentuk arsitektur, (5) desain struktural dan selubung bangunan, (6) desain struktural dan selubung, (7) interior ruang, serta (8) sistem penghawaan dan pencahayaan buatanKata kunci: kinerja termal bangunan, bangunan fasilitas pendidikan tinggi, metode Important Performance Analysis
Capillary Imbibition of Concrete Containing Cold Bonded Fly Ash-Based Lightweight Aggregate in a Salt Environment Risdanareni, Puput; Sulton, Mohammad; Nindyawati, Nindyawati; Rosyidi, Ditya Hafidz; Ekaputri, Januarti Jaya; Razak, Rafiza Binti Abd.; Abdullah, Mohd Mustafa Al Bakri
Civil Engineering Dimension Vol. 28 No. 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/ced.28.1.23-33

Abstract

Cold bonded lightweight aggregate generated from fly ash (FA LWA) has become an interesting approach to increase the consumption of fly ash and prevent over-mining of natural aggregate. However, using the cold-bonded hardening method could increase the number of open pores in LWA, making the concrete containing this LWA face an increased risk of degradation due to water ingress. Thus, in this research, the effect of using FA LWA in concrete on the mechanical and transport properties in a salt environment is being investigated. Three aggregate replacement ratios of 0, 50, and 100% were applied, while the salt environment was mimicked with NaCl and Na2SO4 solutions. The results show that the optimum replacement rate of FA LWA was 50%. Regarding the transport properties, exposing concrete to a salt environment (NaCl or Na2SO4) proved to slow down the capillary imbibition rate slightly.