Fembriani Fembriani
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Probing-Prompting Terhadap Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas V Fembriani Fembriani; Melan Gewahi
Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL Vol. 2 No. 02 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/kontekstual.v2i02.398

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji adanya pengaruh yang signifikan model Probing-Prompting terhadap Hasil Belajar IPA peserta didik kelas V di SD Negeri Hueknutu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang. Penelitian adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan bentuk desain penelitian One–Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik keslas V SD Negeri Hueknutu yang berjumlah 33 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model Probing-Prompting terhadap Hasil Belajar IPA. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata hasil belajar peserta didik yang mencapai KKM pada pembelajaran dengan model Probing-Prompting 61,3% lebih tinggi daripada persentasi nilai peserta didik yang mencapai KKM pada pembelajaran dengan model konvensional yang hanya mencapai 25,8%. Pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS 16 dilakukan dengan uji paired sample t test. Berdasarkan data diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara variabel awal dengan variabel akhir. Ini menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna terhadap perbedaan perlakuan yang diberikan pada masing-masing variabel. Oleh sebab itu, model probing-prompting dapat dijadikan salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik.
Pengembangan Buku Saku IPA untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI Fembriani Fembriani
Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/kontekstual.v3i01.467

Abstract

Pengembangan buku saku IPA untuk siswa kelas VI di sekolah dasar diharapkan akan memberikan manfaat besar untuk siswa. Kajian penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa, kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA dan pembelajaran di kelas yang terbatas pertemuan antara guru dan siswa karena situasi pandemic covid 19. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan dan efektifitas buku saku IPA untuk siswa kelas 6 SD N Tesabela. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Riset and Development (RnD)  dengan menggunakan bentuk desain penelitian One –Group Pretest-Postest Design. Hasil penelitian yang diperoleh dan hasil pengujian statistik yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa buku saku IPA terbukti valid dan efektif untuk digunakan. Valid dengan 4 validator buku ajar. Dengan nilai dari masing-masing validator dalam kategori baik Dan dalam bentuk tesnya terbukti valid dengan 20 soal evaluasi dengan nilai seluruh r hitung lebih bedar dari r tabel. Serta Buku saku IPA dikatakan efektif dengan nilai uji t bahwa t_hitung>t_tabel yaitu 5,70>1,70, hal ini berarti Buku saku IPA SD valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.
Analisis Implementasi Pembelajaran IPA dan Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Fembriani Fembriani
Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL Vol. 3 No. 02 (2022): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/kontekstual.v3i02.661

Abstract

Mulai awal tahun 2020, dunia digemparkan dengan munculnya pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19). Hal ini mengakibatkan  perubahan  diberbagaai sektor salah satunya pendidikan, proses pembelajaran luring berganti menjadi daring. Saat pembelajaran daring pula dikeluarkan kebijakan tentang merdeka belajar. Perubahan pelaksanaan pembelajaran IPA secara daring di SD dan merdeka belajar menuntut guru untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru. Melalui metode kombinasi (kualitatif dan kuantitatif) peneliti mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPA secara daring di SD dan merdeka belajar se Pulau Jawa dan NTT. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa guru dalam perencanaan  dan  pelaksanaan akan tetapi dalam evaluasi dan pemberdayaan sikap ilmiah masih kurang baik. Guru dalam pemberdayaan ketrampilan proses sains siswa cukup baik dan juga penggunaan media pembelajaran IPA di SD. Guru juga memiliki pemahaman yang cukup baik tentang merdeka belajar.