Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LINK

MODEL IMPLEMENTASI PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH DI SEKOLAH MENENGAH Anita Widiastuti; Ulfah Musdalifah; Fitria Zuhriyatun
Jurnal LINK Vol 16, No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.509 KB) | DOI: 10.31983/link.v16i1.5655

Abstract

Kementerian kesehatan menyelenggarakan program pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri. Ini merupakan program baru dari pemerintah. Tablet dibagikan gratis untuk remaja putri usia sekolah menengan melalui Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model yang efektif dalam implementasi program pemberian tablet tambah darah pada remaja putri di kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam. Informan adalah pelaksana gizi di puskesmas, guru UKS pelaksana program di sekolah,  dan siswi. Diperoleh tiga model atau pola dalam implementasi pemberian tablet tambah darah pada penelitian ini. Model pertama ada pemberdayaan petugas puskesmas terhadap guru sekolah dan perwakilan siswi dalam mengelola ditribusi dan konsumsi tablet tambah darah. Model kedua ada pemberdayaan pihak puskesmas dengan pihak sekolah, tetapi tidak ada koordinasi konsumsi tablet tambah darah. Sedangkan model ketiga tidak ada pemberdayaan pihak sekolah oleh pihak puskesmas. Untuk meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah, diperlukan peningkatan pemberdayaan pihak guru dan siswi oleh pelaksana gizi puskesmas supaya tujuan program pemberian tablet tambah darah  untuk remaja putri bisa efektif.
PEMBENTUKAN KELOMPOK PENDAMPING IBU HAMIL DI DESA KARANGGINTUNG KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS Diki Retno Yuliani; Ulfah Musdalifah; Affi Zakiyya; Fitria Zuhriyatun
Jurnal LINK Vol 14, No 1 (2018): MEI 2018
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.659 KB) | DOI: 10.31983/link.v14i1.2935

Abstract

Salah satu Program Likes Jateng adalah “jateng gayeng nginceng wong meteng (5 NG)”, yang bertujuan menekan AKI AKB dengan melibatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan ibu sejak sebelum hamil sampai masa nifas. Untuk mensukseskan program tersebut, pengabdi membuat kelompok pendamping ibu hamil didesa karanggintung, kecamatan sumbang, kabupaten banyumas. Tujuan kegiatan adalah terbentuk kelompok pendamping ibu hamil, untuk  meningkatkan pencatatan, deteksi dini faktor resiko dan tanda bahaya ibu hamil sampai masa nifas dan neonatus.Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa prodi Kebidanan Purwokerto Poltekkes Kemenkes Semarang Tahun 2017 dengan sasaran kader kesehatan dan kader PKK sebagai calon pendamping. Kegiatan pembentukan kelompok pendamping meliputi penunjukan calon pendamping, pemaparan materi dan demonstrasi cara pendataan ibu hamil, membangun komitmen bersama, evaluasi tahap awal serta evaluasi tahap akhir.Hasil yang diperoleh adalah terbentuknya kelompok pendamping ibu hamil yang berkomitmen menjadi pendamping secara sukarela. Kelompok pendamping telah melakukan pendataan ibu hamil. Kendala yang ditemukan adalah pelaksanaan tidak sesuai jadwal, 31% calon pendamping tidak hadir saat pemaparan materi, tabel penolong yang masih memerlukan perbaikan, pendataan tidak lengkap, belum melaksanakan pendataan, serta kegiatan evaluasi tahap akhir yang belum terlaksana. Pendataan awal telah mampu mendeteksi faktor resiko.Temuan di lapangan yang sesuai dengan kepustakaan adalah peran serta kader PKK dalam pendampingan ibu hamil. Sedangkan temuan yang tidak sesuai dengan kepustakaan adalah HPHT belum dikaji, trimester I tidak melakukan ANC dan hamil pada usia 35 tahun. Kesimpulan dan saran adalah kelompok pendamping ibu hamil di Desa Karanggintung sudah mulai berjalan, namun diperlukan banyak perbaikan agar dapat berfungsi secara maksimal.