Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Efektivitas Pelvic Tilt Exercise terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III di Klinik Asti Medical Center Kota Karawang Tahun 2023 Qonita Ulima Rahma; Sahrudi Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i3.11441

Abstract

ABSTRACT Pregnancy is a new experience for a woman, physical and psychological changes and social changes cause their own discomfort. The prevalence of discomfort during pregnancy is around 3-17%, in developed countries 10% and in developing countries 25%, in Indonesia the incidence of discomfort in pregnancy ranges from 28.7%. (Ministry of Health RI, 2019). Back pain can interfere with the daily activities of pregnant women. Therefore, back pain can be overcome by giving exercise. Exercise is effective in preventing back pain in the hip, reducing the intensity of the pain and the possibility of disability. Knowing the effectiveness of pelvic tilt exercise in reducing back pain in third trimester pregnant women at the Asti Medical Center clinic in Karawang City in 2023. This research is a quantitative study using experimental methods with a one group pre-test post-test design and the sample in this study were pregnant women in their third trimester who experienced back pain with a sample size of 38 respondents. Sampling in this study by purposive sampling method and the measuring tool used is the Visual Analog Scale (VAS). The results of this study indicate that there is a significant effect on reducing back pain in third trimester pregnant women who have been given pelvic tilt exercise with a p value (0.000) α (0.05) indicating that there is a significant difference in decreasing pain before and after being given pelvic Tilit exercise in third trimester pregnant women.Conclusions and There is a significant effect of the implementation of pelvic tilt exercise on reducing back pain in third trimester pregnant women so as to obtain optimal results. It is hoped that pelvic tilt exercise can be implemented in third trimester pregnant women, especially to reduce back pain. Keywords: Pelvic Tilt Exercise, Back Pain, Pregnant Women  ABSTRAK Kehamilan menjadi pengalaman baru bagi seorang perempuan, perubahan fisik serta psikologis dan perubahan sosial menimbulkan ketidaknyamanan tersendiri. Prevalensi ketidaknyamanan selama kehamilan sekitar 3- 17%, di negara maju 10% dan di negara berkembang 25%, di Indonesia angka kejadian ketidaknyamanan pada kehamilan berkisar 28,7%.(Kemenkes RI, 2019).Nyeri punggung dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dari ibu hamil. Oleh karena itu, nyeri punggung dapat diatasi dengan pemberian exercise. Exercise efektif dalam pencegahan nyeri punggung pada kehamilan, mengurangi intensitas nyerinya dan kemungkinan disability. Mengetahui efektivitas pelvic tilit exercise terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di klinik Asti Medical Center Kota Karawang Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode eksperimental dengan desain penelitian one group pre-test post-test design   dan sampel dalam penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung dengan besar sampel 38 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan metode purposive sampling dan alat ukur yang digunakan adalah Visual Analog Scale (VAS). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan penurunan rasa nyeri punggung ibu hamil trimester III yang telah diberilakan pelvic tilit exercise dengan p value (0,000) α (0,05) menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan terhadap penurunan rasa nyeri sebelum dan sesudah di berikan pelvic tilit exercise pada ibu hamil trimester III. Terdapat pengaruh yang signifikan pelaksanaan pelvic tilit exercise terhadap penurunan nyeri punggung ibu hamil trimester III sehingga mendapatkan hasil yang optimal. Diharapkan pelvic tilit exercise dapat diimplementasikan pada ibu hamil trimester III, khususnya untuk mengurangi nyeri punggung.          Kata Kunci: Pelvic Tilt Exercise, Nyeri Punggung, Ibu Hamil
Pengaruh Pemberian Oksigen Menggunakan Nasal Kanul Terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien PPOK di IGD RS TK II MOH RIDWAN MEURAKSA Sahrudi Sahrudi; Nur Aisyah Ameilia
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10549

Abstract

ABSTRACT The lungs are the main site of most human diseases, including Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), and are the basic structure of the human respiratory system which is responsible for facilitating the exchange of gases from the environment into the bloodstream (Haddad Sharma, 2021 ). To determine the effect of oxygen administration using a nasal cannula on oxygen saturation in patients with chronic obstructive pulmonary disease in the emergency room at TK II Moh Ridwan Meuraksa Hospital in 2023. This type of research uses quantitative research design using experimental studies with a one group pretest-posttest approach. The sample in this study amounted to 30 respondents. The sampling technique uses Accidental Sampling. The instruments in this study consisted of demographic data sheets and observation sheets. From the results of data processing with the SPSS application in the table above, it is known that the Shapiro Wilk sign value of the Post test variable is 0.51, where the value is greater than 0.05, it can be concluded that the data is normally distributed. There is an effect of giving oxygen using a nasal cannula on oxygen saturation in patients with chronic obstructive pulmonary disease at TK II Moh Ridwan Meuraksa Hospital in 2023 with a P value = 0.000 less than 0.05. Keywords: Oxygen, COPD, ER, Oxygen Saturation, Nasal Cannula  ABSTRAK Paru-paru adalah lokasi utama sebagian besar penyakit manusia, termasuk Penyakit Paru Obstruktif Kronis (COPD), dan merupakan struktur dasar sistem pernafasan manusia yang bertanggung jawab untuk memfasilitasi pertukaran gas dari lingkungan ke dalam aliran darah ( Haddad Sharma, 2021). Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Oksigen Menggunakan Nasal Kanul Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik Di IGD RS TK II Moh Ridwan Meuraksa Tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan studi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunanakan Accidental Sampling. Instrumen pada penelitian ini terdiri dari lembar data demografi dan lembar observasi. Dari hasil pengolahan data dengan aplikasi SPSS pada tabel di atas, diketahui bahwa nilai sign Shapiro Wilk variabel Post test sebesar 0,51, dimana nilai tersebut lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut berdistribusi normal. Terdapat Pengaruh pemberian Oksigen menggunakan Nasal Kanul terhadap Saturasi Oksigen pada pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis di IGD RS TK II Moh Ridwan Meuraksa Tahun 2023 dengan nilai P value=0,000 lebih kecil dari 0,05. Kata Kunci: Oksigen, PPOK, IGD, Saturasi Oksigen, Nasal Kanul
Pengaruh Pendampingan Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Apriyanus Apriyanus; Sahrudi Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i10.13805

Abstract

ABSTRACT Patients who enter the ER in emergency conditions will be sorted based on therapy needs and available resources. In the ER, patients are classified based on their emergency priority to classify patients' emergency conditions into 4 categories, namely critical and emergency conditions (Red), critical and non-emergency conditions (yellow), non-emergency and non-emergency conditions (green) and death (black). Emergency treatment often causes fear and anxiety for both the patient and the patient's family who are in the Emergency Room. Based on a preliminary study of 6 emergency department patients, it was found that 2 patients said they felt anxious when undergoing treatment, and 4 patients said they were not anxious when undergoing treatment because they were accompanied by their family. To determine the effect of family assistance on patient anxiety levels in the Emergency Unit. Analytical with a cross sectional approach. The sample in this study was all patients in the Emergency Room at Jakarta Harbor Hospital. in December 2023 as many as 65 people, total sampling technique. The majority of ER patients' anxiety levels were mild (49.2%) and were accompanied by their families (80.0%). There is an influence of family assistance on patient anxiety levels in the Emergency Unit of Jakarta Harbor Hospital (p. value 0.000). The influence of family assistance on patient anxiety levels in the Emergency Unit of Jakarta Harbor Hospital.  Keywords: Family Assistance, Anxiety, Emergency  ABSTRAK Pasien yang masuk ke IGD dalam kondisi gawat darurat akan dilakukan pemilahan penderita berdasarkan kebutuhan terapi dan sumber daya yang tersedia. Di IGD pasien digolongkan berdasarkan prioritas kegawatannya untuk mengklasifikasikan kondisi gawat darurat pasien dalam 4 kategori yaitu kondisi gawat dan darurat (Merah), kondisi gawat dan tidak darurat (kuning), kondisi tidak gawat dan tidak darurat (hijau) serta meninggal (hitam). Penanganan kegawatdaruratan sering kali menimbulkan rasa takut dan cemas baik kepada pasien ataupun keluarga pasien yang berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Berdasarkan studi pendahuluan terhadap 6 orang pasien IGD, didapatkan 2 pasien mengatakan merasa cemas saat menjalani perawatan, dan 4 pasien mengatakan tidak cemas saat menjalani perawatan karena di dampingi oleh keluarga. Mengetahui pengaruh pendampingan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien di Unit Gawat Darurat. Analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Ruang UGD Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. pada bulan Desember 2023 sebanyak 65 orang, teknik pemgambilan sampel secara total Sampling. Mayoritas tingkat kecemasan pasien UGD dengan tingkat kecemasan ringan (49,2%) dan didampingi oleh keluarganya (80,0%). Ada pengaruh pendampingan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta (p. value 0,000). Adanya pengaruh pendampingan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. Kata Kunci: Pendampingan Keluarga, Kecemasan, Gawat Darurat
Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan tentang Perencanaan Berkeluarga dengan Kesiapan Menikah Calon Pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Tambun Utara Shella Fitriani; Sahrudi Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.11113

Abstract

ABSTRACT The high divorce rate in Indonesia is ranked first in Asia Pacific, and West Java is the province with the highest divorce after East Java, one of the factors causing divorce is the lack of readiness to marry. And the high interest of someone to get married raises the question of how the readiness for marriage of the prospective bride and groom at the KUA of North Tambun District, Bekasi. To determine the relationship between the characteristics and knowledge of family planning with the readiness to marry the bride and groom. This research uses descriptive analytic method with cross sectional design. The population of this study were all prospective brides who registered at the KUA of Tambun Utara District, the sample was determined by simple random sampling and the results obtained were 148 respondents. The data was tested with the chi square statistical test. In this study there is a relationship between age and readiness to marry with a p value (0.001). There is a relationship between work and marriage readiness with a p value (0.004). There is a relationship between education and marriage readiness with a p value (0.001). There is a relationship between family planning knowledge and marriage readiness with a p value (0.002). There are many factors that support readiness for marriage. The bride and groom are expected to better prepare for age, education, work and prepare knowledge about family readiness, so that a harmonious family is created and the nation's successors are proud. Keywords: Bride and Groom, Characteristics, Readiness for Marriage, Knowledge  ABSTRAK Tingginya angka perceraian di Indonesia yang menduduki peringkat pertama di Asia Pasifik, dan Jawa Barat merupakan provinsi dengan perceraian tertinggi setelah Jawa Timur, salah satu faktor penyebab terjadinya perceraian ialah kurangnya kesiapan menikah. Dan tingginya minat seseorang untuk menikah menimbulkan pertanyaan bagaimana kesiapan menikah calon pengantin di KUA Kecamatan Tambun Utara, Bekasi. Untuk mengetahui adanya hubungan karakteristik dan pengetahuan perencanaan berkeluarga dengan kesiapan menikah calon pengantin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh calon pengantin perempuan yang mendaftarkan diri di KUA Kecamatan Tambun Utara, penentuan sampel dengan simple random sampling dan didapatkan hasil 148 responden. Data diuji dengan uji statistik chi square. Dalam penelitian ini ada hubungan antara usia dengan kesiapan menikah dengan p value (0,001). Ada hubungan pekerjaan dengan kesiapan menikah dengan p value (0,004). Ada hubungan antara pendidikan dengan kesiapan menikah dengan p value (0,001). Ada hubungan antara pengetahuan prencanaan berkeluarga dengan kesiapan menikah dengan p value (0,002). Terdapat banyak faktor yang mendukung kesiapan menikah. Pada calon pengantin diharapkan lebih mempersiapkan usia, pendidikan, pekerjaan dan menyiapkan tentang pengetahuan kesiapan berkeluarga, agar terciptanya keluarga yang harmonis dan penerus bangsa yang membanggakan. Kata Kunci: Calon pengantin, Karakteristik, Kesiapan menikah, Pengetahuan 
Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup Pasien Post Operasi Orif di Rumah Sakit Mitra Keluarga Deltamas Yus Warni Samosir; Sahrudi Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i2.10789

Abstract

ABSTRACT Introduction is a loss of bone continuity, both in whole and in part which is determined by type and extent so that it can cause disability and even very, very dangerous trauma. The main causes of trauma are traffic accidents, Work/industrial, sports and household accidents. One of the diseases that can occur due to trauma is fracture. There are 2 types of efforts to prevent the impact and further complications of fractures, namely operatively and non-operatively. Treatment of fractures operatively is by installing ORIF (Open Reduction Internal Fixation). In this case the physiotherapist plays a role in maintaining, repairing and restoring the patient's functional abilities to their original state by means of surgery. Surgery is a potential or actual threat to a person’s integrity and can subsequently cause physiological and psychological stress reactions which can cause anxiety, high motivation is very influential important to the quality of healing and being able to carry out activities independently. Purpose of this study was to find out whether there is a relationship between Self Care and Quality of Life in Post-Orif Operation Patients. Method uses a survey method, where researchers do it to obtain appropriate data to solve problems, data collection conducted by researchers by distributing questionnaires and interviews. Conclusion the author’s review can conclude that there is a relationship between self care and the quality of life of post-natal patients at Mitra Keluarga Deltamas Hospital in 2023 with a p-value = 0.00 (0.05). Therefore, health workers are able to provide education and motivation as well as high enthusiasm to improve a better quality of life and family support so they can carry out self-care or self-care independently. Keywords:  Self Care,Quality of Life,Orif,Fracture  ABSTRAK  Fraktur adalah  diskontinuitas tulang  yang biasanya disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik, baik bersifat keseluruhaan maupun sebagian yang ditentukan berdasarkan jenis dan luasnya sehingga dapat menimbulkan kecacatan, bahkan trauma yang sangat membayakan. Trauma adalah keadaan seseorang mengalami cidera oleh salah satu sebab. Penyebab utama trauma adalah kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja/industri, olah raga dan rumah tangga. Salah satu penyakit yang dapat terjadi karena trauma yaitu fraktur. Penanganan fraktur ada 2 macam yaitu secara operatif dan non operatif. Penanganan fraktur secara operatif yaitu dengan pemasangan ORIF (Open Reduction Internal Fixation). Dalam hal ini fisioterapis berperan dalam memelihara, memperbaiki dan mengembalikan kemampuan fungsional penderita seperti semula dengan cara melakukan pembedahan. Tindakan pembedahan merupakan suatu ancaman potensial maupun aktual pada integritas seseorang dan selanjutnya bisa menyebabkan reaksi stres fisiologis maupun psikologis yang dapat menimbulkan cemas, motivasi dan semangat yang tinggi sangat berpengaruh terhadap kualitas penyembuhan dan bisa melakukan aktifitas kembali secara mandiri. Tujuan Penelitian untuk mengetahui apakah ada Hubungan Self Care Terhadap Kualitas Hidup pasien  Post Operasi orif.  Metode Penelitian menggunakan metode survei, dimana peneliti melakukannya untuk mendapatkan data yang sesuai untuk memecahkan masalah, pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan menyebarkan kuesioner. Telaah penulis dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self care dengan kualitas hidup pasien post orif di Rumah Salkit Mitra Keluarga Deltamas tahun 2023 dengan p-value = 0,00 (0,05) . Oleh karena itu para tenaga kesehatan mampu melakukan edukasi dan motivasi, serta semanagat yang tinggi untuk meningkatkan kualitas hidup lebih baik, serta dukungan dari keluarga sehingga mampu melakukan perawatan diri sendiri atau self care secara mandiri. Kata Kunci: Self care,Orif,Kualitas Hidup,Fraktur
Hubungan Pengetahuan Perawat Terhadap Informent Consent di RS Anna Medika Sahrudi Sahrudi; Muhammad Safrudin
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.10726

Abstract

ABSTRACT Humans are social creatures, namely creatures that need interaction with other humans. The interaction between humans is not only communication, but also involves all aspects of life, including the legal aspect. Individual legal relations between humans are classified as civil law. Civil law relations cover many fields, one of which is in the contractual relationship which is basically created by humans to reinforce the relationship between (their) parties. Objective of the study to determine the level of knowledge about Informed Consent by nurses who carry out nursing care actions for patients at Anna Medika Hospital. The design of this research is a quantitative descriptive research, which is a method that aims to create an objective description or description of a situation using numbers, starting from data collection, interpretation of the data as well as the appearance and results. From a p-value of 0.173, it is known that the p-value is 0.05, which means that Ho is rejected, which means that there is no relationship between the level of knowledge of nurses and the knowledge of informed consent. There is no relationship between knowledge and the relationship between the level of knowledge of nurses and informed consent.  Keywords: Informed Consent, Knowledge  ABSTRAK Manusia merupakan makhluk sosial, yaitu makhluk yang membutuhkan interaksi dengan manusia lainnya. Interaksi antara manusia tersebut tidak hanya komunikasi saja, tetapi juga menyangkut seluruh aspek kehidupan, tidak terkecuali aspek hukum. Hubungan hukum secara perorangan antar manusia tergolong dalam hukum perdata. Hubungan hukum perdata mencangkup banyak bidang, salah satunya dalam hubungan perjanjian yang pada dasarnya diciptakan manusia untuk mempertegas hubungan antara pihak(mereka). Tujuan iiPenelitian iimengetahui tingkat pengetahuan tentang Informed Consent oleh tenaga perawat yang melakukan tindakan asuhan keperawatan bagi pasien di Rumah Sakit Anna Medika. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif adalah suatu modtode yang bertujuan untuk membuat gambaran atatu deskriptif tenang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Dari nilai p-Value 0,173 diketaui p-Value 0,05 yang berarti Ho di tolak yang berarti tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan pengetahuan Informed Consent. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan hubungan tingkat pengetahuan perawat terhadap Informed Consent. Kata Kunci: Informent Consent, Pengetahuan
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Persepsi Perawat tentang Early Warning Score di Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur Adi Tiya Triutama; Sahrudi Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14452

Abstract

ABSTRAK Early Warning Score merupakan sebuah sistem peringatan dini yang sangat penting untuk antisipasi pasien yang ada di Rumah Sakit sebelum mengalami perburukan dan mengancam jiwa sehingga situasi tersebut dapat diantisipasi dengan penilaian sitem ini. Metode di dalam penelitian ini mengunakan analisis korelasi antara tingkat pengetahuan dan persepsi responden tentang Early Warning Score. Responden dalam penelitian ini semua perawat yang bersinggungan langsung dengan pasien. Hasil dari penelitian ini ditunjukan dengan p value 0,001 yang artinya p value 0,05 dengan kesimpulan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan persepsi responden tentang early warning score. Kata Kunci: Pengetahuan, Persepsi, Early Warning Score  ABSTRACT  The Early Warning Score is an early warning system that is very important for anticipating patients in the hospital before they experience a worsening or life-threatening situation so that this situation can be anticipated with this system assessment. The method in this research uses correlation analysis between the level of knowledge and respondents' perceptions about the Early Warning Score. The respondents in this study were all nurses who had direct contact with patients. The results of this research are shown with a p value of 0.001, which means a p value 0.05 with the conclusion that there is a relationship between the level of knowledge and respondents' perceptions about the early warning score. Keywords: Knowledge, Perception, Early Warning Score
Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Skala Nyeri Pada Saat Pemasangan Infus di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK. II Moh Ridwan Meuraksa Achmad Bintang Dwi; Sahrudi Sahrudi
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10593

Abstract

ABSTRAK Nyeri adalah masalah kesehatan dunia diperkirakan setiap tahun 20% populasi dunia mengalami nyeri dan setengahnya adalah nyeri kronis. Di Amerika, nyeri merupakan alasan utama yang membuat orang datang mencari pusat pelayanan kesehatan. Berdasarkan penelitian di Amerika tahun 2012, terdapat sebanyak 86,6 juta orang dewasa mengalami nyeri akut setiap hari dan 25,5 juta memiliki nyeri kronis. Di Indonesia belum ada penelitian skala besar yang membahas prevalensi dan kualitas semua jenis nyeri. Indonesia juga belum memiliki parameter praktis untuk menilai nyeri, tingkat kenyamanan pasien dan efek nyeri terhadap kualitas hidup rakyat Indonesia (Kemenkes, 2022). Untuk dapat mengetahui teknik relaksasi nafas dalam pada skala nyeri terhadap pemasangan infus di instalasi gawat darurat di RS TK II Moh Ridwan Meuraksa pada tanggal 29 Mei – 2 Juni 2023.  Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analitik yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis dan faktual tentang fakta-fakta serta hubungan antar variabel yang diselidiki dengan cara mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis data, dan menginterpretasi data dalam pengujian hipotesis statistik. Dari hasil pengolahan data diatas, diketahui bahwa nilai sig Kolmogrov-Smirnov nilai Pre Test 0,04 dan nilai Post Test 0,000 dimana nilai tersebut lebih besar 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut terdistribusi normal. Berdasarkan dari kesimpulkan pada penelitian ini bahwa ada pengaruh yang signifikan antara teknik relaksasi nafas dalam pada skala nyeri terhadap pemasangan infus di RS TK II Moh Ridwan Meuraksa pada tanggal 29 Mei – 2 Juni tahun 2023. Kata Kunci: Skala Nyeri, Teknik Relaksasi Nafas Dalam, IGD  ABSTRACT Pain is a world health proble, it is estimated that every year 20% of the worlds population experiences pain and half of it is chronic pain. In America, pain is the main reason that makes people come to seek health care centers. Based on research in Amerika in 2012, there were 86,6 million adults who experiences acute pain every day and 25,5 milion have chronic pain. In Indonesia, there are no large-scale studies that discuss the prevalence and quality of all types of pain. Indonesia also does not yet have practical parameters for assessing pain, the level of patient comfort and the effect of pain on the quality of life of the Indonesian people (Ministry of Health, 2022). To be able to find out deep breathing relaxation techniques on the pain scale for infusion in the emergency room at TK II Moh Ridwan Meuraksa Hospital on 29 may – 2 june 2023. This type of reseacrh uses descriptive analytic research which aims to describe systematically and factually about the fact and relationships between variables investigated by collecting data, processing data, analyzing data, and interpreting data in statistical hypothesis testing. From the results of the data processing above, it is known that the Kolmogrov – Smirnov sig value is 0,04 in pre test and 0,000 in post test where the value is 0,05, so it can be concluded that the data is normally distributed. Based on the conclusions in this study that there is a significant effect of deep breathing relaxation techniques on the pain scale on infusion at TK II Moh Ridwan Meuraksa on 29 May – 2 June 2023.  Keywords: Pain Scale, Deep Breathing Relaxation Technique, ER.