Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG CARA MENGENAL KEKAMBUHAN PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL Apri Musfiroh; Eltanina Ulfameytalia Dewi; Rista Islamarida
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Isolasi sosial adalah kondisi di mana penderita skizofrenia menarik diri dari interaksi sosial dan menjadi pasif dalam aktivitas sehari-hari, memperburuk kondisi mental mereka. Edukasi kepada keluarga mengenai cara mengenali tanda-tanda kekambuhan pada pasien isolasi sosial sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan keluarga. Salah satu faktor mengurangi kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup adalah dengan peningkatan pengetahuan pada keluarga dan pasien. Tujuan: Untuk Mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan keluarga tentang cara mengenal kekambuhan pada pasien isolasi sosial. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi experimental dengan Design one group pretest-posttest design. Jumlah sampel 40 responden merupakan pasien rawat inap dengan isolasi sosial, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan kuisioner tingkat pengetahuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata dari 45,38 pada pretest menjadi 66,85 pada posttest dengan nilai signifikansi 0.000 maka dapat di simpulkan nilainya nilai signifikansi 0.000 adalah < dari 0,05 maka  Ha di terima dengan ada pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan keluarga tentang mengenal tanda kekambuhan pada pasien isolasi sosial Kesimpulan: Edukasi yang diberikan memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan tingkat pengetahuan keluarga tentang cara mengenal kekambuhan pada pasien isolasi sosial.
Kesiapan Peningkatan Peran Orang Tua Pada Anak Usia Sekolah Dasar: Perspektif Keperawatan Keluarga Keren Latumanase; Eltanina Ulfameytalia Dewi; Rista Islamarida; Agus Haryanto Widagdo; Wiwit Sugiarti; Santoso; Mamik; Nugroho Joko Sasono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2082

Abstract

Orang tua memiliki peran utama dalam mendukung tumbuh kembang dan keberhasilan pendidikan anak, khususnya pada usia sekolah dasar. Tahap ini menuntut kesiapan orang tua untuk meningkatkan peran pengasuhan, dukungan emosional, serta pemenuhan kebutuhan anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapan peningkatan menjadi orang tua pada orang tua dengan anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 44 orang tua siswa sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa kuesioner daring yang mengukur kesiapan peningkatan menjadi orang tua meliputi keinginan meningkatkan peran, dukungan emosi dan perhatian, kepuasan lingkungan rumah, kemampuan mengungkapkan harapan, serta pemenuhan kebutuhan fisik anak. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kesiapan peningkatan menjadi orang tua dalam kategori positif (52,27%), sedangkan 47,73% berada pada kategori negatif. Subvariabel dengan proporsi kategori positif tertinggi adalah keinginan meningkatkan peran (61,36%), diikuti dukungan emosi dan perhatian (59,09%). Kesiapan peningkatan menjadi orang tua pada orang tua dengan anak usia sekolah dasar secara umum berada dalam kategori positif, namun masih diperlukan upaya peningkatan terutama pada aspek pemenuhan kebutuhan fisik dan pengungkapan harapan.