Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal ComunitA Servizio

Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Mengimlementasikan Kurikulum 2013 Dalam Education 4.0 Hotmaulina Sihotang; Mesta Limbong; Bintang R. Simbolon; Hotner Tampubolon; Marina Silalahi
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v1i2.1305

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral tri dharma perguruan tinggi yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Pengabdian kepada masyarakat bertujuan memberikan makna kebermanfaatan keberadaan Program Magister Administrasi Pendidikan kepada sekolah Kasih Immanuel dalam meningkatkan kompetensi mengimplementasikan kurikulum 2013. Populasi seluruh guru SD, SMP, SMA Kasih Immanuel sebanyak 15 orang dan sampel penelitian seluruh guru, namun yang hadir 12 orang. Data diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan guru. Selain itu data diperoleh melalui instrumen pre test dan post test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan: (1) Guru mengajar merangkap di SD, SMP, dan SMA, (2) Guru yang memenuhi standar kualifikasi pendidikan 50%, (3) Guru yang sudah tersertifikasi 25%, dan (4) Pemberian bimbingan teknis implementasi kurikulum 2013 sangat bermanfaat meningkatkan kompetensi pedagogik, personal, sosial dan profesional. Implikasi pengabdian kepada masyarakat guru semakin termotivasi melengkapi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan meningkatkan profesionalitas guru. Kata kunci: Kompetensi, implementasi, Kurikulum 2013 Abstract Community service is an integral part of the three pillars of higher education that involves lecturers, students, and education staff. Community service aims to give meaning to the usefulness of the existence of the Educational Administration, graduate Program Universitas Kristen Indonesia to the Kasih Immanuel school in improving the competence of implementing the 2013 curriculum. The population of all elementary school, junior high school students is Kasih Immanuel as many as 15 people and a sample of all teachers, but there are 12 people present. Data obtained by in-depth interviews with principals and teachers. In addition, data were obtained through pre-test and post-test instruments. Data were analyzed using descriptive statistics. The results of community service show: (1) Teachers teaching concurrently in elementary, middle and high school, (2) Teachers who meet the 50% educational qualification standard, (3) 25% certified teachers, and (4) Providing technical implementation guidance the 2013 curriculum is very useful in increasing pedagogical, personal, social and professional. The implications of service to the teacher community are increasingly motivated to complete the lesson plan and increase teacher professionalism. Keywords: Competence, implementation, curriculum
Penyuluhan Dampak Pernikahan dini Bagi Perempuan Mesta Limbong; Evi Deliviana
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 2 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v2i1.1655

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang berlangsung di usia yang belum genap 18 tahun. Fenomena tersebut di Indonesia masih menjadi sorotan karena jumlahnya yang semakin meningkat. Padahal, dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini sangat kompleks, terutama bagi pihak perempuan. Salah satu bentuk upaya pencegahan terjadinya pernikahan dini adalah melalui pemberian penyuluhan berisi informasi kerugian atau dampak negatif dari pernikahan dini terutama bagi perempuan. Penyuluhan sebaiknya diberikan kepada berbagai pihak yang dapat berkontribusi untuk menekan angka pernikahan dini, salah satunya adalah guru di sekolah. Interaksi guru dengan murid yang cukup intens, dapat menjadi peluang bagi guru untuk memberikan pemahaman bagi siswa serta orangtua siswa mengenai kerugian atau dampak negatif dari pernikahan dini. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini memberikan penyuluhan kepada seluruh guru-guru perempuan yang mengajar di berbagai tingkat pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) sampai dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di wilayah perkebunan kelapa sawit Pekanbaru milik PT. Astra Agro Lestari. Hasil dari penyuluhan yang diberikan adalah bahwa seluruh guru-guru sepakat dan mendukung segala upaya yang dapat menekan angka kejadian pernikahan dini di wilayah perkebunan kelapa sawit dengan meneruskan hasil dari penyuluhan ini kepada siswa-siswa maupun orangtua siswa bahwa pernikahan seharusnya dilakukan saat seseorang telah siap secara mental, sosial maupun fisik. Hal tersebut akan berdampak positif bagi generasi baru yang berkualitas. Kata kunci: pernikahan dini, guru, perempuan
“KUAT” MENJADI GURU, MENCERDASKAN SDM BERKUALITAS Mesta Limbong; Agustinus Palimbong; Istarjo Ismail; Hesli Toding Rongko
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 3 No. 1 (2021): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v3i1.2364

Abstract

“KUAT” dalam paparan ini sangat berhubungan erat dengan Karakter Kristus yang dapat membangun unity dalam proses pelayanannya dengan memiliki attitude, antusiasme dan tekun dalam melaksanakan tugas panggilan sebagai pendidik tekun dan profesional. Untuk itu, pendidik diharapkan mampu menindaklanjut dalam bentuk karya nya dalam proses pelayanan sebagai agent of chance di sekolah, maupun di masyarakat. Karena pendidik sebagai salah satu indikator yang menentukan keberhasilan pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. Bangsa Indonesia membutuhkan SDM berkualitas dan mumpuni untuk membangun bangsa. Untuk itu, guru sebagai tenaga profesional berkontribusi dalam setiap tugas yang diembannya untuk menhasilkan SDM berkualitas melalui proses pendidikan.Kata kunci : Kuat, guru profesional, SDM berkualitas
Filsafat Pengetahuan, Teologia, Mitologi dan Warna Kehidupan Lanjut Usia sebagai Umat Kristianidi HKBP Perumnas II Bekasi Selatan Mesta Limbong; Manahan. P. Tampubolon; Gutser Siburian
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 6 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v6i1.5744

Abstract

The elderly is a normal process for every individual. The elderly are also not a burden on themselves or the internal/external environment. For this reason, regulations in Indonesia provide information that the number of elderly people is increasing nationally in Indonesia. The elderly at HKBP Perumnas II South Bekasi are part of the number of elderly in Indonesia. They have programmed activities, but they also need enlightenment from the scientific field and its implications as Christians. The aim of the seminar and discussion with topics related to the Philosophy of Knowledge, Theology, Mythology and the Color of Life for the Elderly as Christians at HKBP Perumnas II South Bekasi" is a form of Community Service with the aim of providing a new perspective for the elderly. The number of participants who attended was 46 participants (73%) and 17 elderly people did not attend (27%). This data provides information that the number of elderly people who attended was still greater than those who were unable to attend. Findings from the community service results: testimonials from elderly people that similar activities had never been done before, elderly participants were very enthusiastic, and hoped that other activities could be carried out, such as health checks.
Pembinaan Etika Komunikasi, Ketahanan dan Kesehatan Keluarga, serta Manajemen Keuangan: Pembinaan Majelis dan Jemaat di Gereja Toraja Kuala Lumpur Malaysia Ktut Silvanita Mangani; Djoys A. Rantung; Bernadetha Nadeak; Mesta Limbong
JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Univesitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cs.v6i2.6079

Abstract

Abstract In performs its services, the church needs to implement communication ethics so that good and understandable communication occurs. The church needs to organize with all the risks it faces. This shows the need for good management, including financial management in the church. Apart from that, family resilience and health are also needed in building relationships between family members in order to create harmonious relationships in building a Christian congregation. This community service activity aims to provide an understanding of communication ethics, family resilience and health, as well as financial management in the church. Using lecture and discussion methods. This activity received a very good response from all participants as seen from their enthusiasm in participating in this training. They also hope that UKI can provide further training and other activities.