Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

HUBUNGAN KONSUMSI AIR HUJAN DENGAN KARIES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUNGKAL V KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT TAHUN 2016 Erris, Erris; Rosiana, Rosiana
SCIENTIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2017): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.108 KB)

Abstract

Peningkatan prevalensi terjadinya karies aktif pada penduduk Indonesia dibandingkan tahun 2007lalu, yaitu dari 43,4 % (2007) menjadi 53,2 % (2013). Jumlah kasus karies pada tahun 2013 sebanyak 3.512 kasus. Tahun 2014 sebanyak 3.049 kasus dan meningkat pada tahun 2015 sebanyak 4.410 kasus. Kemudian untuk kasus karies pada tahun 2014 di Puskesmas Tungkal V sebesar 175 kasuskaries dan meningkat pada tahun 2015 sebesar 264 kasuskaries. Dengan demikian dapat dilihat darijumlah masyarakat yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tungkal V yaitu sebanyak 8.537 jiwa makadapat disimpulkan terdapat 3,09 % masyarakat menderita karies. Dalam hal ini Puskesmas Tungkal Vberada di urutan kedua.Metodologi penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional yaitu suatu penelitiandimana variabel independen mempengaruhi variabel dependen. Populasi dalam penelitian iniadalahmasyarakat yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tungkal V yaitu 1.647 orang dan jumlahsampel 43 orang dengan Teknik Stratified Random sampling dan penelitian ini menggunakan analisisunivariat dan bivariat.Hasil penelitian sebagian responden mengkonsumsi air hujan 29 ( 67,4 %) dan mengalami karies 24(55,8%). Hubungan konsumsi air hujan dengan karies dengan p-value 0,030 < 0,05 dengan karies diWilayah Kerja PuskesmasTungkal V Kabupaten Tanjung Jabung Barat.Saran penelitian diharapkan perlu diadakan sosialisasi kepada masyarakat tentang dampakmengkonsumsi air hujan sebagai air minum dan masyarakat dapat melakukan flouridasi melalui airminum serta perlu disampaikan kepada pemerintah setempat untuk memfasilitasi tersedianya airminum yang memenuhi kriteria.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN NYERI PINGGANG PADA PENGERAJIN BATIK TULIS DI KECAMATAN DANAU TELUK KOTA JAMBI TAHUN 2012 Erris, Erris
SCIENTIA JOURNAL Vol 2 No 1 (2013): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.879 KB)

Abstract

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Depkes RI (2006-2008) mengenaikejadian penyakit akibat kerja pada tahun 2005-2007, tentang 10 penyakit akibat kerja.Berdasarkan 10 penyakit terbesar pada pekerja diketahui penyakit muskuloskeletal menempatipersentase terbesar. Hal ini terkait dengan faktor ergonomik seperti posisi yang salah,frekuensi, lama kerja, desain tempat kerja yang tidak sesuai. Tujuan penelitian untukmengetahui hubungan sikap tubuh, masa kerja, dan waktu istirahat dengan keluhan nyeripinggang pada pengerajin Batik Tulis di Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi Tahun 2012.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study,dengan populasinya seluruh pengerajin yang bekerja pada bagian pelukisan batik diKecamatan Danau Teluk Kota Jambi Tahun 2012 periode Januari-April tahun 2012, denganjumlah sampel 63 orang. Teknik pengambilan sampel dengan teknik total sampling, instrumentpenelitiannya berupa kuesioner, dengan uji Chi-square.Hasil penelitian didapat 42 (86,66%) responden, dengan sikap tubuh yang tidak ergonomismengalami nyeri pinggang. Masa kerja lama (≥ 2 tahun) yang mengalami nyeri pinggang adalah59 (93,65%) orang, 44 (69,84%) responden yang mengalami nyeri pinggang waktu istirahatnya≤ ½ jam setelah bekerja 4 jam.Adapun simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara nyeri pinggang dengansikap tubuh (p-value = 0,000), masa kerja (p-value = 0,020), dan waktu istirahat (p-value =0,000) dengan nyeri pinggang pada pengerajin batik tulis di Kecamatan Danau Teluk KotaJambi Tahun 2012.