Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Applied Informatics

Monitoring Tekanan Ban Sepeda Motor Portable Berbasis Android Medilla Kusriyanto; Atika Frebiyani; Rafli Mustafid Kurniawan; Wahyudi Budi Pramono
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i1.95426

Abstract

Abstrak:Keselamatan berkendara merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam penggunaan kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor. Salah satu faktor yang sering diabaikan namun memiliki dampak besar terhadap keamanan dan efisiensi kendaraan adalah tekanan udara pada ban. Tekanan ban yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan penurunan stabilitas, meningkatkan konsumsi bahan bakar, hingga memperbesar risiko kecelakaan. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring tekanan ban motor dengan perangkat smartphone menggunakan komunikasi Bluetooth. Sistem dibuat dengan integrasi sensor MD-PS002, HX-711, ESP32 dan smartphone. Aplikasi pada smartphone akan menampilkan tekanan ban sepeda motor dan memberi peringatan jika tekanan tidak sesuai standar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik dengan prosentase kesalahan sebesar 2,7%. Perangkat ini menawarkan solusi praktis dengan antarmuka yang sederhana.============================================Abstract:Safety is an essential aspect of using motorized vehicles, including motorbikes. One factor that is often overlooked but significantly impacts vehicle safety and efficiency is the air pressure in the tyres. Tyre pressure not up to standard can cause decreased stability, increased fuel consumption, and increased risk of accidents. This research develops a motorcycle tyre pressure monitoring system with a smartphone device using Bluetooth communication. The system was created by integrating the MD-PS002, HX-711, ESP32, and smartphone sensors. The smartphone application will display the motorbike tyre pressure and warn if the pressure does not meet the standard. The test results show that the system can work well with an error percentage of 2.7%. This device offers a practical solution with a simple interface.
Sistem Monitoring Lingkungan Berbasis IoT pada Aplikasi Smart Farming Berbasis Arduino Menggunakan Protokol MQTT Latifah Citra Mahkota; Medilla Kusriyanto
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v10i1.109177

Abstract

Abstrak : Meskipun sumber daya pertaniannya melimpah, Indonesia masih berjuang untuk mencapai swasembada pangan. Indonesia masih bergantung pada impor untuk beberapa bahan pangan, yang menunjukkan produktivitas pertanian nasional belum optimal. Tantangan utama meliputi terbatasnya akses petani terhadap informasi, ketergantungan pada metode konvensional yang tidak efisien, dan kurangnya pemanfaatan teknologi modern di lapangan. Penelitian ini mengatasi kendala tersebut dengan merancang dan menguji sistem pemantauan lingkungan berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung pertanian cerdas. Sistem ini memanfaatkan empat sensor utama, yaitu sensor DHT11, Soil Moisture Hygrometer, LDR, serta sensor curah hujan. Data sensor dikumpulkan oleh Arduino Uno, disimpan di MicroSD Card, dan dikirimkan ke NodeMCU ESP8266 untuk diteruskan ke broker  MQTT HiveMQ. Data sensor divisualisasikan secara real-time pada dashboard  web yang dilengkapi sistem notifikasi ambang batas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DHT11 stabil dalam mengukur suhu (30–32 °C) dan sensitif terhadap kelembaban (76–92 %), Soil Moisture Hygrometer mampu membedakan kondisi tanah dari kering hingga jenuh, LDR menunjukkan variasi nilai sesuai intensitas cahaya (47–667), dan sensor hujan efektif mendeteksi kondisi basah maupun kering (620–846). Sistem ini berhasil memantau kondisi lingkungan pertanian secara real-time, memberikan notifikasi ketika parameter melewati ambang batas, dan mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan pertanian cerdas dan berkelanjutan.================================================Abstract :Indonesia, despite abundant agricultural resources, continues to face challenges in achieving food self-sufficiency. Reliance on imports highlights suboptimal national productivity. Key obstacles include farmers’ limited access to information, dependence on inefficient conventional methods, and underutilization of modern technology. This research addresses these issues by designing and testing an Internet of Things (IoT)-based environmental monitoring system to support smart agriculture. The system employs four sensors: DHT11, Soil Moisture Hygrometer, LDR, and a rainfall sensor. Data from these sensors is collected by an Arduino Uno, stored on a MicroSD Card, and transmitted via NodeMCU ESP8266 to the HiveMQ MQTT broker . A web dashboard  visualizes the data in real-time and provides threshold-based notifications. Test results show the DHT11 sensor is stable in measuring temperature (30–32°C) and sensitive to humidity (76–92%). The Soil Moisture Hygrometer effectively distinguishes soil conditions from dry to saturated. The LDR records variations in light intensity (47–667), while the rainfall sensor reliably detects wet and dry states (620–846). Overall, the system successfully monitors agricultural environmental conditions in real-time, issues alerts when parameters exceed thresholds, and supports informed decision-making for smart, sustainable agricultural management.