Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Transformatif

Pengembangan Web Google Sites Untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi Anak Usia 10-12 Tahun Dirumah Dewi Puji Lestari; Mahruroji, Firna Afifatun Nuha; Ahmad ibrahim, Kania Novaliani; Riyanti, Lilis Handayani N; Sri Wartati, Shella Meiliza; Supatmi, Sonia Firnanda; Hendro Mustofa, Syahira Shinta Hanjani; Alia Choirunnisa, Tiara Fitri Nalindra; Agus Salim, Tri Atiiqoh; Yoga Aditia Ragil; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 3 No. 7 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i6.2076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah situs web menggunakan Google Sites yang dirancang khusus untuk meningkatkan literasi dan numerasi pada anak usia 10-12 tahun di rumah. Dalam perkembangan teknologi yang pesat, penggunaan media digital dalam pendidikan menjadi penting, terutama dalam konteks pembelajaran di luar sekolah. Website yang dikembangkan menawarkan berbagai materi interaktif dan menarik yang dapat diakses secara mudah oleh anak-anak dan orang tua. Materi yang disajikan meliputi kegiatan membaca, menulis, dan latihan soal matematika yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil uji coba terhadap situs web ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi anak, yang tercermin dari peningkatan nilai tes pra dan pasca penggunaan situs web. Dengan demikian, situs web ini dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran di rumah untuk mendukung pengembangan literasi dan numerasi anak pada usia dasar. Kata Kunci: Google Sites, literasi, numerasi, anak usia 10-12 tahun, pembelajaran di rumah, pengembangan web.
Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Pemersatu Bangsa Indonesia Dari Dahulu Sampai Sekarang Muhammad Mansyur, Hani Alifa; Finna Fidyah Ramadhani; Ananda Nur Aulia; Alfi Fadliya Putri Mahya; Bunga Seftya Nur Indah; Dewi Puji Lestari; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.331

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap makna yang terkandung dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”. Istilah “Bhinneka Tunggal Ika” dipetik dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Semula istilah tersebut menunjukkan pada semangat toleransi keagamaan, khususnya antara agama Hindu dan Budha. Setelah diangkat menjadi semboyan bangsa Indonesia konteks permasalahannya menjadi lebih luas yang meliputi suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Bhinneka Tunggal Ika merupakan pernyataan jiwa dan semangat bangsa Indonesia yang mengakui realitas bangsa yang majemuk, namun tetap menjunjung tinggi kesatuan. Bhinneka Tunggal Ika adalah cerminan keseimbangan antara unsur perbedaan yang menjadi ciri keanekaan dengan unsur kesamaan yang menjadi ciri kesatuan. Bhinneka Tunggal Ika merumuskan dengan tegas adanya harmoni antara kebhinekaan dan ketunggalikaan, antara keanekaan dan kepekaan, antara kepelbagaian dan kesatuan, antara hal banyak dan hal satu, atau antara pluralisme dan monisme.