Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Perancangan dan Pembuatan Islamic Portal dengan Teknologi Oracle Objects for OLE Nur Wijayaning Rahayu; Aris Tjahyanto; Darlis Heru Murti
Media Informatika Vol. 2 No. 2 (2004)
Publisher : Department of Informatics,Faculty of Industrial Technology,Islamic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet telah berkembang pesat dan memberikan kontribusi yang besar pada perkembangan ilmu pengetahuan. Tak terkecuali dalam bidang keagamaan, khususnya agama Islam. Banyak sekali layanan internet yang ditawarkan: pengetahuan agama, berita, forum diskusi, bahkan kajian format multimedia. Kesemuanya memberikan kontribusi yang positif bagi pengguna, meskipun admin harus mengelola data multimedia secara manual sehingga rawan terjadi inkonsistensi antara basis data dan tampilan aplikasi. Lebih  jauh, inkonsistensi ini menyebabkan pengguna tidak bisa mendapatkan kenyamanan akses yang diharapkan. Dalam tugas akhir ini didesain dan diimplementasikan aplikasi basis data berbasis web dalam lingkungan Oracle9i dengan memanfaatkan teknologi OO4O (Oracle Objects for OLE) untuk menjamin konsistensi data. Aplikasi yang dibuat dinamakan ISPORT (ISlamic PORTal) yang menyediakan informasi berkaitan dengan agama Islam secara luas, meliputi kajian dan berita keislaman, gambar Al-Quran dan terjemahan masing-masing ayat, video pengetahuan Islam, dan forum diskusi. Aplikasi yang dibuat telah mengalami ujicoba fungsionalitas dan kinerja. Hasil uji coba fungsional menunjukkan bahwa aplikasi telah berfungsi sesuai dengan kebutuhan administrator dan pengguna aplikasi. Sedangkan dari uji coba kinerja menunjukkan bahwa aplikasi dapat diakses oleh banyak pengguna tanpa adanya penurunan kecepatan akses yang berarti.
MODEL ANALYSIS-BY-SYNTHESIS APLIKASI PEMBANGKIT SUARA GAMELAN SINTETIK Aris Tjahyanto; Yoyon K Suprapto; Diah Puspito Wulandari
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengarsipan musik gamelan dalam bentuk digital pada jaman serba digital ini akan memudahkan penyebarandan pengenalan ke generasi muda. Pengarsipan dalam bentuk digital bisa dilakukan secara otomatis denganmemasukan notasi lagu yang tertulis di kertas ke dalam aplikasi pembangkit suara gamelan. Pembangkitansuara gamelan memerlukan beberapa parameter yaitu notasi atau balungan gendhing, jenis instrumen yangdigunakan, alat pemukul yang dipakai, teknik pemukulan, kekuatan pukulan, dan tempo lagu. Pada penelitianini hanya beberapa parameter yang diperhatikan; yaitu frekuensi dasar, frekuensi harmonisa, fase, tempo danjenis instrumen yang dimainkan. Jenis suara gamelan yang dibangkitkan adalah full synthetic dan semisynthetic. Pada penelitian yang menggunakan metode analysis-by-synthesis ini diperoleh bahwa untuk suarayang dihasilkan full synthetic masih belum memuaskan, terutama belum bisa menirukan suara dentingan khaslogam yang dipukul. Sedangkan suara gamelan yang dihasilkan secara semi synthetic memiliki kualitas yangsetara dengan suara gamelan yang dihasilkan oleh para penabuh gamelan.
PEMILIHAN RUMAH SAKIT UNTUK PENANGANAN KEADAAN DARURAT DI KOTAMADYA SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Aris Tjahyanto; Ni Putu Rina Y.
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 1, No 1 Juli 2002
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1207.435 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v1i1.a92

Abstract

Penanganan keadaan darurat merupakan salah satu indikator untuk mengetahui tingkat pelayanan kesehatan suatu daerah. Surabaya sebagai salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki jaringan jalan dan rumah sakit yang lengkap membuat pemilihan rumah sakit untuk penanganan keadaaan darurat menjadi lebih kompleks. Pada penelitian ini, dibuat suatu aplikasi yang mampu menentukan rumah sakit yang paling tepat untuk pananganan keadaan darurat sekaligus menentukan rute yang harus dilalui dari lokasi kejadian menuju rumah sakit tertentu. Pemilihan rumah sakit didasarkan pada fasilitas yang dimiliki oleh rumah sakit bersangkutan. Sedangkan rute ditentukan dari bobot pada masing-masing ruas jalan. Pembobotan dilakukan berdasarkan waktu tempuh untuk masing-masing ruas jalan. Dengan mempertimbangkan fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing rumah sakit akan didapat sejumlah rumah sakit yang layak untuk menangani keadaan darurat tertentu. Dari sejumlah rumah sakit tersebut, kemudian dipilih satu rumah sakit yang paling layak dengan mempertimbangkan analisis rute, sehingga didapat pula rute terbaik sekaligus arah perjalanannya berdasarkan pembobotan waktu. Kata kunci: Rumah sakit, GIS, pemilihan rute, keadaan darurat, Surabaya.
IMPLEMENTASI METODE BITEMPORAL PADA SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA Aris Tjahyanto; Cahyono Cahyono
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 1 Januari 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.591 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i1.a114

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk mendukung kemajuan sebuah organisasi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember sebagai salah satu institusi pendidikan mempunyai beberapa sumber daya yang harus dikelola. Salah satu sumber daya yang dikelola adalah data tenaga edukatif, dimana setiap bulan harus dapat menghasilkan informasi tenaga edukatif yang sudah berhak mendapatkan kenaikan gaji berkala, kenaikan pangkat atau kenaikan jabatan. Informasi itu disimpan di dalam kartu indek pegawai sebagai catatan mutasi dosen selama menjadi pegawai. Dalam penelitian ini dibuat suatu perangkat lunak yang mampu digunakan untuk pengelolaan data dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Dengan memanfaatkan metode bitemporal, yaitu sebuah cara yang memanfaatkan waktu sebagai atribut untuk menyatakan status baris-baris dalam relasi. Status baris dalam sebuah relasi dikeompokkan sebagai status baris terhapus (delete record), status baris riwayat (history record) dan status baris sekarang (current record). Status tersebut mempermudah pencarian dan penelusuran data . Aplikasi yang dibuat telah di uji coba secara lengkap pada dua kelompok pengguna yaitu administrator dan dosen. Pengguna administrator bisa melakukan transaksi menaikkan pangkat, jabatan dan kenaikan gaji berkala. Sedangkan pengguna dosen bisa melakukan update biodata. Dan dari uji coba yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan fungsinya. Dengan demikian sistem ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengelola data kepegawaian dosen yang menjadi aset ITS. Kata Kunci : Metode Temporal, Riwayat, Valid time, Transaction Time, Metode Bitemporal.
ANALISA TENTANG PENGARUH PANJANG SINYAL SUARA DATA PRIMER TERHADAP KINERJA SISTEM IDENTIFIKASI PEMBICARA Nurul Hidayat; Aris Tjahyanto
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 1 Januari 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.154 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i1.a115

Abstract

Penelitian ini mencoba menganalisa pengaruh panjang sinyal data primer, yang diolah menggunakan metode estimasi trispektrum, terhadap kinerja sistem pembicara melalui sinyal suara yang diucapkan. Proses pengolahan data primer ini dilakukan untuk mendapatkan estimasi data magnitudo dan fase sinyal suara. Pada proses ini, sinyal suara yang berupa sebuah kata yang diucapkan, dibagi menjadi beberapa chunk. Setiap chunk diestimasi kemudian dicari rata-ratanya. Hasil estimasi ini, berupa data magnitudo dan fase sinyal, disimpan menjadi beberapa kategori, yakni disimpan seluruh data, separuh data, seperempat, dan seterusnya. Masing-masing dianalisa berdasarkan waktu eksekusi estimasi, jumlah data yang dihasilkan estimasi itu, dan pengaruhnya terhadap kinerja sistem pembicara. Dari beberapa ujicoba menunjukkan bahwa ukuran panjang sinyal yang diestimasi memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap kinerja sistem pada seperempat bagian atau yang lebih kecil lagi. Lama eksekusi proses estimasi untuk seperempat, seperdelapan, dan seperenambelas bagian sinyal tidak sampai satu detik. Sedangkan untuk satu bagian sinyal membutuhkan sembilan detik, dan untuk setengah bagian sinyal membutuhkan waktu eksekusi selama satu detik. Kata kunci : Sistem identifikasi, estimasi trispektrum.
KAMUS BAHASA ARAB – INDONESIA ONLINE DENGAN PEMECAHAN SUKU KATA MENGGUNAKAN METODE PARSING Anny Yuniarti; Aris Tjahyanto; Imam Kuswardayan
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 1 Januari 2004
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.743 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v3i1.a125

Abstract

Kebutuhan umat Islam akan fasilitas penunjang belajar bahasa Arab di Indonesia masih belum terpenuhi dengan optimal. Kamus bahasa Arab yang beredar di pasaran sulit dipahami karena minimnya pengetahuan tentang ilmu tata bahasa Arab di kalangan umat Islam. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah perangkat lunak yang berfungsi menerjemahkan kata berbahasa Arab dengan metode parsing sehingga dapat mencakup kata-kata yang telah mengalami perubahan bentuk dari bentuk dasarnya. Karena kata bahasa Arab memiliki turunan kata yang jumlahnya cukup besar, dan supaya kamus efisien, maka tidak semua turunan kata disimpan dalam basisdata. Oleh sebab itu diperlukan suatu cara untuk mengenali pola kata, dan cara mengetahui bentuk dasar suatu kata. Keseluruhan perangkat lunak ini diimplementasikan berbasis web sehingga memudahkan pengaksesan pengguna. Dan pengguna tidak memerlukan proses instalasi perangkat lunak atau sistem operasi tertentu. Pembuatan perangkat lunak ini didahului dengan perancangan proses dan perancangan interface. Kemudian rancangan tersebut diimplementasikan menjadi sebuah perangkat lunak yang siap untuk dipakai. Perangkat lunak yang sudah jadi tersebut telah diuji coba sesuai dengan spesifikasi kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki yaitu melakukan manajemen pada basisdata rules dan basisdata kamus. Dengan demikian perangkat lunak ini dapat dipakai sebagai kamus bahasa Arab digital. Kata kunci : Parser, Bahasa Arab, Unicode.
PERANGKAT LUNAK PENGUCAPAN KATA BAHASA INDONESIA BERDASARKAN PEMENGGALAN KATA DENGAN FINITE STATE AUTOMATA Imam Kuswardayan; Aris Tjahyanto; Krisma Marinda Sormin Siregar
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 1 Januari 2004
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.463 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v3i1.a133

Abstract

Pada tugas akhir ini dikembangkan sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengetahui bagaimana pengucapan kata bahasa Indonesia. Pengucapan kata berdasarkan hasil pemenggalan kata dengan menggunakan Finite State Automata (FSA), yaitu suatu model dari mesin pengenal yang mampu mengenali kelas bahasa yang paling sederhana yaitu kelas bahasa Reguler. Pemenggalan kata berdasarkan bagaimana kata tersebut diucapakan. Teks bahasa Indonesia akan disajikan dalam bentuk suara atau ucapan. Pembacaan teks berdasarkan hasil pemenggalan kata. Suara yang disimpan adalah berupa rekaman dari tiap penggalan kata, sehingga akan lebih efisien karena setiap penggalan kata dapat digunakan dalam berbagai kata. Pembuatan perangkat lunak ini didahului dengan perancangan sistem aplikasi. Kemudian rancangan tersebut diimplementasikan. Implementasi aplikasi ini terdiri dari empat proses, yaitu proses pengisian array dari database, proses membersihkan teks, proses FSA dan proses pemenggalan kata. Setelah dimplementasikan, perangkat lunak ini diuji coba sesuai dengan spesifikasi kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki yaitu melakukan pemenggalan kata bahasa Indonesia. Seperti memenggal kata dalam sebuah kalimat, kata homograf, diftong, kata berimbuhan dan kata serapan. Hasil pemenggalan kata disajikan dalam bentuk suara atau ucapan. Selain itu, aplikasi ini juga dapat memenggal angka yang sebelumnya dikonversi dulu menjadi kata yang kemudian angka akan dibaca satu per satu. Dengan demikian perangkat lunak ini dapat digunakan sebagaimana mestinya Kata Kunci: FSA, Pemenggalan Kata.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK PEMBANGKIT STRUCTURED ENGLISH BERDASARKAN TABEL KEPUTUSAN Aris Tjahyanto; Sujianik Sujianik
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.295 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a295

Abstract

Dalam pengembangan sebuah sistem informasi, pengguna seringkali memberikan beberapa aturan bisnis untuk diterapkan ke dalam sebuah sistem informasi. Aturan tersebut biasanya berupa aturan tertulis atau pun tidak tertulis yang menjadi kebijakan instansi. Pada tahap analisis, seorang sistem analis perlu mendokumentasikan aturan bisnis untuk keperluan perencanaan lebih lanjut. Dokumentasi bisa diwujudkan sebagai sebuah tabel keputusan yang bisa dengan mudah untuk menemukan adanya redudansi atau pun kontradiksi aturan. Selain itu, dengan tabel keputusan akan memudahkan programmer dalam mengimplementasikan aturan bisnis ke dalam program komputer. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah perangkat lunak yang memiliki kemampuan untuk membangkitkan pseudocode atau Structured English dari aturan bisnis yang telah diubah menjadi tabel keputusan. Sebelum aturan bisnis tersebut dimasukkan ke dalam tabel keputusan, sistem analis harus terlebih dulu menentukan condition dan action yang sesuai. Selain itu, perangkat lunak ini diharapkan juga mampu membuat, memvalidasi dan menyederhanakan sebuah tabel keputusan secara otomatis. Berdasar uji coba yang dilakukan, terbukti perangkat lunak dapat bekerja dengan baik sesuai fungsi yang diharapkan. Pembuatan tabel keputusan dapat dilakukan baik untuk limited maupun extended entry decision table. Perangkat lunak juga mampu melakukan pengecekan validasi, penghapusan rule tabel keputusan, dan juga otomatisasi penyederhanaan tabel keputusan. Selain itu perangkat lunak berhasil membangkitan pseudocode yang berbentuk Structured English dari tabel keputusan. Kata kunci : Tabel Keputusan, Decision Table, Structured English, Aturan Bisnis, Business Rule, Analis Sistem, Analisis dan Desain Sistem Informasi.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PENENTU POLA DISTRIBUSI INPUT DENGAN MEMANFAATKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN MENGGUNAKAN PERSENTIL SEBAGAI PENCIRI Aris Tjahyanto
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.213 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v2i2.a296

Abstract

Penentuan pola distribusi adalah bagian yang amat penting dalam urutan proses simulasi sistem. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk menguji pola distribusi, antara lain metode statistik Chi Squared dan Kolmogorov-Smirnov atau dengan menggunakan jaringan saraf tiruan (JST). Berdasar pengamatan dari terdahulu, didapatkan bahwa chi-squared tidak cocok digunakan untuk menentukan pola distribusi dari data yang berjumlah kecil. Sedangkan untuk Kolmogorov Smirnov, dalam jumlah data yang sama-sama kecil masih memiliki tingkat keberhasilan yang lebih ringgi dari pada metode Chi Squared. Kelemahan lain dari uji Chi-squared ataupun uji K-S salah satunya adalah hanya bisa mengenali pola distribusi matematis, pola-pola yang sudah diketahui rumus matematisnya. Atau dengan kata lain hanya bisa mengenali pola distribusi data yang rumusnya sudah disertakan di dalam perangkat lunak penguji. Dengan memakai JST, kelemahan-kelemahan tersebut bisa dihilangkan. Pada penelitian sebelumnya belum ditentukan penciri khas yang bisa digunakan untuk membedakan suatu pola distribusi dengan yang lainnya. Dengan kata lain, seluruh data diinputkan langsung ke JST setelah mengalami proses pra-pengolahan BagiMax. Pada penelitian ini dicoba ditentukan penciri yang mungkin bisa dipakai untuk membedakan pola distribusi data, yaitu dengan memanfaatkan persentil sebagai ciri utama. Pada penelitian ini pra-pengolahan berupa prosedur HitungPersentil100pth untuk mendapatkan persentil 0.1 sampai dengan 0.9. Hasil perhitungan persentil tersebut diumpankan ke JST yang telah dibuat pada penelitian sebelumnya. Dari uji coba ternyata diperoleh prosentase keberhasilan meningkat sampai 91.9%, yang menunjukkan bahwa persentil mampu dipakai sebagai penciri. Kata kunci : persentil, pola distribusi data, simulasi komputer, jaringan syaraf tiruan.